Menikahi Jd Yg Ke 2

Menikahi Jd Yg Ke 2
Part 265


__ADS_3

"Kalau kau lakukan itu, aku akan berteriak sangat kencang kalau kau itu penjahat dan penculik wanita. orang orang bisa memukulmu," ujar Novi dengan bersungguh sungguh.


Jimy yang mendengar ucapan Novi hanya bisa mengehela nafasnya dengan sangat panjang. Jimy yang terdiam menatap Novi dengan sangat Intens.


"Kalau kau tidak mau ikut, tunggulah di rumah orang tua mu. aku pasti akan datang dan menjemputmu lagi." ucap Jimy memeluk Novi dengan sangat erat dan mengecup bibir Novi dengan sangat dalam.


"Jika kau pergi sekarang, maka aku tidak akan mau melihatmu lagi!" seru Novi saat Jimy sudah melangkahkan kakinya.


Jimy yang mendengar ucapan Novi langsung terdiam di tempatnya.


"Jika kau tidak mau melihatku lagi, aku yang akan membuatmu melihat padaku," ucap Jimy yang langsung berlalu pergi meninggalkan Novi.


Novi yang menatap punggung Jimy yang menjauh darinya langsung terduduk di pasir pantai dengan air mata yang mengalir di pipinya.


Dalam tangisnya Novi berusaha untuk kembali tenang dan memikirkan kembali semua ucapan Jimy padanya. Sepuluh menit Novi terdiam dalam tangisnya menatap deru ombak di hadapannya.


"Kenapa aku bersikap egois seperti ini?" tanya Novi pada dirinya sendiri sambil mengelus perutnya dengan perlahan.

__ADS_1


"Aku tidak boleh seperti ini, Jimy sudah mengajakku ke Amerika menemui Ana. Itu berarti Jimy sangat menginginkankan ku untuk tetap berada di sampingnya dan ikut membantu Ana." gumam Novi.


Tanpa pikir panjang Novi pun langsung berdiri dan mencari ponselnya untuk menghubungi Jimy. Namun dirinya baru sadar tas dan semua isinya berada di dalam mobil Jimy.


Dengan terburu buru Novi langsung berjalan mencari cara agar dirinya bisa menyusul Jimy.


....................


Jimy yang sudah berada di dalam mobilnya, hanya diam termenung. entah mengapa perkataan Novi yang tidak akan mau melihatnya lagi membuat Jimy sangat sakit.


"Pak putar kembali mobilnya, kita kembali ketempat yang tadi." ucap Jimy pada supirnya.


"Aku harus membawa Novi walaupun dia akan berteriak dan orang orang memukulku, tapi Novi harus tetap ikut dengan ku." gumam Jimy yang sudah membulatkan tekadnya dengan cara apapun Novi harus ikut dengannya.


"Kenapa berhenti Pak?" tanya Jimy ketika Pak sopir tidak menjalankan mobilnya.


"Di depan macet Pak? banyak kendaraan dan orang orang" ucap sang sopir.

__ADS_1


Jimy melihat kearah depan mobil dengan hati yang gelisah, karena mobilnya kini justru terjebak dalam kemacetan.


"Coba kau tanyakan apa yang terjadi sampai semacet ini?" perintah Jimy pada supirnya.


"Baik tuan," Pak supir pun membuka jendela mobil untuk bertanya pada orang yang lewat.


"Tuan, di depan ada kecelakan. Katanya ada wanita yang tertabrak mobil tepat di depan sana," ujar Pak supir pada Jimy.


"Wanita tertabrak mobil?" gumam Jimy, yang kembali menatap ke arah depan mobil.


Jimy yang mengingat sesuatu langsung mengambil ponselnya, dirinya langsung menghubungi ponsel Novi. saat menghubunginya suara dering ponsel Novi justru terdengar di samping tempat duduknya.


"Ini kan" Jimy mengangkat sweater berwarna pink milik Novi dan di bawahnya ada tas milik istrinya.


"Sial, tas dan ponsel Novi tertinggal." ujar Jimy dengan sangat kesal.


Jimy mulai gelisah dan merasa bersalah sudah meninggalkan Novi sendirian di pantai tanpa memegang uang sama sekali, karena dompetnya tertinggal di mobilnya. dengan perasaan yang makin gelisah Jimy langsung keluar dari mobilnya, dirinya sudah tidak sabar untuk menjemput Novi.

__ADS_1


"Tuan, tuan mau kemana?" teriak Pak supir yang melihat tuannya keluar dari mobil.


Jimy pun berjalan dengan sangat cepat, dilihatnya mobil ambulans berjalan dari arah berlawanan. Jimy yang berlari untuk segera bertemu Novi, berhenti sejenak melihat ke arah jalan tempat tabrakan itu terjadi. Jimy melihat ada banyak darah yang tercecer di jalan tempat tersebut, dengan segera Jimy berlari kembali kearah pantai tempat dirinya meninggalkan Novi.


__ADS_2