
"Ibu not Mom," ujar Nayra menatap Dafa dengan tajam.
"And I am Dafa," ujar Dafa dengan menatap Nayra dengan tatapan seperti Kenzo yang sedang merajuk.
"Ibu, aku tidak papa," ujar Dila berlari kearah Ibu Nayra dan memeluk Ibunya itu.
Melihat Mom kesayangannya di peluk oleh Dila, membuat Dafa semakin marah.
"Dafa sayang kemarilah," ujar Nyonya besar pada cucu kesayangannya itu. tanpa menunggu lama Dafa pun berlari memeluk Grandma nya dengan tatapan mata yang masih memandang iri pada Dila yang sedang di peluk oleh Mom nya.
Nayra yang sibuk dengan Dila dan juga Nyonya besar pada Dafa, membuat David menghela nafasnya. dirinya mencari seseorang yang mau memeluk dirinya, dan tak menunggu lama dirinya melihat ada pelayanan wanita cantik yang berjalan kearah Grandma dan Ibu Nayra.
"Hai Nona cantik, maukah memeluk ku?" tanya david dengan wajah menggoda.
"David... !" ujar Grandma dengan suara tegas.
"Kalian hanya memeluk Dafa dan Dila, aku tidak ada yang memeluk," protes David dengan wajah kesal.
"Sini biar Dad peluk," ujar Dimitri yang datang bersama Keyla.
"Daddy," teriak Dila yang langsung memeluk Daddy tercintanya.
"No," tolak David dengan tegas.
__ADS_1
"Kenapa tidak mau?" tanya Dimitri yang sudah memangku putri kesayangannya.
"Aku hanya ingin di peluk oleh wanita," ujar David dengan wajah yang nakal.
"Kau itu begitu mirip dengan Dad mu," sindir Kenzo yang duduk di samping istrinya dan mencium kening Nayra dengan lembut.
"Tentu saja Like father like son," ujar dimitri dengan bangga.
"Dasar gila," umpat Kenzo.
"Ken, ada anak anak di sini!" seru Nayra mencubit pinggang Kenzo.
"Sudah...! kalian ini kalau bertemu selalu bertengkar." ucap Nyonya besar mengelus rambut Dafa yang masih memeluknya. "Apa kau sudah siap berangkat ke Rumah Sakit?" tanya Nyonya besar pada Nayra.
"Sudah Bu," jawab Nayra.
Keluarga Arbeto pun segera menuju mobil untuk mengantar Nayra ke Rumah Sakit, kehamilan Nayra yang mengandung Baby twin membuat Dokter menyarankan untuk melakukan operasi caesar. dan Besok Nayra sudah di jadwalkan untuk operasi.
Keesokan harinya, sesuai dengan jadwal Nayra pun sudah masuk kedalam ruang operasi dengan di dampingi oleh Kenzo. Kenzo terus berada di samping Nayra saat operasi dilakukan, dan saat Baby Twins di keluarkan Kenzo pun melihat putri kembarnya itu dengan perasaan haru. begitu pun dengan Nayra yang melihat putri kembarnya itu sudah lahir ke dunia tidak bisa menahan tangisnya.
"Sayang," lirih Nayra pada Kenzo.
"Terima kasih sayangku, kau sudah memberikan dua putri yang sangat cantik padaku." ujar Kenzo mencium kening Nayra.
__ADS_1
Dan setelah semuanya selesai, Nayra pun dibawa kembali kedalam ruang rawat bersama dengan Baby twins mereka.
"Cantiknya kedua cucuku ini," ujar Nyonya besar yang sudah berada diruang rawat bersama seluruh keluarga yang lainnya.
Dafa yang melihat adik kembarnya langsung mendekat dan ingin mencium Baby Twins, begitu pun Dila dan david yang berebut ingin melihat Baby Twins.
"So pretty, keponakan ku ini," ujar Keyla menatap keponakan kembarnya.
Kenzo yang masih setia berada di sisi Nayra tersenyum melihat Baby Twins yang sedang bersama keluarga besarnya.
"Apa kalian sudah memberi nama pada putri kembar kalian?" tanya Nyonya besar.
"Sudah Bu, nama Daylily dan Daisy," ujar Kenzo.
"Bunga Daylily dan bunga Daisy," ujar Keyla.
"Kau benar Key, karena aku ingin wajah dan hati mereka secantik bunga," ucap Kenzo menatap Nayra dengan tatapan lembut.
"Nama yang bagus," ucap Dimitri menatap pada kedua putri kembar Kenzo.
"Selamat datang Baby Twins D," ucap Nyonya besar pada kedua cucu kembar mereka.
Kebahagiaan Keluarga Arbeto pun semakin lengkap dengan adanya Baby twins. Nyonya besar merasa sangat terharu, melihat Anak- anaknya sudah memiliki keluarga yang bahagia. Kenzo bersama dengan Nayra dan Keyla bersama dengan Dimitri.
__ADS_1
Kenzo dan Nayra pun saling berpelukan, mereka kembali mengingat perjalanan panjang mereka yang di penuhi oleh lika liku, karena tidak ada kebahagiaan yang di dapat tanpa adanya pengorbanan dan itu semua telah mereka lalui bersama sama. hingga akhirnya bisa mendapatkan kebahagiaan yang sempurna seperti saat ini.
...Tamat...