
"Tanya kan saja di sini aku tidak punya waktu meladeni tuan mu itu....!" ujar Dimitri dengan suara yang sangat tegas karena memang bagi Dimitri ia tidak mau lagi berurusan dengan Kenzo.
Melihat Tuan Dimitri yang tidak mau diajak bekerja sama mau tidak mau Jimy pun memerintahkan anak buah nya untuk melumpuhkan Dimitri.
Dimitri melihat para pengawal dari Tuan Kenzo berjalan mendekatinya namun sudah di hadang oleh pengawal nya. dan baku hantam antara pengawal pribadi pun tidak bisa terelakan lagi. Alexa yang mendengar keributan di depan ruang rawat nya, langsung meminta dion melihat apa yang terjadi. karena Alexa khawatir pada keadaan kakak nya.
Dion pun langsung keluar dan melihat orang orang di depan nya sedang baku hantam dan dia berdiri di sebelah Dimitri yang kini sedang di dekati oleh Max dan Jo.
" Masuklah...!" perintah Dimitri dan belum sempat di jawab oleh Dion. Dimitri sudah melayangkan pukulan nya ke arah Max dan jo. melihat Dimitri yang menghadapi dua orang Dion pun maju ingin membantu Dimitri namun langsung di hadang oleh Jimy.
" Sebaiknya anda tidak usah ikut campur...! jaga saja Nona Alexa di dalam " ujar Jimy dengan datar menatap pada Dion.
Namun Dion tidak mempedulikan omongan Jimy. baru saja melangkah kan kaki nya, Jimy dengan sekali gerakan langsung mengunci Dion agar tidak bisa bergerak.
Tidak lebih dari sepuluh menit Dimitri pun sudah di kunci oleh Max dan Jo. walaupun Dimitri orang yang tangguh namun menghadapi Dua orang yang sangat profesional di bidang nya. tentu saja dia akan jatuh juga. terlebih pengawal nya kalah jumlah dengan pengawal yang di bawa oleh asisten Kenzo.
Jimy pun langsung melepaskan Dion dan menyuruh pengawal nya untuk membereskan yang sudah terjadi, jangan sampai keributan yang tadi terdengar sampai keluar dan mencoreng nama rumah sakit milik tuan nya. Jimy langsung berjalan pergi dari rumah sakit itu dengan membawa Dimitri yang sudah tidak bisa melawan.
" Ini baru permulaan Tuan Dimitri....! jika memang benar anda yang sudah merusak nona Jeny entah apa yang akan terjadi padamu Tuan Dimitri..." guman Jimy dalam hati. Jimy pun menaiki mobil nya dan membawa Dimitri ketempat di mana Tuan Kenzo berada.
Dion yang sudah di bebasakan dari Jimy langsung masuk ke dalam ruangan Alexa. Alexa yang melihat pakaian dion berantakan pun langsung khawatir.
" Apa yang terjadi padamu...? dimana kak Dimitri...?" tanya Alexa dengan wajah khawatir.
" Alexa kakak mu di bawa oleh asisten Tuan Kenzo...!" ujar Dion dengan nafas yang terengah engah.
" Di bawa oleh asisten Kenzo...? kenapa..?" tanya Alexa.
" Kakak mu seperti nya punya masalah dengan Tuan kenzo..! kakak mu tadi sudah di lumpuhkan dan sekarang di bawa entah kemana oleh asisten Tuan Kenzo.
__ADS_1
Alexa yang terkaget pun langsung mengambil ponsel nya menghubungi Kenzo, namun telepon nya tidak juga diangkat oleh Kenzo.
" Aku harus mencari kak Dimitri...." ujar Alexa yang ingin bangkit dari tempat tidur nya. Dion langsung menghentikan Alexa.
" Kau jangan gegabah...kau itu masih sakit!" ujar Dion.
" Tapi aku takut terjadi sesuatu pada kak Dimitri...." ujar Alexa yang mulai menangis karena mengkhawatirkan keadaan kakak nya.
"Aku akan meminta bantuan pada Nayra....." ujar Dion dan meminta Alexa untuk jangan bersedih.
..................
Kini Dimitri sudah di ikat di atas kursi dengan wajah yang sudah terkena pukulan pada saat berkelahi tadi. Dimitri pun menatap pada orang yang ada di hadapan nya.
" Apa mau mu...?" teriak Dimitri dengan suara keras ke arah Kenzo. Kenzo hanya menatap Dimitri dengan tajam lalu memberikan perintah pada Jimy.
" Apa kau kenal dengan nya...?" tanya Jimy memperlihatkan foto Keyla pada Dimitri. Dimitri pun langsung terkejut melihat foto yang di pegang oleh Jimy.
Dimitri pun mengingat kembali nama keylanie arbeto yang pernah disebutkan oleh anak buah nya. Dimitri pun langsung menatap ke arah Kenzo.
" Apa dia adikmu....?" tanya Dimitri dengan wajah kaget nya.
Kenzo hanya tersenyum sinis pada Dimitri dan langsung melayangkan pukulan yang sangat keras ke arah dimitri. hingga Dimitri berikut kursi nya langsung terjatuh.
Dimitri yang di pukul oleh Kenzo malah tertawa keras. dan membuat Kenzo semakin emosi dan hendak memukul Dimitri kembali namun Jimy langsung menghentikan tuan nya itu.
"Tuan kau tidak perlu mengotori tangan mu itu, biar aku yang akan mengurus nya...." ujar Jimy pada tuan nya.
" Ya pergilah...kau itu hanya bisa mengadalkan anak buahmu saja..." ujar Dimitri dengan tersenyum sinis membuat Kenzo kembali emosi.
__ADS_1
" Lepaskan ikatan nya...." ujar kenzo pada Jimy dengan dingin. Jimy pun langsung membuka ikatan pada Dimitri. Dimitri yang sudah terbebas kini berhadapan langsung dengan Kenzo.
" Tidak aku sangka wanita yang kucintai adalah adik dari...----" belum selesai mengucapkan Dimitri kembali mendapatkan pukulan dari Kenzo.
.........................
Nayra yang sedang jalan jalan bersama dengan keyla kini sedang duduk di tempat restaurant. Nayra langsung memesan banyak sekali makanan.
Para pelayan pun membawa makanan yang di pesan dan menghidangkan nya. Keyla yang melihat makanan yang di depan meja nya menatap dengan heran.
" Kakak ipar apa kau sanggup memakan ini semua...?" tanya Keyla masih dengan menatap makanan yang ada di depan nya.
" Aku tidak akan menghabiskan semua nya key....." ujar Nayra dengan tersenyum kecil.
"Nayra pun langsung mencicipi semua makanan yang di pesan nya. setelah semua di cicipi dengan enteng nya Nayra pun meminta Keyla untuk menghabiskan makanan nya.
" What....!" ujar keyla dengan wajah panik nya.
" Aku mohon Key....." ujar Nayra dengan wajah merayunya.
" Tapi aku tidak akan bisa menghabiskan semua nya...." ujar Keyla dengan wajah polos nya.
" Tapi aku ingin sekali melihat mu menghabiskan semua makanan ini...." ujar Nayra dengan tersenyum manis. Keyla pun mau tidak mau berusaha menghabiskan makanan yang sudah di pesan oleh kakak iparnya.
Setelah hampir menghabiskan semua nya Keyla pun angkat tangan karena sudah tidak sanggup untuk memakan nya lagi.perut nya sudah sangat kekenyangan. bahkan untuk bernafas pun Keyla terengah engah.
" Lain kali aku tidak mau diajak makan oleh kakak ipar lagi..." ujar Keyla dengan wajah cemberut nya dan memerah karena kekenyangan. Nayra pun langsung mengusap usap perutnya itu sambil tersenyum menatap Keyla.
Nayra pun baru teringat sesuatu, Kenzo sudah seharian ini tidak menghubungi nya dan itu sangatlah aneh. Nayra pun mengambil ponsel nya yang ada di dalam tas. betapa terkejut nya Nayra karena melihat ada banyak sekali panggilan dari no ponsel Dion.
__ADS_1
" Ada apa ya...? kenapa perasaan ku tidak enak..." guman nayra dalam hati.