
" Pak ada kiriman untuk anda?" ujar karyawan dari bagian resepsionis di lantai bawah.
"Apa ini?" tanya Jimy dengan mengerutkan kening nya.
"Ini makanan dari Restaurant Le Quartier" jawab sang karyawan.
"Restaurant Le Quartier" gumam Jimy dalam hati lalu membuka isi makanan itu. "Chilled Brittany Artichore Terrine, Spring Chicken & Foie Roulade" gumam Jimy menatap semua makanan itu lalu teringat pada Novi.
"Apa nama pengirim nya Novi" tanya Jimy.
" Benar Pak"
" Ternyata dia baik juga mengirimkan ku makan siang yang mahal dan enak ini" ujar Jimy berbicara pada dirinya sendiri dengan tersenyum lepas.
"Dan ini tagihannya Pak" ujar karyawan kantor nya dengan memberikan bill tagihan yang jumlah nya sangat banyak.
"Ini belum di bayar?" tanya Jimy dengan wajah terkejut.
"Belum Pak, dan karyawan yang mengantar nya masih menunggu di lantai bawah"
__ADS_1
" Novi " gumam Jimy dalam hati menatap jumlah tagihan makanan yang sangat mahal itu.
Jimy pun menghubungi bagian resepsionis untuk memberikan telepon nya pada orang yang mengantarkan makanan tadi.
"Kenapa jumlah tagihan nya banyak sekali....?" tanya Jimy. "makanan yang datang tidak sama dengan yang tertera di bil" ucap Jimy melalui sambungan telepon.
"Jumlah tagihan tersebut adalah total keseluruhan yang di pesan oleh nyonya Novi untuk makan di tempat dan juga makanan yang di antar kemari" jawab sang kurir.
"Novi...." teriak Jimy dengan kesal karena lagi lagi dirinya di kerjai oleh istri nya tersebut.
................
"Nov, kamu tuh kebangetan ngerjain Jimy. kasihan tau" ujar Nayra yang masih berada Restaurant Le Quartier.
"Biar aja Nay...." ucap Novi masih dengan tertawa membayangkan suami nya itu pasti sangat marah padanya saat mengetahui jumlah bill yang di tagih nya.
"Bagaimana Jimy mau mencintai mu Nov, kalau kau sering mengerjai diri nya dan membuat nya kesal" ujar Nayra kembali dengan menggeleng gelengkan kepalanya.
" Aku memang sengaja melakukan nya, karena aku tahu Jimy tidak akan mencintai ku" lirih Novi. "aku ingin Jimy selalu mengingat ku sebagai orang yang membuat nya kesal, setidak nya dengan begitu Jimy akan mengingat diri ku" ujar Novi dengan suara yang lebih pelan.
__ADS_1
"Kenapa kau bisa yakin Jimy tidak akan mencintai mu" tanya Nayra mengerutkan kening nya.
"Karena rasa cinta Jimy hanya untuk Ana dan mungkin selama nya" ujar Novi mengingat kembali ada foto Ana di dalam kamar Jimy dan banyak Album foto lain nya yang tersimpan rapih di laci meja kerja Jimy di dalam ruangan kerja apartemen nya. bahkan dirinya di larang untuk menyentuh foto Ana yang ada di kamar tidur Jimy.
Nayra yang mendengar sahabat nya itu bercerita hanya bisa terdiam, dirinya tidak bisa banyak membantu jika berkaitan dengan sebuah perasaan. karena memang cinta itu akan datang
dengan sendirinya tanpa di paksa, begitu pun sebalik nya. walaupun di paksa cinta itu tidak akan pernah datang.
"Maafkan aku, yang sudah membuatmu mengenal Jimy " lirih Nayra.
"Kau itu bicara apa sih" gerutu Novi. "kau tahu Nay, aku sudah membuat kejutan untuk nya di apartemen" ujar Novi dengan wajah yang bahagia dan sudah tidak ada lagi wajah yang bersedih.
"Kejutan apa?" tanya Nayra. Novi pun membisikan sesuatu di telinga Nayra.
"Gila kamu Nov" ujar Nayra dengan menghela nafas nya. membayangkan wajah Jimy akan seperti apa setelah mendapatkan kejutan dari Novi. sementara Novi hanya tertawa kecil menantikan wajah kesal suami nya.
"Setidaknya dalam kurun waktu satu tahun ini, Novi bertekad untuk membuat dirinya menjadi bagian
yang tidak terlupakan oleh Jimy. sebelum dirinya benar benar pergi dari kehidupan Jimy" gumam Novi dalam hati. yang kembali tertawa bersama sahabat baik nya Nayra.
__ADS_1