Menikahi Jd Yg Ke 2

Menikahi Jd Yg Ke 2
part 44


__ADS_3

Beberapa jam kemudian.


"Tok ... Tok."


Pak Li mengetuk pintu kamar Nyonya Nayra.


"Sudah lima belas menit, kenapa Nyonya Nayra belum membukanya?" Pak Li, langsung memanggil pelayanan wanita untuk masuk kedalam kamar tuan Kenzo


"Pak Li, Nyonya tertidur." Ucap pelayan wanita, setelah masuk kedalam kamar Tuan Kenzo.


"Kau bangunkan Nyonya, sekarang!" perintah Pak Li.


Pelayan wanita langsung membangunkan nyonya Nayra. Nayra yang sudah terbangun, menatap pelayan wanita yang berdiri di samping tempat tidurnya.


"Nyonya, maaf kami sudah lancang membangunkan anda. Tapi sopir yang di kirim tuan Kenzo, sudah datang untuk menjemput anda." Ucap Pak Li.


"Menjemputku?" Nayra berfikir sejenak, lalu menepuk keningnya. Ia baru ingat dengan pesan yang dikirim oleh Tuan Kenzo.


"Tuan Kenzo juga berpesan, agar ponsel nyonya diaktifkan."


"Oh, iya." Nayra langsung mengaktifkan ponselnya. Terlihat ada tiga puluh kali panggilan tak terjawab dan Empat puluh pesan dari tuan Kenzo.


"Mampus deh gue." Pekik Nayra. "Pak Li, aku akan siap-siap dulu. Nanti aku kebawah." Ucap Nayra.


"Baiklah, kami permisi." Pak Li, dan pelayan wanita itu keluar dari kamar tuan Kenzo.

__ADS_1


Sementara Nayra langsung menuju bathroom, dan setelah membersihkan dirinya. Nayra langsung berjalan menuju lantai bawah, lalu keluar dari mansion tuan Kenzo. Dan masuk ke dalam mobil yang sudah disiapkan oleh Tuan Kenzo.


...🍀🍀🍀...


Perusahaan Kenz. Drc.


Nayra yang sudah sampai di depan kantor Tuan Kenzo, menatap bangunan yang menjulang tinggi di depannya. Bangunan itu tampak sangat megah, dan paling tinggi diantara bangunan yang ada di sekitarnya. Nayra sungguh tak menyangka, Tuan Kenzo ternyata sangatlah kaya raya.


"Aku kira dia itu hanya orang kaya, seperti kebanyakan orang kaya lainnya. Tapi ternyata dia itu melebihi kebanyakan orang kaya lainnya." Gumam Nayra, dalam hati.


Nayra melangkah masuk ke dalam kantor Tuan Kenzo, lalu menuju meja resepsionis


"Ada yang bisa kami bantu, nona?" sapa resepsionis itu.


"Em, aku ingin bertemu dengan tuan Kenzo." Ucap Nayra.


"Apa anda sudah membuat janji?"


"Belum." Jawab Nayra.


Jimy yang baru tiba di lantai satu, langsung berjalan menuju Nyonya Nayra.


karyawan wanita yang melihat Tuan Jimy, langsung menunduk hormat.


"Tuan Jimy, nona ini ingin bertemu dengan Tuan Kenzo." Salah satu karyawan wanita itu berujar.

__ADS_1


Mendengar nama Jimy dipanggil, Nayra langsung menengok kebelakang.


"Nona bisa ikut saya." Jimy mempersilahkan Nyonya Nayra, untuk mengikutinya.


Nayra yang merasa aneh di panggil nona, hanya diam saja dan melangkah mengikuti Jimy.


"Maaf nyonya, tadi aku memanggilmu nona." Ujar Jimy. "Aku terpaksa memanggilmu nona, karena setahu orang kantor istri Tuan Kenzo hanyalah Nyonya Angel." Jimy mencoba menerangkan.


"Deg .... "Jantung Nayra, terasa sangat sakit saat mendengar perkataan Jimy.


"Eh, tidak papa. Panggil namaku saja, juga tidak papa." Sahut Nayra. "Lagi pula, aku ini kan hanya istri ke dua dari tuan Kenzo." Nayra tersenyum kaku.


"Bukan begitu maksudku, nyonya." Jimy melihat ke arah nyonya Nayra.


"Sudahlah, aku cukup tahu dimana posisiku." Lirih Nayra.


"Haduh, salah ngomong kayanya. Nyonya Nayra pasti salah paham." Gumam Jimy dalam hati.


***


Sementara itu di dalam ruang kerja Kenzo.


"Honey, kau ini kenapa pagi-pagi sekali berangkat kerja? Aku pulang, kau sudah tidak ada." Angel bergelayut manja di lengan suaminya.


"Kau tidak perlu basa-basi, ada perlu apa kau kesini?" tanya kenzo dingin.

__ADS_1


"Honey, aku kesini karena aku merindukanmu." Bisik Angel, sambil duduk dipangkuan suaminya. Lalu mencium bibir Kenzo, dengan penuh gairah.


__ADS_2