Menikahi Jd Yg Ke 2

Menikahi Jd Yg Ke 2
Part 234


__ADS_3

"Ting...ting" bunyi bel pintu di apartemen Jimy terdengar sangat nyaring.


"Biar aku saja" ucap Novi, beranjak dari tempat duduk nya.


"Siapa yang bertamu malam malam begini?" gumam Jimy dalam hati dengan perasaan yang tidak enak.


"Siapa Nov?" tanya Jimy ketika melihat Novi yang berjalan dari arah ruang tamu.


"Itu...." belum sempat meneruskannya.


"Jimy, mom rindu sekali pada mu" seloroh Nyonya Jenita yang langsung masuk kedalam ruang makan. dimana Jimy berada.


Jimy yang melihat ibu nya datang, langsung menyemburkan minuman yang sedang di minumnya. karena saking terkejut dengan apa yang dilihatnya.


"Mom, sedang apa kau di sini?" pekik Jimy yang terkaget melihat kedatangan ibu nya.


"Tentu saja aku sedang berkunjung ke Apartemen putraku" jawab Nyonya Jenita yang berpura pura tidak melihat reaksi terkejut dari anaknya.


"Kenapa, mom tidak memberitahuku dulu?" tanya Jimy dengan wajah datarnya.

__ADS_1


"Untuk apa memberitahumu? jika aku memberitahumu, pasti kau akan melarang ku kemari" Nyonya Jenita langsung duduk di kursi makan menatap masakan yang ada di meja makan.


Jimy menatap pada Novi yang juga terlihat dengan wajah binggungnya.


"Sejak kapan kau suka masakan asli negara istrimu?" tanya nyonya Jenita yang melihat semua masakan yang terhidang di meja makan bukan makanan western.


"Karena Novi tidak bisa memaksa makanan western, jadi mau tidak mau aku memakan makanan yang di masak nya" jawab jimy dengan suara yang terdengar datar.


"Aku bisa memasak masakan western, hanya saja terkadang susah untuk mendapatkan bahan bahan nya" ujar Novi menatap tajam pada Jimy yang sudah memojokkan nya.


"Cih, alasan" balas Jimy, yang semakin mendapatkan tatapan mematikan dari Novi.


"Kami tidak bertengkar" jawab Novi dan Jimy bersamaan, yang langsung saling berpandangan satu sama lain nya.


"Cie, kalian ini so sweet" goda nyonya Jenita dengan tersenyum bahagia menatap pada mantu dan juga putra nya. mendengar perkataan ibu mertua nya membuat wajah Novi menjadi merah karena malu.


"Andiamo in albergo (mari kuantar ke hotel)?" ujar Jimy mengambil koper sang ibu.


"Kenapa aku harus kehotel, aku ingin menginap di apartemen mu. bukankah di sini ada dua kamar?" tanya Nyonya Jenita.

__ADS_1


"Jangan" pekik Jimy dan Novi secara bersamaan kembali.


"Kalian ini benar benar pasangan yang sangat kompak" puji Nyonya Jenita dengan tersenyum bahagia. "Kenapa aku tidak boleh menginap di apartemen kalian?" tanya Nyonya Jenita penuh selidik pada mantu dan putranya.


"Itu karena...." Novi tidak bisa meneruskan perkataan nya, dirinya binggung untuk menjelaskan seperti apa pada mertuanya.


"Karena kamar yang satu nya sudah dipakai oleh Novi, jadi sudah tidak ada kamar yang kosong di apartemen ini" ujar Jimy dengan suara datar nya menyambung perkataan Novi.


"What.... kalian tidur terpisah?" tanya Nyonya Jenita dengan wajah terkejutnya" Novi dan Jimy hanya saling diam tidak menjawab pertanyaan dari Nyonya Jenita. "Kalian pasti sedang bertengkar? makanya kalian tidur di kamar yang terpisah" ujar Nyonya Jenita menjawab pertanyaan nya sendiri, karena tidak mendengar suara jawaban dari Novi dan Jimy.


"Sudahlah Mom, aku akan mengantarmu ke hotel" ucap Jimy yang tidak ingin ibu nya bertanya tanya hal yang lain nya.


"Aku tetap ingin menginap di sini, kalian ini suami istri. tidak seharusnya kalian berpisah tempat tidur, hanya karena sedang bertengkar" Nyonya Jenita mulai menasehati Jimy dan Novi.


"Iya Mom" jawab Novi dengan kepala menunduk, karena merasa tidak enak ibu mertua nya mengetahui keadaan rumah tangga nya. walaupun tidak sepenuh nya mengetahui rahasia pernikahan nya.


"Kalian lanjutkan makan nya, Mom ke kamar dulu, ingin istirahat" ujar Nyonya Jenita melangkah masuk ke dalam kamar Novi.


Nyonya Jenita yang sudah tahu letak kamar tamu di ruang apartemen putranya, langsung berjalan memasuki kamar yang sudah menjadi kamar Novi selama tiga bulan lebih terakhir ini. dengan wajah yang tersenyum Nyonya Jenita duduk ditempat tidur tersebut.

__ADS_1


"Ibu sudah menduga hal ini" gumam Nyonya Jenita. yang memang sengaja datang ke apartemen Jimy.


__ADS_2