Menikahi Jd Yg Ke 2

Menikahi Jd Yg Ke 2
Part 187 ~ S2


__ADS_3

Jimy yang sudah berada di mansion tuan Kenzo sedang ikut sarapan bersama tuan dan nyonya nya. dalam diam Nayra sesekali melihat ke arah Jimy. Nayra sangat penasaran apakah Novi sudah berhasil memikat Jimy atau tidak. semalam karena kelelahan Nayra lupa menanyakan nya pada Novi.


Nayra yang terus memperhatikan Jimy hingga tidak menyadari Kenzo tengah menatap nya dengan tajam. hingga Kenzo berdeham dengan keras membuat Nayra terkaget dan tersenyum kecil ke arah suaminya.


" Apa kau masih mengidam memandang nya..?" Kenzo menunjuk ke arah Jimy. Jimy yang merasa di tunjuk langsung terdiam dan menghentikan makan nya.


" Tidak sayang, aku hanya ingin bertanya sesuatu pada nya " Nayra kembali menatap pada Jimy.


" Bagaimana tadi malam?" Nayra menatap Jimy dengan serius.


" Tadi malam?" Tanya Kenzo.


" Sayang aku tidak bertanya pada mu aku bertanya pada Jimy " Ujar Nayra yang kembali menatap pada Jimy.


" Aku-----" belum sempat meneruskan perkataan nya Jimy kembali terdiam saat Kenzo menatap nya dengan tajam. Nayra yang melihat Jimy terdiam langsung menatap ke arah Kenzo.


" Sayang....." seru Nayra dengan kesal membuat Kenzo kembali memakan roti nya.


" Cepat katakan pada ku bagaimana makan malam kalian?" Nayra kembali bersemangat bertanya pada Jimy.


" Kemarin malam----"


" Kau kemarin ijin padaku hanya karena ingin makan malam dengan seseorang wanita" ujar Kenzo dengan suara yang datar dan senyuman sinis


Bukan nya mendapatkan jawaban dari Jimy kini Kenzo mendapatkan tatapan tajam dari Nayra.


" Oke lanjutkan " Kenzo kembali memakan makan nya dengan diam.


" Kemarin malam aku menemani makan dan mengantar nona Novi dengan selamat sampai rumah" ujar Jimy yang langsung membuat Kenzo tersedak.


" Kau makan malam dengan teman istriku?" Tanya Kenzo.


" Memang nya kenapa jika Jimy makan malam dengan teman ku" ujar Nayra menatap Kenzo dengan intens.


" Tidak apa apa, hanya saja lebih baik teman mu itu mundur karena Jimy sudah punya seorang wanita" ujar Kenzo tersenyum sinis.

__ADS_1


" Benarkah..? siapa...?" Tanya Nayra dengan wajah tidak percaya.


"Dokter rini " ujar Kenzo dengan datar.


" Dokter rini yang kemarin memeriksa ku saat aku sakit?" tanya Nayra dengan wajah yang tak percaya.


" Ya..." ujar kenzo dengan singkat.


" Itu tidak mungkin Ken?" ujar Nayra.


" Nyonya dan tuan ini manusia yang tidak punya hati, mereka membicarakan diriku sedangkan aku ada di depan meraka "gumam Jimy dalam hati menghela nafas nya dengan berat menatap tuan dan nyonya nya itu secara bergantian.


" Kenapa tidak mungkin? Kau tanya saja pada Jimy" kini Kenzo dan juga Nayra menatap pada Jimy.


" Aku hanya makan malam dengan Dokter Rini " ujar Jimy dengan datar.


" Kau dengarkan sayang...mereka hanya makan malam" ujar Nayra dengan senyum bahagia.


" Kau percaya pada nya...?" Kenzo menatap pada Jimy.


" Sayang...kau itu tidak bisa mengatur Jimy harus dengan siapa" ujar Kenzo.


" Aku tidak mengatur nya, aku hanya merasa Jimy akan lebih cocok dengan Novi dari pada dengan Dokter rini "


" Memang nya Dokter Rini kenapa...? bukan kah Dokter Rini cantik dan pekerjaan nya baik dia seorang Dokter " Kenzo menatap pada Jimy yang sedang terdiam.


" Memang nya teman ku itu jelek? hanya karena dia bukan seorang dokter " Sungut Nayra dengan wajah kesal nya.


" Bukan begitu sayang, aku hanya tidak ingin kau mengatur Jimy harus dengan siapa. kau itu sudah seperti ibu nya saja" ujar Kenzo.


" Kau mengatai ku ibu ibu, apa aku setua itu?" wajah Nayra terlihat sudah memerah menahan emosi nya.


"Sayang kenapa kita jadi bertengkar hanya karena dia" Kenzo menatap tajam pada Jimy membuat Jimy menelan saliva nya dengan susah.


" Kau yang memulai duluan" sungut Nayra masih dengan emosi lalu meninggalkan ruang makan.

__ADS_1


Dimitri dan Keyla yang baru pulang dari hotel menyapa Nayra yang lewat di depan mereka tapi Nayra hanya diam tidak membalas sapaan dari Keyla dan juga Dimitri.


" Jim gaji mu ku potong jadi empat bulan " bentak Kenzo menatap tajam pada Jimy.


" Aku lagi yang kena imbas nya" guman Jimy dalam hati menghela nafas nya dengan berat.


" Kau itu sebenarnya berkencan dengan siapa?" tanya kenzo masih dengan wajah dingin nya.


" Aku tidak berkencan dengan siapa pun, aku hanya makan malam dengan mereka" ujar Jimy yang membuat Kenzo semakin emosi di buat nya.


"Kau----"


" Kakak selamat pagi" Keyla memotong pembicaraan antara Kenzo dan Jimy.


" Kau juga, dari mana saja baru pulang? " Bentak Kenzo pada keyla membuat Keyla terdiam karena takut.


" Kau jangan membentak nya " Ujar Dimitri dengan keras tidak terima Keyla yang ketakutan karena di bentak oleh Kenzo.


" Kau itu siapa mengatur ku, dia adik ku aku berhak memarahi nya" teriak Kenzo berdiri dari duduk nya dan menatap tajam pada Dimitri.


" Aku suami nya dan aku berkewajiban melindungi nya" Dimitri pun membalas tatapan tajam Kenzo.


Kenzo dan Dimitri masih dengan tatapan membunuh mereka membuat keadaan sekitar ruang makan jadi sunyi tidak ada yang bersuara sama sekali.


" Jim kita berangkat..!" teriak Kenzo pada Jimy dan langsung berlalu meninggalkan ruang makan itu.membuat Dimitri dan juga Keyla saling berpandangan.


Di dalam mobil


" Tuan kau -----" Jimy tidak meneruskan kata katanya itu


" Maksud mu aku terlihat bodoh..." seru Kenzo.


" Tidak tuan "Jimy menahan tawa nya melihat wajah tuan Kenzo yang menahan malu.


" Bagaimana bisa aku lupa ******** itu sudah menjadi suami Keyla" gumam Kenzo dalam hati membanting laptop yang ada di sebelah nya.

__ADS_1


__ADS_2