Menikahi Jd Yg Ke 2

Menikahi Jd Yg Ke 2
Part 209 # Jimy & Novi


__ADS_3

" Woi, malah bengong ayo...!" Novi berjalan di depan Jimy dan langsung masuk ke dalam mobil Jimy tanpa menunggu Jimy untuk membukakan pintu mobil.


" Kenapa kau tidak menunggu aku membukakan pintu mobilnya?" tanya Jimy dengan mengendarai mobilnya.


" Untuk apa menunggu mu, aku bisa membukanya sendiri" ujar Novi dengan tangan yang sibuk mencari kaca di dalam tas nya. setelah dapat dengan santai nya Novi merapihkan riasan make up nya.


" Kau sudah cantik" ujar Jimy tanpa menoleh ke arah Novi.


" Benarkah...? terima kasih" Novi tersenyum bahagia karena sudah di puji oleh seorang Jimy.


" Kau tahu, kau itu pria ke, nanti dulu aku hitung dulu...." Novi memperagakan tangan nya untuk menghitung setelah itu kembali berbicara tanpa henti. dan tanpa sepengetahuan Novi, Jimy sudah memasang headset di telinga nya agar tidak mendengar semua ocehan Novi.


Novi yang terus berbicara sendiri hingga tak menyadari mobil yang dikendarai oleh Jimy sudah sampai di depan apartemen Dr. Rini.


" Kenapa berhenti...?"

__ADS_1


" Kita sudah sampai" Jimy mengeluarkan ponsel nya untuk menghubungi Dr Rini.


" Kenapa kau tidak menjemputnya ke dalam?" tanya Novi setelah Jimy mematikan ponsel nya, namun Jimy hanya diam saja tidak menjawab pertanyaan Novi.


Novi jadi teringat kejadian saat dirinya bertemu dengan Dr. Rini dan juga Jimy ketika makan malam pertama kali. Jimy pun tidak masuk ke dalam apartemen Dr Rini dan hanya menunggu di luar.


Melihat Dr Rini datang, Jimy langsung keluar dari mobil nya dan membuka pintu belakang untuk Dr. Rini.


" Kenapa aku duduk di belakang?" tanya Rini


" Tapi, ..."


" Kau mau makan malam dengan ku atau tidak?" tanya jimy dengan suara datar nya. membuat Dr. Rini mau tidak mau masuk ke dalam mobil dengan wajah cemberutnya.


" Kenapa Jimy mengajak Novi..? dan kenapa aku duduk di belakang, bukan kah aku ini calon istri nya" gumam Rini dalam hati.

__ADS_1


Setelah sampai di restaurant mereka bertiga pun hanya terdiam tanpa berbicara. setelah makanan datang dengan sangat lahap nya Novi memakan makanan nya tanpa mempedulikan Jimy dan Rini yang menatap dirinya. Jimy yang kesal pun langsung menendang kaki Novi dari bawah meja.


" Aww" pekik Novi dengan sangat keras. dan melihat wajah Jimy yang menatap nya dengan tajam." ah iya kenapa aku lupa ya" gumam Novi dalam hati.


" Sayang kau mau ya...? sini aku suapi..." Novi tersenyum kaku menatap pada Jimy dan menyodorkan makanan ke arah Jimy.


" Tunggu dulu, sayang...?" tanya Dr Rini dengan wajah terkejut.


" Iya sayang, memang nya aku tidak boleh memanggil kekasih ku dengan sebutan sayang?"dengan mata tajam nya Novi memaksa Jimy membuka mulutnya karena dirinya sudah menyodorkan garpu yang sudah ada daging steak ke arah Jimy.


Jimy pun mau tidak mau memakan daging itu dengan wajah yang datar namun terlihat aura dingin di wajah nya.


" Tapi dia calon suamiku" ujar Dr. Rini menghempaskan tangan Novi dengan sangat kasar. hingga garpu tersebut terjatuh ke lantai membuat orang orang yang sedang makan di restaurant itu menatap ke arah mereka.


" Apa ada yang bisa kami bantu" ujar pelayan restaurant yang menghampiri meja makan setelah mengambil garpu yang terjatuh di lantai.

__ADS_1


" Tidak ada mas, maaf tadi ada nenek sihir yang membuat Garpu itu melayang dan terjatuh" ujar Novi dengan senyum manis nya. Jimy yang mendengar perkataan Novi langsung tertawa kecil sementara Dr Rini semakin kesal karena di panggil dengan sebutan nenek sihir.


__ADS_2