Menikahi Jd Yg Ke 2

Menikahi Jd Yg Ke 2
part 125


__ADS_3

" jadi apa yang ingin kau cerita kan pada ku.....?" tanya nayra


keyla sedikit ragu ragu untuk bercerita pada nayra.namun karena sejak semalam dia merasa terganggu dengan yang di rasakan nya, hingga tidak bisa tidur terus membayang kan wajah dimitri. maka keyla pun bercerita pada nayra


" tapi kakak ipar janji jangan memberitahu kak kenzo atau pun ibu....!!" pinta keyla


" emmm...oke aku janji!!" ujar nayra.keyla pun tersenyum pada nayra.


" kakak ipar jika kita bertemu dengan seorang pria lalu setiap melihat wajah nya jantung kita seperti melompat lompat itu kenapa ka...?" tanya keyla


" apa kau yang merasakan nya...?" tanya nayra balik


" ya kak,, entah kenapa sejak semalam aku selalu memikir kan wajah pria itu.lalu jantung ku seperti melompat lompat.." ujar keyla dengan berapi api


" key...apa kau pernah jatuh cinta?" tanya nayra


"belum kakak ipar..." jawab keyla menggeleng gelengkan kepala nya.membuat nayra menatap keyla dengan lekat." kenapa aku merasa melihat diriku di dalam dirinya nya ya..." guman nayra dalam hati


" dengar lah key,, aku rasa kau sedang jatuh cinta pada pria itu..!!." ujar nayra.


" ishhh tidak mungkin,, kakak pasti bercanda kan...?" tanya keyla.


" no... aku serius kau itu sedang jatuh cinta!!" ujar nayra krmbali


" kenapa aku bisa jatuh cinta pada nya? padahal aku baru pertama kali melihat nya..!" tanya keyla kembali


" itu nama nya jatuh cinta pada pandangan pertama/ fall in love at first sight..." ujar nayra mencubit gemas pada pipi keyla. keyla pun hanya tersenyum senyum sendiri.


" ngomong ngomong siapa nama pria itu...?" tanya nayra penasaran.


" emmm namanya...--- " belum sempat meneruskan kata kata nya. keyla langsung melihat ke arah pintu masuk melihat kedatangan jeny.

__ADS_1


" kak jeny kau baru pulang....?" tanya keyla. jeny yang melihat sosok nayra yang duduk di sebelah keyla tiba tiba emosi mengingat kejadian kenzo menjatuh kan nya pada saat dia mencium kenzo.jeny pun mendekati nayra dengan senyuman licik di wajah nya


" wow.....lihat siapa yang datang, seorang nyonya kenzo yang tidak di akui oleh ibu mertua nya...!" ujar jeny tersenyum sinis pada nayra


" kak jeny kau itu bicara apa....?" ujar keyla merasa jeny sedang menggangu kakak ipar nya.jeny hanya melihat sekilas pada keyla lalu melihat ke arah nayra kembali


" apa kau tahu nyonya kenzo...? ciuman suami mu itu sangat lah hangat..!!" ujar jeny mencoba membuat nayra emosi dan membuat hubungan nayra dan kenzo berantakan


" apa kau bilang...?" tanya nayra yang langsung berdiri di hadapan jeny


" opsss...apa suami mu itu tidak bilang.klo kmren kita berciuman...!!" ujar jeny menyeringai.keyla yang melihat kakak ipar nya dan kak jeny bersitegang pun langsung menghempas kan lengan jeny


" kak jeny jangan sembarangan berbicara..!! kakak ku tidak akan mungkin melakukan itu..." seru keyla


" apa nya yang tidak mungkin...? key kau itu tau apa, kau itu masih kecil jangan ikut campur dalam pembicaraan kita..." ujar jeny dengan sengit kepada keyla.mengingat kejadian semalam saat keyla pun berusaha menarik perhatian dimitri membuat jeny pun kesal pada keyla.


"kalo pun kalian berciuman, aku yakin kau pasti yang menggoda nya..? ujar nayra tersenyum ke arah jeny.


" walaupun aku yang menggodanya, tetap saja kami berciuman....!" ujar jeny lagi semakin menantang nayra.


" kau...!!" jeny langsung melayangkan tangan nya hendak menampar nayra.nayra dengan sigap menangkap lengan jeny dan mencengkram nya dengan kuat membuat jeny meringis


" apa kau tau..!! sekalipun kau sudah berciuman atau tidur dengan suami ku.kau tetap lah seorang ****** yang hanya di jadikan tempat sampah pemuas nafsu..." ujar nayra menghempas kan tangan jeny dengan kasar.jeny menatap marah ke arah nayra.


" kak jeny jangan menggangu kakak ipar ku lagi...!" ujar keyla.


" kalian itu kakak ipar dan adik ipar yang sangat cocok yang satu dari kalangan rendah yang tidak tau diri yang satu dari kalangan tinggi namun suka merayu pria...!!"


" kau sedang bicara apa...!!" teriak nyonya besar pada jeny dengan wajah dingin nya nyonya besar menuruni anak tangga mendekati jeny


" kau bilang putri ku apa...!" ujar nyonya besar emosi.jeny yang tak menyangka bahwa nyonya besar mendengar pembicaraan nya langsung merasa takut

__ADS_1


" aku...aku...!!" ujar jeny dengan takut


" kau berani menghina putri kesayangan ku...!" pekik nyonya besar dengan suara nya tegas.jeny hanya bisa menudukan kepala nya


" sekarang juga kau angkat kaki dari mansion ku...!" teriak nyonya besar


" pelayan....!" teriak nyonya besar, para pelayan pun langsung berdatangan


" kalian kemasi semua barang wanita ini dan seret wanita ini keluar dari mansion ini..." perintah nyonya besar.


" aku bisa melakukan nya sendiri mom...!" ujar jeny hendak masuk mengambil barang barangnya.


" mulai hari ini kau jangan pernah memanggil ku mom...!" ujar nyonya besar.jeny pun menganggukan kepala nya lalu berjalan mengemasi barang barang nya lalu keluar dari mansio tuan kenzo.


" sayang kau tidak apa apa kan...?" tanya nyonya besar pada keyla memeluk putri kesayangan nya itu.


" aku baik baik saja bu...!" ujar keyla.nayra yang melihat nyonya besar sangat melindungi dan menyayangi keyla pun menagis." andai ibu ku masih ada, pasti aku akan sangat bahagia..!!"guman nayra dalam hati.entah mengapa diri nya sangat ingin dipeluk oleh seorang ibu


" kakak ipar kau kenapa menangis...?" ujar keyla mendekati nayra.nyonya besar pun menatap ke arah nayra.


" aku tidak apa apa...!" ujar nayra mengapus air mata nya dengan tangan nya.


" bu...kau tau!! ka jeny jahat sekali, dia berkata kak kenzo dan kak jeny berciuman...!membuat kakak ipar ku ini menangis" adu keyla pada nyonya besar.


nyonya besar hanya diam menatap intens ke arah nayra.sejak pertama kali bertemu dengan nayra dan sudah mengerjai nya habis habisan tapi baru pertama kali ini nyonya besar melihat sosok nayra yang menangis.nyonya besar merasa nayra menangis bukan karena perkataan jeny, karena yang nyonya besar tahu seorang nayra pasti akan melawan jika di tindas oleh seseorang.


" key...aku menagis bukan karena itu!!" ujar nayra " aku baik baik saja.." nayra tersenyum pada keyla


" keyla aku pamit pulang dulu....!" ujar nayra mengambil tas nya.


" bu aku pamit pulang dulu...!" nayra menatap ke arah nyonya besar.dengan ragu ragu nayra mendekati nyonya besar.

__ADS_1


" boleh aku memeluk mu...!" ujar nayra lirih.nyonya besar pun terkejut belum sempat dia berbicara nayra sudah memeluk nya dengan sangat erat dan lembut.


" terima kasih bu...!" ujar nayra tersenyum pada nyonya besar lalu pergi meninggal kan mansion.


__ADS_2