Menikahi Jd Yg Ke 2

Menikahi Jd Yg Ke 2
Part 133


__ADS_3

"Usia kandungan nona cantik sudah tiga minggu, dan aku harap nona cantik menjaga nya dengan baik karena usia kandungan nya masih sangat rentan " ujar Dokter Ricardo pada Nayra.


" Nona cantik juga harus menjaga pola makan yang sehat, minum vitamin dan susu.dan satu hal lagi tidak boleh melakukan kegiatan yang bisa membuat mu kelelahan..." ujar Dokter Ricardomenatap pada tuan Kenzo.


" Non posso fare l'amore con lui ( aku tidak boleh bercinta dengan nya)...?" tanya Kenzo dengan serius.


Membuat Jimy dan Dokter Ricardo tertawa terbahak bahak. sementara Nayra hanya benggong saja karena tidak tahu apa yang sedang di tertawakan mereka.


" Jim, kau mau mati ya " ujar Kenzo dengan tajam.


Jimy langsung terdiam seketika begitupun dengan Dokter Ricardo yang tidak ingin jabatan nya di copot dari rumah sakit ini.


" Tentu saja boleh, tapi sebaik nya tidak terlalu sering dan dengan gerakan yang perlahan saja jangan terlalu kencang....!" ujar Dokter Ricardo dengan menahan tawa nya.


Dokter wanita yang berada di ruang itu pun senyum senyum malu lalu menatap ke arah Jimy. Jimy yang di tatap nya pun hanya tersenyum keki.


" Gerakan apa yang perlahan ?" tanya Nayra yang langsung membuat Jimy dan Dokter Ricardo tertawa kencang.sementara dokter wanita itu hanya tertawa kecil dan Kenzo pun menatap nayra dengan rasa kesal nya.


" Kau ini..." ujar Kenzo dengan lirih sambil mengacak acak rambut Nayra dengan gemas.


" Ken, aku tidak mengerti apa nya yang perlahan dan tidak boleh keras..." tanya Nayra kembali membuat Dokter Ricardo dan Jimy kembali tertawa kencang.


" Kalian semua diam " bentak Kenzo yang frustasi dengan sikap Nayra yang kelewat polos, dengan seketika dokter Ricardo dan Jimy pun langsung terdiam.


"Ayo kita pulang,...! " ujar kenzo lalu menggendong Nayra keluar dari ruangan Dokter Ricardo.


Dokter Ricardo yang melihat Kenzo menggendong Nayra hanya mengeleng gelengkan kepala nya.


" Ini vitamin untuk istri mu " ujar Ricardo memberi kan nya pada Jimy, lalu Jimy pun keluar menyusul tuan Kenzo.setelah tuan Kenzo dan Jimy keluar dari ruangan nya. Dokter Ricardo langsung kembali tertawa kencang.


" Ken, turun kan aku...!" teriak Nayra.


" Apa kau malu, di sini tidak ada orang " ujar Kenzo.


" Tapi aku berat Ken " bisik Nayra malu jika di dengar oleh Jimy.


" Seberat apapun pasti aku akan tetap memggendong mu " ujar Kenzo yang langsung membuat Nayra malu dan memukul dada bidang Kenzo.


" Kau harus ingat tidak boleh terlalu lelah " ujar Kenzo menatap penuh cinta pada wajah Nayra.

__ADS_1


Setelah sampai di dalam mobil Nayra pun duduk di sebelah Kenzo.kenzo terus menerus mengusap perut Nayra yang masih rata.


" Di sini ada Kenzo junior, penerus darah ku buah cinta kita berdua.." bisik Kenzo ditelinga Nayra. membuat Nayra bergidik geli.


Kenzo pun semakin bernafsu mencium kearah leher Nayra mengecup nya dan meninggal kan bekas di sana.


" Ken, malu ada Jimy dan pa supir...!" ujar Nayra menjauh kan wajah Kenzo dari nya.


" Jim, apa kau melihat sesuatu" tanya Kenzo.


" Tidak tuan, kami tidak melihat apa pun" ujar Jimy dengan mengeleng gelengkan kepala nya.


" Tuan kelakuan mu ini, aku kan masih jomblo bikin iri saja..." gumam Jimy dalam hati.


" Kau dengar kan " ujar Kenzo kembali mencium Nayra dengan nafas yang mengebu gebu. Nayra pun hanya diam menerima hujanan ciuman dari Kenzo di seluruh wajah dan leher nya.


Namun tiba tiba Nayra teringat akan sesuatu." Ken, aku tidak melihat bapak supir yang selalu mengantar kan ku" tanya Nayra pada Kenzo. Kenzo hanya diam saja masih asik dengan tangan nya yang mengelus elus perut Nayra dan mencium wajah Nayra.


" Ken..." tanya Nayra kembali.


" Aku sudah memecatnya " ujar Kenzo dengan datar.


" Dia sudah membawa mu pergi jauh tanpa ijinku" ujar Kenzo dengan santai nya membuat Nayra merasa kesal.


" Ish kau ini, pa supir itu tidak membawa ku pergi Ken. tapi aku yang meminta nya mengantar kan ku ke makam ke dua orang tua ku " ujar Nayra memberi penjelasan pada Kenzo.


" Apa pun itu tetap dia bersalah " ujar Kenzo dengan datar nya.


" Ken aku mohon panggil pa supir itu untuk bekerja lagi. aku mohon.." pinta Nayra dengan wajah memelasnya membuat Kenzo menarik nafas nya dengan panjang.


" Jim, panggil supir itu untuk kembali bekerja" perintah Kenzo.


" Baik tuan..." ujar Jimy.


" Terima kasih " ujar Nayra langsung mencium pipi kenzo.


" Apa kau sedang menggoda ku" ujar Kenzo dengan mata nya menatap ke arah Nayra.


" Aku tidak menggodamu aku hanya berterima kasih pada mu...!" ujar Nayra.

__ADS_1


" Karena kau sudah menggoda ku, aku akan meminta imbalan nya malam ini..." goda Kenzo pada Nayra yang membuat mata Nayra melotot pada Kenzo.


" Aku sudah bilang, aku tidak menggoda mu...!" ujar Nayra dengan kesal.


Kenzo pun tersenyum nakal melihat tingkah nayra membuat diri nya semakin berhasrat tinggi.


" Tuan kau jangan lupa tidak boleh terlalu kencang " ujar Jimy dengan datar nya.


" Jim, kau mau mati ya..!" ujar Kenzo.


" Aku hanya mengingatkan mu tuan " ujar Jimy tersenyum senang karena berhasil membuat tuan nya tidak bisa berkata kata lagi.


Setelah sampai di mansion, Kenzo pun membiarkan Nayra berjalan karena sedari tadi di mobil sudah berdebat tidak ingin di gendong.Nayra bilang pada nya bahwa dia ini sedang hamil bukan sedang sakit.akhir nya Kenzo pun mengalah tapi tetap dengan mengenggam tangan Nayra.


" Selamat datang tuan nyonya..." ujar Pak Li.


" Pak Li siapkan makanan untuk nyonya "


" Ken, aku belum lapar..." ujar Nayra.


" Kau pergilah bekerja !" ujar Nayra kembali membuat Kenzo berhenti berjalan


" kau mengusirku " ujar Kenzo dengan wajah tidak percaya degan perkataan Nayra


" Aku bukan mengusirmu, aku hanya----" Nayra pun tidak tau harus menjelaskan apa.entah mengapa berada di dekat Kenzo saat ini membuat mood nya kurang enak.padahal tadi baik baik saja berada di dekat nya.


" Ah,, terserah kau saja mau ke mana asal jauh jauh dari ku...!" ujar Nayra dengan entengnya langsung melepaskan genggaman tanganya tanpa melihat ekspresi wajah Kenzo yang sudah menahan amarah nya.


" Tuan, bersabarlah. dari yang aku ketahui emosi ibu hamil itu tidak stabil. mungkin itu bawaan Kenzo junior " ujar Jimy memberi penjelasan pada tuan nya.


Kenzo langsung menatap wajah Jimy dengan penuh tanda tanya." jim apa kau sudah memiliki anak secara diam diam?" tanya Kenzo dengan wajah penuh curiga pada Jimy.


" Kekasih saja aku tidak punya, mana mungkin aku sudah memilki anak!" ujar Jimy.


" Lalu bagaimana kau bisa tahu mengenai kehamilan" tanya Kenzo kembali.


" Kau lupa ya tuan, aku punya kakak perempuan yang baru saja memiliki anak " ujar Jimy tersenyum bangga karena dia tahu sesuatu yang tidak di ketahui tuan nya.


" Kita ke ruang kerja, kau jelaskan semua nya pada ku...!" perintah tuan Kenzo yang membuat Jimy menarik nafas nya dengan panjang. " ini pasti akan memakan waktu yang lama, seharus nya aku tadi diam saja.." guman Jimy dalam hati lalu mengikuti tuan nya menuju ruang kerja.

__ADS_1


__ADS_2