
Setalah 1 minggu
Dimitri masih belum juga berhasil memenuhi syarat dari Keyla. Semua cara sudah di lakukan Dimitri dari yang pura pura bertemu di tempat makan sampai mengirimkan undangan khusus pada Kenzo namun di tolak mentah mentah oleh Kenzo.
Dimitri benar benar di buat pusing dengan permintaan dari Keyla. bahkan Keyla sudah satu minggu ini selalu menolak untuk di ajak bertemu karena diri nya belum juga memenuhi syarat dari nya.
" Harus bagaimana lagi....?" Guman Dimitri dalam hati melamun menatap pada jendela ruangan kerja nya.
" Dor.....!" Teriak Alexa membuat Dimitri pun terkejut.
" Alexa.....! kau itu sedang apa....!" Pekik Dimitri
" Habis kakak itu melamun saja.....! aku masuk pun kakak tidak tahu...." Alexa kemudian duduk di kursi kerja kakak nya.
" Apa kakak masih memikirkan Keyla...?" Tanya Alexa
" Emmm...." yang dijawab singkat oleh kakak nya.
" Aku jadi penasaran seperti apa Keyla itu....? hingga membuat Kakak ku ini selalu memikirkan nya..."
" Nanti akan kukenalkan pada mu..." Jawab Dimitri yang masih menatap pada jendela di ruang kerja nya.
" Oh ya kak sudah satu minggu ini perusahaan kita sudah bisa kembali bangkit ini semua berkat orang oramg yang masih setia dengan perusahaan kita..." Alexa menatap ke arah Kakak nya.
" Aku kan sudah bilang pada mu. aku tidak akan membiarkan Kenzo menghancurkan perusahaan yang sudah didirikan susah payah oleh orang tua kita....." Dimitri kini menatap ke arah Alexa.
" Ya aku percaya pada mu Kak...." Alexa langsung berdiri dan memeluk kakak nya. ada rasa bangga pada diri nya memilik Kakak yang sangat tangguh dan juga penuh kasih sayang terhadap dirinya.
" Bagaimana hubungan mu dengan dion...?" Tanya Dimitri.
" Kami baik baik saja...."
" Baguslah......." Ujar Dimitri secara singkat.
" Alexa kau itu memakai parfum apa...? Dimitri mengendus pada tubuh adiknya itu.
__ADS_1
" Parfum yang seperti biasa....! memang nya kenapa....?" Tanya Alexa sambil mencium ke arah pakaian nya.
" Bau nya tidak enak sekali.....!" Ujar Dimitri lalu menjauh dari tubuh Alexa.
" Tidak enak....?" Alexa masih menciumi bau tubuh nya. " Tidak ada yang aneh kok kak...? ini parfum yang biasa aku pakai...." Ujar Alexa mendekat kembali pada Kakaknya.
" Kau keluarlah...! Ganti parfum mu itu...! aku tidak tahan dengan bau nya ..." Ujar Dimitri memencet hidung nya agar tidak mencium bau parfum Alexa.
" Kakak itu kenapa...? Tega sekali kau mengusir ku....?" Gerutu Alexa pada Kakaknya. Namun Dimitri yang sudah tidak tahan pada bau parfum Alexa langsung meninggalkan ruangan kerja nya.
" Kakak...Kak... ! "Teriak Alexa yang merasa kesal di tinggal pergi oleh Kak Dimitri terlebih Parfum yang ia kenakan di katakan bau nya tidak enak.
Dimitri yang merasa tidak tahan dengan bau parfum adik nya berjalan keluar ruangan berpapasan dengan Lisa sekertaris nya.
" Tuan untuk rapat hari ini ------" belum sempat meneruskan nya. Lisa sudah di buat salah tingkah karena Tuan nya seperti sedang menghirup aroma tubuh nya. " Ah akhirnya Tuan Dimitri seperti nya sudah mulai tertarik dengan ku..." Guman Lisa dalam hati dengan wajah yang memerah.
" Kenapa bau Parfum mu itu tidak enak....." Ujar Dimitri tiba tiba, langsung membuat Lisa merasa sangat malu karena sudah salah menduga berfikiran tuan nya itu sudah tertarik pada nya. Padahal Tuan Dimitri hanya ingin mengatakan bahwa bau parfum nya itu tidak enak.
" Tapi Tuan parfum ku..---" Lisa berusaha mencium bau tubuh nya. namun tidak ada yang salah dari bau parfum nya itu.
" Tuan Dimitri itu kenapa....?" Tanya lisa dalam hati menatap pada punggung Tuan nya itu.
" Lisa kau lihat kakak ku...?" Tanya Alexa yang membuat Lisa terkejut.
" Tuan Dimitri baru saja masuk ke dalam pintu Lift...."
" Oke terima kasih....." Alexa pun langsung mengejar Kakak nya itu.. namun belum dua langkah Alexa pun balik lagi ke arah Lisa
" Menurutmu Parfum ku itu wangi nya enak tidak.....?" Tanya Alexa mendekatkan tubuh nya ke arah Lisa.
" Wanginya enak Nona...." Ujar lisa dengan binggung.
" Oke terima kasih ya...." Ujar Alexa lalu berjalan cepat untuk menyusul kakaknya. Lisa yang melihat kelakuan Tuan dan Nona nya itu hanya bisa menggeleng gelengkan kepala nya.
" Kakak beradik yang sangat aneh...." Guman lisa dalam hati.
__ADS_1
*************
Sementara di dalam mansion utama Nayra yang sedang makan siang dengan Keyla. menatap heran pada Keyla yang sedang makan dengan sangat lahap nya.
" Key kau sangat lapar ya....?" Tanya Nayra yang melihat cara makan Keyla yang seperti orang kelaparan.
" Emmmmm ....." Jawab Keyla sambil mengangukan kepalanya dengan mulut yang penuh dengan makanan.
"Key apa akhir akhir ini kau merasa mual mual atau pusing pusing....?" Tanya Nayra dengan rasa curiga takut jika dugaan nya itu benar.
" Tidak kakak ipar...." Ucap Keyla membuat Nayra mengelus dada nya karena dugaan nya salah.
" Eh tunggu seperti nya pernah satu kali aku merasa sangat pusing karena jatlag ketika baru sampai di manison memang nya kenapa kak....?" Tanya Keyla yang masih sibuk dengan makanan nya.
" Eh tidak apa apa....?" Ujar Nayra yang masih melihat Keyla makan. " seperti nya hanya dugaan ku saja..." Guman Nyara dalam hati.
" Oh ya Key apa kau sudah bertemu dengan Dimitri....?"
" Belum Kak....." Jawab Keyla menatapa pada Kakak ipar nya itu.
" Apa kau tidak merindukan nya....?" Tanya Nayra menggoda Keyla. Karena Nayra tahu sudah satu minggu ini Keyla tidak keluar dari mansion.
" Emmmm....Seperti nya tidak" Jawab Keyla dengan polos nya.
" Kau tidak merindukan nya...? Apa kau sudah tidak mencintai nya ..?" Nayra menatap heran pada wajah Keyla.
" Aku masih sangat mencintai nya, Tapi entah mengapa aku tidak ingin bertemu dengan nya...." Ujar Keyla yang sekarang kembali memakan makanan nya.
" Apa Kakak mu yang melarang kau bertemu dengan Dimitri ..?" Nayra menatap Keyla dengan wajah menyelidik.
" Kakak tidak melarang ku....!" asal Kakak ipar tahu, Kakak ku itu orang yang tidak pernah mengingkari janji nya..." Ujar Keyla yang terlihat kesal karena kakak ipar nya meragukan Kakak nya.
" Ishhh kau saja yang tidak tahu kakak mu itu sudah sering....----" Nayra langsung terdiam saat melihat Keyla yang sudah berdiri dari tempat duduk nya.
" Kakak ipar aku tidak suka jika Kakak menjelek jelekan Kakak ku..." Seru keyla lalu pergi meninggalkan meja makan nya dengan wajah yang cemberut.
__ADS_1