Menikahi Jd Yg Ke 2

Menikahi Jd Yg Ke 2
Part 201 ~ S2


__ADS_3

" Nyonya jangan berteriak teriak nanti tenaga anda akan terkuras habis" ujar Dokter Hendra pada Keyla yang sedari tadi berteriak kesakitan.


" Simpan tenaga anda untuk mengejan nanti" Dr. hendar kembali mengingatkan Keyla.


" Tapi sakit Dokter..." ujar Keyla menangis kembali.


"Tahan sayang" ujar Dimitri menenangkan Keyla.


" Tahan...tahan, sakit tahu" ujar Keyla dengan marah menatap pada Dimitri lalu mengambil tangan suami nya itu dan menggigit nya.


"Aw, sakit....sakit" teriak Dimitri dan berusaha melepas kan tangan nya dari gigitan Keyla.


" Sakit kan " ujar Keyla masih dengan wajah cemberut nya.


" Sayang kau harus menahan nya, kakak ipar mu saja bisa menahan nya di mobil tadi" ujar Nyonya besar yang masih berdiri di tempat aman nya.


"Tapi sakit bu" ucap Keyla dengan wajah sedih nya.

__ADS_1


" Kau tarik saja rambut suami mu atau kau gigit lagi saja tangan nya, agar rasa sakit mu itu tersalurkan" ujar Nyonya besar dengan entengnya.


Membuat Dimitri langsung menatap Keyla dan hendak mundur dari samping Keyla. belum sempat mencari tempat yang aman, tangan Keyla sudah menarik tangan Dimitri lebih cepat. dengan tatapan mata yang tajam Keyla menatap Dimitri membuat Dimitri mau tidak mau menghampiri Keyla.


" Kenapa Keyla jadi sangat galak" gumam Dimitri dalam hati.


"Ayo nyonya mengejan lah lebih kuat lagi" ujar Dokter Hendra.


Dan Keyla pun langsung mengejan dengan sangat kuat dengan di iringi suara teriakan Dimitri karena Keyla menggigit tangan nya dengan sangat kuat. dan selama masa proses mengejan hanya terdengar suara teriakan dari Dimitri. membuat nyonya besar tertawa geli melihat wajah Dimitri yang sudah memerah menahan sakit nya.


" Selamat tuan, nyonya. bayi anda perempuan" ujar Dr. Hendra mengangkat bayi yang sangat kecil. Keyla dan juga Dimitri langsung saling menatap penuh rasa haru dan juga bahagia.


" Bu, anak ku kecil sekali" ujar Keyla sambil tersenyum menatap pada nyonya besar.


" Da...rah.." ujar nyonya besar yang langsung pingsan seketika itu juga membuat semua yang ada di ruangan itu langsung terkejut. Dimitri yang di bantu oleh perawat langsung membawa nyonya besar keluar ruangan.


Sementara bayi Keyla langsung di masukan ke dalam inkubator.

__ADS_1


Di luar ruangan nyonya besar di dudukan di kursi depan di dampingi oleh Jimy karena Dimitri harus mengurus Keyla dan juga bayi nya.


" Nyonya Anda tidak apa apa?" ujar Jimy bertanya pada nyonya besar yang sudah tersadar dari pingsan nya.


" Jim, tadi ada darah di bayi Keyla" ujar nyonya besar dengan merinding.


" Sekarang sudah tidak ada nyonya sudah di bersihkan"


" Syukurlah...bagaimana dengan cucu ku yang satu lagi" nyonya besar langsung berdiri dari duduk nya dan berjalan ke arah ruangan persalinan Nayra.


" Nyonya Nayra dan bayi nya sudah di pindah kan ke ruang rawat " ujar Jimy yang berjalan mengikuti nyonya besar.


" Bawa aku kesana, aku ingin melihat cucuku"


Jimy langsung membawa nyonya besar ke ruang rawat Nyonya Nayra. dan ketika sampai di dalam nya nyonya besar terkejut melihat penampilan putra nya yang biasa nya tampil gagah dan keren sekarang justru terlihat berantakan dengan rambut yang acak acakan.


" Ken...kau itu habis menemani Nayra melahirkan atau habis bertarung?" nyonya besar menggeleng gelengkan kepalanya menatap putra nya itu.

__ADS_1


__ADS_2