
Kenzo yang sudah datang dengan membawa makanan di tangan nya hanya bisa menatap Nayra dengan wajah kesal nya. Kenzo menarik nafas nya dengan panjang saat melihat Nayra yang sudah tertidur dengan lelap nya di atas kasur.
" Jim kau habiskan semua...!" Kenzo menyerahkan makanan yang tadi di beli nya kepada Jimy.
" Tapi tuan ...." Jimy melihat makanan yang diserahkan pada nya dengan menelan saliva nya. bagaimana bisa dia makan lagi karena lima menit yang lalu baru saja ia selesai makan.
" Habiskan....!" guman Kenzo dengan suara datar nya. dan mau tidak mau Jimy akhirnya memakannya.
" Jim ripulire le aziende Dimitri ( bereskan perusahan Dimitri...)...!" Kenzo menatap pada wajah Nayra yang tertidur lelap.
" Uhuk..uhuk..." Jimy langsung tersedak makanan yang sedang dia makan saat mendengar tuan nya berbicara.
" Ma il mio signore pensa che tutto sia finito ( tapi tuan ku kira semua nya sudah selesai )..." Jimy menaruh makanan nya menatap pada tuan nya.
" Pensi che lo lascerò andare (kau kira aku akan melepaskannya begitu saja)..." Kenzo kini menatap pada Jimy.
" Ma sarà un po 'difficile distruggere la compagnia di Dimitri ( tapi akan sedikit sulit menghancurkan perusahaan tuan dimitri ).."
" Non voglio sapere che devi fare quello che ti dico di fare ( Aku tidak mau tahu kau harus kerjakan apa yang ku perintahkan )...." ujar Kenzo dengan wajah dingin nya.
" Se hai bisogno di attirare tutte le persone che lavorano con lui e dare loro il doppio dei premi dati dalla compagnia dimitri ( Bila perlu kau tarik semua orang yang bekerja sama dengan nya dan berikan mereka imbalan 2 x lipat yang di berikan oleh perusahan dimitri )...."
" Si signore ( baik tuan )...." Ujar Jimy lalu memandang pada wajah Nyonya nya itu. " seperti nya usaha anda untuk menyatukan Tuan Dimitri dan Nyonya Keyla akan sangat susah, dan yang lebih parah nya lagi anda akan berhadapan langsung dengan suami anda sendiri...." guman Jimy dalam hati.
" Jim kau mau mati...!" Pekik Kenzo yang melihat Jimy memandangi wajah Nayra.
__ADS_1
" Maaf tuan...." Ujar Jimy menundukan kepalanya hendak berlalu pergi dari ruangan itu.
" Kau mau kemana...?" seru Kenzo.
" Aku....---" belum sempat meneruskan nya.
"Aku bilang habiskan....!" Ujar Kenzo.
Jimy yang tak mengerti arah pembicaraan tuan nya menengok ke arah tatapan tuan nya.
" Baik tuan..." Jimy langsung duduk kembali dan memakan makanan yang belum di habiskan nya."Tuan ini benar benar...." Guman Jimy dalam hati.
....................
Nayra yang sudah keluar dari Rumah Sakit kini telah sampai di mansion nya.
Namun setelah di buka Nayra mendapati kamar Keyla yang kosong. Nayra memeriksa kamar mandi pun tidak ada siapa siapa. Nayra pun langsung mencari Kenzo di ruang kerja nya.
" Ken di mana Keyla...?" Tanya Nayra.
Kenzo yang sedang menandatangani berkas yang ada di meja nya langsung menatap ke arah Nayra.
" Keyla sudah ku pindah kan ke tempat yang aman...." Ujar Kenzo dengan datar.
" Di pindahkan...? bukan kah kau akan menjaga Keyla di mansion ini....?" Seru Nayra dengan wajah panik nya.
__ADS_1
"Jika Keyla ada di sini maka kau akan menemukan nya dengan pria ******** itu....!" Kenzo bangun dari tempat duduk nya menghampiri Nayra.
" Aku mohon jangan ikut campur urusan Keyla lagi. aku tidak ingin terjadi sesuatu pada mu dan anak kita...." Kenzo membelai wajah Nayra dan mencium kening nya.
" Tapi Ken...---" belum selesai berbicara. Kenzo sudah menyuruh pelayan mansion nya untuk mengantar Nayra ke dalam kamar nya. dengan wajah yang kesal Nayra pun menuruti perintah Kenzo. Nayra merasa ini bukan saat yang tepat untuk berdebat dengan Kenzo.
Di dalam kamar Nayra mengambil ponsel nya untuk menghubungi Keyla Namun ponsel Keyla tidak aktif.
" Kemana Kenzo membawa Keyla pergi....?" guman Nayra pada dirinya sendiri dengan terus berfikir.
" Ah Jimy....." Seru Nayra lalu menekan no ponsel Jimy.
" Jim katakan padaku di mana Keyla....?" Tanya Nayra dengan menggebu.
" Aku tidak tahu Nyonya...." Ujar Jimy di seberang sana.
" Aku mohon katakan pada ku di mana Keyla..."
" Aku tidak bisa mengatakan nya Nyonya...." lalu terdengar suara " tut...tut.." Nayra memandang tak percaya pada ponselnya.
" Dasar asisten jomblo....!" pekik Nayra dengan kesal karena Jimy sudah berani mematikan ponsel nya.
...................
Sementara di sebuah Negara O
__ADS_1
Jimy yang sudah menutup ponsel nya langsung mengurus kembali semua keamanan untuk Nona Keyla selama ia tinggal di Negara O. Jimy menempatkan Max dan Jo untuk selalu mengawal Nona muda nya itu.
" Maaf kan aku Nyonya seperti nya anda sudah tidak bisa berbuat apa apa lagi..."