
***************
Kendaraan yang di tumpangi oleh Kenzo dan juga Nayra sudah sampai di mansion utama. Kenzo melihat ada Keyla dan Dimitri yang berdiri di pintu mansion.
Nayra yang sudah terbangun dari tidur nya langsung turun dari mobil dan melihat Dimitri serta Keyla. " Apa Dimitri akan memberitahu Kenzo kalau Keyla tengah hamil...." Guman Nayra dalam hati menatap pada Keyla dan juga Dimitri.
" Key sudah kukatakan berapa kali, tidak ada yang boleh memasuki mansion ini kecuali keluarga....!" Ujar Kenzo dengan tajam menatap pada Dimitri.
" Tapi Kak....----" Keyla lalu melihat ke arah Dimitri.
" Ayo masuklah kita berbicara di dalam...." Ujar Nayra menyuruh Keyla dan Dimitri untuk masuk.
" Aku tidak mengijinkan ******** itu untuk masuk ke mansion ku...." Masih dengan tatapan tajam nya. Sementara Dimitri hanya diam saja mendengar semua yang di katakan oleh Kenzo.
" Ken apa kau tidak kasian melihat ku berdiri di sini....." Nayra berusaha merayu Kenzo.
" Kau masuklah dulu nanti aku menyusul mu....." Ujar Kenzo dengan suara halus nya. Berbeda sekali pada saat ia berbicara dengan Dimitri tadi.
" Kenzo apa kau tidak lihat...? Dimitri ingin membicarakan sesuatu dan aku ingin mendengar nya...." Nayra mengeluarkan mimik memelas nya pada Kenzo.
" Kak aku mohon pada mu...." Lirih Keyla.
Melihat Nayra dan juga Keyla yang memohon akhirnya Kenzo mengijinkan Dimitri untuk masuk ke dalam mansion nya.
" Cepat apa yang ingin kau katakan....! Setelah itu pergilah...." Seru Kenzo yang kini sudah duduk di sofa masih dengan tatapan tajam nya ke arah Dimitri.
" Aku ingin menikahi Keyla..." Ujar Dimitri dengan suara tegas nya menatap pada Keyla yang duduk di samping Nayra.
" What.....?" Pekik Kenzo.
" Ya kak aku harus menikah dengan Kak Dimitri karena aku....-----" Keyla tidak berani meneruskan kata katanya.
" Karena apa.....?" Tanya Kenzo yang kini menatap pada Keyla.
" Karena Keyla sedang mengandung anak ku...." Ujar Dimitri membuat Kenzo membelalakan kedua matanya.
" Keyla hamil.....?" Lirih Kenzo lalu menghampiri Dimitri.
" Bug........" Suara pukulan keras tepat mengenai wajah Dimitri hingga bibir nya berdarah.
" Kak Dimitri....!" Teriak Keyla histeris memeluk tubuh Dimitri.
" Kenzo....." Teriak Nayra memegang tangan Kenzo agar tidak memukul Dimitri lagi.
__ADS_1
" Key awas aku harus memukul ******** itu....!" Bentak Kenzo pada Keyla.
Saat ingin mendekati Dimitri lagi Nayra menahan lengan Kenzo.
" Ken....." Teriak Nayra menggeleng gelengkan kepala nya. Kenzo pun langsung terduduk lemas di sofa nya masih menatap tajam pada Dimitri yang masih di peluk oleh Keyla.
" Kau.....----" Kenzo masih berusaha menahan amarah nya. " Kau itu seorang pemain kenapa kau tidak mengeluarkan nya di luar....." Pekik Kenzo.
" Siapa yang pemain Kak....? Apa nya yang di keluarkan di luar....." Tanya Keyla dengan polos membuat Dimitri dan juga Kenzo menatap pada Keyla.
" Kalian itu sedang bicara apa sih.....!" Ujar Nayra dengan wajah binggung nya. Kini Dimitri dan Kenzo sama sama menatap pada Nayra.
Tanpa di sadari mereka kini Kenzo dan Dimitri saling bertatapan. karena mereka menyadari satu kesamaan mereka yaitu memiliki wanita yang sama sama polos nya.
" Dormivi spesso con le donne perché potresti anche impregnare Keyla ( kau kan sudah sering tidur dengan wanita kenapa bisa kau malah menghamili keyla..)....!" Pekik Kenzo.
"Non mi ero reso conto di non averlo eliminato ( aku tidak sadar tidak mengeluarkan nya)....!" Ujar Dimitri.
"Da prima che tu parlassi di ciò che è venuto fuori (dari tadi kalian bicara keluar keluar apa nya yang di keluarin) ...." Pekik Keyla dengan wajah kesal nya.
" Diamlah Key.....!" Kenzo dan Dimitri mengatakan nya dengan bersamaan membuat Keyla dan Nayra tertawa.
" Kalian tahu kalian itu sangat kompak....." Ujar Nayra masih dengan tawa nya.
" Yang benar saja.....!" Pekik Dimitri dan Kenzo dengan bersamaan kembali membuat Nayra dan juga Keyla tertawa kembali.
" Sei silenzioso ( kau yang diam)...!" Ujar Dimitri.
Kenzo dan Dimitri saling menatap dengan tajam.
" Kalian bisa tidak bicara bahasa yang aku mengerti....!aku merasa tersisih kan dengan bahasa kalian itu...." Sungut Nayra dengan memanyunkan bibir nya. karena dari mereka berempat hanya dirinya lah yang tidak mengerti dengan apa yang Kenzo Keyla dan Dimitri bicarakan.
Kenzo menatap pada Nayra lalu menghembuskan nafas nya dengan berat lalu ia menatap pada Keyla.
" Key apa kau ingin menikah dengan ******** seperti dia....?" Tunjuk Kenzo pada Dimitri.
" Aku mau Kak....." Ujar Keyla dengan penuh senyuman.
" Key dia itu ******** yang sering meniduri wanita...." Pekik Kenzo.
" Kau pun dulu sama ******** nya seperti ku...." Dimitri meremehkan Kenzo.
" Kak Dimitri jangan menghina kakak ku...." Sungut Keyla yang merasa tidak terima Kakak nya itu di hina. membuat Kenzo tersenyum sinis.
__ADS_1
" Aku tidak menghina nya, Aku hanya...---" Dimitri lalu terdiam menatap pada Keyla.
" Ken kau itu sama saja....! bukan kah kau sudah berjanji pada ku...? kenapa kau mengingkarinya...." Ujar Nayra menatap pada Kenzo.
" Kakak Ipar jangan ikut ikutan menghina kakak ku..." Pekik Keyla dengan tatapan emosi nya Membuat nayra menarik nafas nya dengan berat.
" Salah lagi...." Guman Nayra dalam hati.
" Keyla jangan membentak Kakak ipar mu...." Seru Kenzo
" Kau juga jangan membentak Keyla ku...." Ujar Dimitri yang tak ingin melihat Keyla di marahi.
" Kalian berhentilah.....!" Teriak Nayra dengan kesal.
" Kalian tahu Keyla saat ini sedang hamil dan bawaan dari anak nya itu selalu saja tidak terima jika Kakak nya itu yaitu Tuan Kenzo di katakan jelek oleh orang lain....! jadi kalian mengertilah " Keyla yang mendengarkan Nayra berbicara tanpa sadar mengagukan kepala nya.
" Sudah lah Ken kau restui saja mereka....! Keyla sedang mengandung anak Dimitri.." Ujar Nayra.
Kenzo lalu menatap pada Dimitri dan juga Keyla.
" Baiklah aku akan mengijinkan mereka menikah dengan satu syarat....." Ujar Kenzo dengan senyum licik di wajah nya.
" Apa Kak.....?" Tanya Keyla.
" Setelah menikah kalian harus tinggal di mansion ini.....!" Ujar Kenzo dengan senyum licik nya.
Tanpa Dimitri sadari ia langsung menganggukan kepala nya dengan tersenyum ke arah Kenzo seperti terhipnotis oleh sesuatu.
" Kau menyetujuinya....?" Tanya Nayra yang menatap wajah Dimitri.
" Menyetujuinya tentu saja tidak. Aku punya mansion ku sendiri....." Ujar Dimitri yang sudah tersadar.
" Tadi kau menganggukan kepala mu....?" Ujar Keyla.
" Benarkah....?" Tanya Dimitri balik pada Keyla.
" Cepat setuju atau tidak...? Kalau kau tidak mau maka pergilah sekarang dari mansion ku.." Ujar Kenzo dengan dingin.
" Baiklah aku setuju...." Ujar Dimitri mengulurkan tangan nya pada Kenzo.
Kenzo yang melihat uluran tangan Dimitri hanya diam saja, Nayra pun memaksa tangan Kenzo untuk menerima uluran tangan Dimitri.
Mau tidak mau Kenzo pun menjabat ularan tangan Dimitri. Namun saat ia ingin menarik tangan nya. Dimitri justru masih menggenggam tangan Kenzo dengan sangat kuat.
__ADS_1
" Hei...lepaskan tangan ku !" Teriak Kenzo pada Dimitri. Dimitri yang tersadar pun langsung melepaskan tangan Kenzo.
Kenzo yang melihat kelakuan Dimitri tadi hanya bergidik geli sendiri. Sementara Nayra yang melihat kelakuan Kenzo dan Dimitri pun hanya tersenyum kecil pada mereka.