
Siang hari tepatnya pukul 12:00 mereka semua memutuskan untuk makan siang di restoran yang ada tidak jauh dari resort adrian.
"Sayang kita makan dimana sih? kaki aku pegel banget"rengek aulia pada suaminya yang sejak tadi mengajaknya jalan kaki menyusuri pantai.
"Sebentar lagi sayang itu sudah kelihatan restorannya"jawab adrian menunjuk ke arah depan.
"Jika sampai sejauh ini kenapa tidak naik mobil saja sih"gerutu rio.
"Enakan jalan kaki lah daripada naik mobil,bisa menikmati keindahan pantai"saut adrian.
Restoran mewah yang menghadap langsung ke pantai,hiasan bunga di atap atap serta jendela restoran menambah kesan romantis dan nyaman.
"Indah dan sangat nyaman"gumam aulia.
"Karena itu aku ajak kalian kesini"ucap adrian.
"anda yang terbalik tuan"ujar han menunjukan ibu jarinya.
"ya sudah ayo kita langsung duduk saja"tutur Adrian mempersilahkan semuanya untuk duduk.
"Selamat siang,ada yang bisa saya bantu?"seorang pelayan datang dengan sopan nya.
"Bisa saya lihat menu restoran ini"ujar adrian.
"Tentu saja tuan,ini silahkan"
Adrian memesan makanan sesuai permintaan dari kelima anak manusia itu.
"Sambil nunggu mending Selfi dulu"ucap Eva kemudian mengeluarkan ponselnya.
"Ahh ide bagus"Saut nisa sumringah.
"Ayo keluar sana pasti pemandangannya bagus"ajak aulia ke outdoor restoran yang memanjangkan mata dengan keindahan laut yang membentang luas.
"Ayo"jawab nisa dan eva kompak.
ketiga pria itu hanya bisa memandangi berbagai pose yang digunakan pasangan mereka, cekrek cekrek puluhan kali namun tidak membuat ketiganya merasa puas.
"Belum berasa ayo foto lagi"ajak aulia.
"Kalau mau berasa minum tuh air laut,kan ada rasanya"canda eva menunjuk air laut.
"ishh serius loh ini aku"pekik aulia.
"jangan serius serius nanti baper"canda nisa.
"Bukan baper tapi laper"balas aulia kemudian meninggalkan kedua wanita itu menuju meja makan dimana para pria menunggu.
"Lama ya sayang?"tanya aulia tersenyum manis.
"Engga sayang cuma 1 jam aja kok"jawab adrian tajam.
"Hehehe serem ih tatapannya kaya singa mau nerkam mangsa aja"balas aulia.
__ADS_1
"jadi kenapa kalian tidak makan duluan saja,kalian kan tahu kami para wanita memang lama jika soal foto"Tanya nisa.
"Mana mungkin kami akan makan duluan"saut han.
"Ya sudah baiklah ayo kita makan sebelum makanan ini akan menjadi kutub Utara"tutur rio kemudian mereka semua mulai menyantap makanan mereka.
_
_
Selesai makan mereka pergi ke pusat kuliner setidaknya untuk membeli camilan selama di Bali.
"Sayang ini lucu ya buat anak kita"ucap aulia mengambil dress pink untuk anak perempuan.
"Iya sayang tapi kan kita tidak tahu apa jenis kelamin baby dierja"jawab Adrian mengelus perut aulia.
"iya juga ya, yaudah kita beli baju untuk kita aja deh yuk"aulia menarik tangan suaminya mencari baju serta makanan.
Sedangkan nisa dan han sedang asik memilih pakaian, entah setan apa yang memasuki diri nisa tiba tiba saja dia ingin tampil menggoda di depan suaminya malam ini.
"Sayang tolong ambilkan itu"nisa menunjuk sebuah dress putih selutut yang ada ajak jauh dari tempat mereka berada.
"Bentar ya kamu tunggu sini"saut han diangguki nisa.
Sementara han mengambilkan baju untuk nya, nisa mengambil sebuah kemeja over size yang akan ia gunakan nanti malam karena disini tidak terdapat lingerie padahal aulia sudah membelikan nisa lingerie namun Nisa belum mengetahui hal itu.
"sayang ini"ucap han memberikan baju yang diminta Istrinya tadi.
"Ah gak jadi sayang aku gak suka bahannya"ujar nisa membuat han hanya bisa membuang nafasnya kasar.
"Udah puas belanjanya?"tanya rio yang sudah lelah mengekor dibelakang eva.
"hehehe udah sayang,maaf ya lama"jawab eva.
Waktu sudah semakin sore, ketiga pasangan itu kini tengah terduduk di pinggir pantai menanti keindahan awan berwarna jingga yang memanjakan mata.
"Indah sekali"gumam aulia melihat takjub langit oranye di depannya.
"Langit oranye itu seakan mengatakan dia tenggelam untuk kembali terbit sayang,sama seperti hubungan kita dulu aku memaksamu untuk mendapatkan kebahagiaan seperti ini"Saut adrian.
"Tidak perlu mengungkit masa lalu mas,kini kita sama sama bahagia.Sekarang dan selamanya"tutur aulia menyandarkan kepalanya di dada bidang adrian.
"Masa lalu yang membawa perasaan bahagia di dalam diri kita sempat menghilang untuk waktu yang cukup lama,kini aku tidak mau rasa itu kembali hilang apalagi pergi meninggalkanku"ucap nisa memandang wajah suaminya.
"Sampai kapanpun aku akan selalu ada disamping mu sayang meski aku tiada sekalipun"balas han.
"Sandiwara yang aku jalani Justru melahirkan perasaan yang membuatku bahagia dan ingin hidup lebih lama di dunia ini bersamamu,eva aku minta maaf jika dulu aku berbuat jahat padamu, mempermalukan perasaan tanpa peduli sama Sekali"Sesal rio meraih tangan eva dan menciumnya.
"Kamu tahu kan kalo aku tidak suka membahas masa lalu yang menyedihkan, tugas kita sekarang adalah saling mencintai dan membahagiakan.Menanamkan niat berumah tangga yang samawa"saut eva.
"Aku mencintaimu selamanya"bisik rio mesra dibalas senyuman manis oleh Eva.
***
__ADS_1
Puas menikmati hari pertama di Bali mereka bergegas pergi ke kamar masing-masing untuk membersihkan diri sebelum makan malam.
"Sayang kamu mandi gih aku sama yang lain mau masak untuk makan malam dulu"tutur aulia.
"Iya sayang"balas Adrian.
Aulia, nisa dan eva memasak makanan rumahan yang mudah dan simpel, selain karena bahan mood menjadi alasan mereka saat ini.
"Ternyata malam hari di Bali enak ya,adem"ujar eva.
"emang kalo dirumah?"tanya nisa.
"Adem sih tapi lebih adem disini karena dapet bonus melihat visual sempurna"jawab eva terkekeh.
"Hati hati bicaramu itu va jika kak rio dengar,abis kau di buat perkedel olehnya"tutur aulia menunjuk Eva menggunakan centong sayur.
"Canda sayang canda"saut eva cengengesan.
1 jam kemudian masakan Meraka matang,Ikan gurame goreng dan sambal petis lengkap dengan sayur bayam sudah terhidang rapi di meja makan berbentuk bundar itu.
"Wahh enak nih kayanya"ucap rio.
"enaklah tinggal makan gak berasa masak"ketus eva.
"Emmm tuh mulut pedes banget kaya sambalnya"goda rio.
"udah udah buruan makan nanti keburu dingin"ujar aulia.
Aulia mengambilkan nasi untuk adrian begitupun dengan nisa dan eva yang mengambilkan makan untuk kedua pasangan mereka.
"enak banget"puji han.
"Cuma sambel aja loh sayang masa sampe kaya gitu ekspresinya"ujar nisa karena Nisa lah yang membuat sambal.
"memang enak kok"saut han.
"Sayurnya seger banget kaya hidup aku setelah ada kamu"Bucin adrian memandang wajah aulia.
"Apa sih bucin banget"cibir Aulia merasa malu.
"jiahh dia malu"ledek rio.
"Ikannya garing banget kaya kata kata mantan"ucap rio.
"oh jadi kamu masih ingat sama mantan?"tanya eva tajam.
"Masih"jawab rio.
"Mantan apa? terindah?"tanya Eva lagi.
"tidak ada yang namanya mantan terindah, yang namanya mantan ya tetap mantan gak ada itu terindah,kalo terindah buat apa mereka putus"jelas rio seperti remaja yang baru cinta monyet.
"Good boy"balas eva mengelus puncak kepala rio.
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YA SAYY 🤗😚😚
BERSAMBUNG.........