Menikahi Pria Cacat Demi Ayah

Menikahi Pria Cacat Demi Ayah
BAB 124


__ADS_3

2 orang wanita cantik sedang berbincang masalah rencana mereka yang berjalan dengan mulus,satu wanita menggunakan dress hijau toska yang hanya menutupi sebagai pahanya dengan lengan sebahu sedangkan yang satunya menggunakan gamis pink muda dengan hijab yang menutupi bagian kepalanya namun dengan tujuan lain.


"Ternyata kau hebat juga ya,dalam 1 Minggu kau bisa menaklukan hati nya kembali dan lagi pemalsuan surat itu bagaimana bisa kau tahu bahwa rio akan percaya hanya dengan secarik kertas"ucap jovanka memuji kelicikan bela.


"Karena aku tahu benar kelemahan nya"saut bela bangga.


"Ceritakan sedikit aku ingin mendengar nya"pinta jovanka seraya menyadarkan tubuhnya ke sofa.


FLASHBACK ON


Mata bela menatap penuh binar melihat sosok pria yang ia idamkan selama ini, pikiran liciknya datang begitu saja melihat rio yang bak bongkahan emas itu.


"Rencana di mulai baby"gumam bela melilitkan pashmina ke kepalnya beruntung hari ini dia memakai setalah panjang yang mirip dengan gamis.


"Rio?!!"gumam bela masih bisa di dengar oleh rio,si empu yang dipanggil pun menoleh mendapati bela yang menatapnya dengan air mata sandiwara.


"Kau?! sedang apa kau disini ha?!!"bentak bela.


"Akk...aku.."suara bela terbata bata hingga akhirnya perdebatan kecil terjadi dimana rio yang selalu mendominasi sementara bela hanya diam demi rencana selanjutnya.


keesokan harinya bela tahu dari jovanka bahwa hari ini ada jamuan makan malam di hotel, menghadiahi seorang ****** kepada sang manager hotel agar mau bekerjasama dengannya yaitu menjadikan bela sebagai pelayan restoran.


"Dia milikmu asal kau mau menjadikanku pelayan restoran ini"ucap bela.


"Maaf nona saya sudah katakan,kami tidak membuka lowongan pekerjaan"ucap sang manager.


"Oh ayolah pak,dia cukup cantik untuk bisa memuaskan mu dan kau jangan khawatir kamar nya pun sudah aku siapkan"bujuk bela dengan nada menggoda nya.


Tampak si manager itu berpikir kemudian beralih menatap wanita pemuas yang dibawa oleh bela,memang cukup cantik dan sudah pasti siapapun akan tergoda dengannya.


"Berapa lama dia akan menjadi wanitaku?"tanya pria berkepala 4 yang berprofesi sebagai manager hotel ternama itu.


"Selama aku masih bekerja disini sebagai pelayan"jawab bela mantap.


"Tunggu,apa alasan anda memberikannya padaku hanya demi profesi sebagai pelayan?apa ini sebuah siasat untuk sesuatu?"tanyanya curiga.


"anda cukup pintar,jadi bagaimana? setuju dengan kesepakatan ini?"tanya bela mengulurkan tangannya.


"Setuju"jawab manager itu menjabat tangan bela.


Tepat pukul 19:00 jamuan makan malam di mulai, terlihat banyak sekali pengusaha dan karyawan Adrian namun dimana orang yang ia cari belum juga di temukan.

__ADS_1


"Sial, dimana dia"umpat bela yang sudah membawa nampan berisi minuman.


Hingga akhir rio tertangkap oleh Indra pengalihannya, senyum merekah di sudut bibirnya dengan penampilannya yang masih menggunakan hijab dia berjalan mendekati meja dimana rio berada.


"Silahkan"ucap bela memberikan minuman pada rio yang duduk bersama rekan karja lainnya beruntung tidak ada adrian ataupun Han disana jika ada pasti rencananya akan gagal total.


"Kau?mau apa kau disini?"tanya rio pelan namun penuh penekanan.


"Saya permisi pak, katakanjika butuh sesuatu"ucap bela kemudian pergi.


1 jam telah berlalu, dengan semangat bela kembali ke jamuan makan malam itu namun terkejut karena tidak mendapati rio disana.


"Astaga dimana rio??sial aku sudah memasukan obat perangsang ke dalam minumannya bagaimana jika dia mencari wanita lain"gumam bela segera pergi mencari rio.


Dari kejauhan terlihat seorang pria tampan sedang jalan dengan tergopoh-gopoh karena pengaruh obat yang di masukan oleh bela,bela berlari membantunya berjalan ke kamarnya namun di tolak oleh rio ketika kesadarannya masih tersisa.


"Jangan sentuh aku dasar murahan"umpat rio menyingkirkan tangan bela di pundaknya.


"Rio percayalah Aku hanya ingin membantu mu tidak ada maksud lain"ujar bela meraih pundak rio kembali.


Rio berusaha melepas rangkulan bela namun karena pengaruh obat tenaganya perlahan hilang tergantikan oleh rasa gairah yang mulai memuncak.


Rio menghempaskan bela ke atas ranjang dengan kasar membuatnya meringis kesakitan. Dengan mata yang merah dan nafas yang memburu rio mencengkram rahang bela dengan keras.


"Dasar wanita tidak tahu malu,kau hampir membuat keluarga ku hancur. Kenapa kau melakukan ini padaku?aku sangat mencintaimu saat itu tapi kau tega padaku, kenapa bel kenapa??!!"ucap rio tidak sadar dengan ucapannya, pikirannya sudah pergi entah kemana.


"Rio aku minta maaf tapi aku janji tidak akan menganggu hidupmu ataupun keluarga mu lagi.Maaf permisi"balas bela sambil terisak kemudian pergi dari kamar rio secepatnya.


FLASHBACK OFF


"kelemahannya adalah air mata,dia menganggap seseorang telah berubah hanya dengan air mata"ucap bela mengakhiri ceritanya.


"Beruntung malam itu adrian dan han ada bersamaku di pertemuan lain andai saja ada adrian mungkin kau sudah Kembali masuk ke dalam penjara"ucap jovanka menegakkan badannya.


"ya kau benar sekali dan Sekarang dia sudah kembali kepadaku meski statusnya kami hanya seorang teman tapi aku yakin seiring berjalannya waktu dia akan masuk ke perangkap ku kembali"ucap bela berdiri mendekati jendela kamarnya.


"Semoga berhasil dan waktu mainku akan dimulai di waktu yang tepat"ucap jovanka kemudian keluar dari kamar bela untuk kembali ke proyek.


**


Sedangkan rio memikirkan perkataan adrian yang menurutnya masuk akal, bagaimana bisa ia percaya dengan bela hanya karena tingkahnya pada malam itu.

__ADS_1


"Tapi aku merasa bahwa dia memang benar-benar berubah, tapi kenapa perasaanku mengatakan bahwa dia hanya bersandiwara?"monolog rio sambil memutar pulpen di jarinya.


"Alah sudahlah tidak perlu di pikirkan lagipula aku dan dia sekarang hanya seorang yang saling mengenal tidak lebih"sambung rio.


"Rio??!! panggil adrian yang masuk ke dalam ruangannya tanpa permisi.


"Apa?apa kau habis ganti gigi sampai cangar cengir begitu?"tanya Rio melihat adrian yang terus menunjukan deretan giginya.


"Aulia sudah melakukan USG dan anakku perempuan"ucap adrian bersorak gembira bahkan adrian tidak pernah sesenang ini dalam hidupnya.


"Benarkah??!!asikk aku akan memiliki ponakan perempuan"sorak Rio juga gembira mendengar kabar dari adrian.


Han datang menyusul adrian, sudut bibirnya tertarik ke atas dengan kepala yang miring ditambah lagi dengan tatapan aneh bercampur bingung, bagaimana tidak 2 pria tegas dan dingin itu sekarang sedang melompat lompat seperti seorang anak kecil yang diberikan mainan oleh ibunya.


"Tuan,apa kalian baik baik saja?"tanya han membuat keduanya berhenti.


"Memang kami kenapa?"tanya adrian.


"Kalian seperti sedang senang sekali sampai lompat lompat begitu,apa ada sesuatu?"tanya Han lagi.


"aulia tadi menghubungi ku ia bilang anakku perempuan"jawab adrian penuh antusias dan semangat 45.


"ahh tuan selamat untuk anda sebentar lagi Anda akan memiliki Seorang putri yang cantik"ucap han ingin menjabat tangan Adrian namun bukannya di terima Adrian malah memeluknya dengan erat.


"Han terimaksih banyak karena sudah membantuku untuk menikahi aulia dulu meski awalnya hanya untuk memberinya pelajaran tapi kenyataannya aku mendapatkan kebahagiaan yang berlimpah darinya dan semua itu tidak akan terjadi tanpa bantuan mu"ucap adrian masih dengan posisi memeluk han.


"Apa yang anda katakan tuan, itu memang sudah tugas saya membantu semua tugas anda dan soal kebahagiaan yang anda rasakan itu berkat nona aulia dan cinta kalian masing-masing selama ini"balas han bahkan selama ini adrian tidak pernah memeluk nya dengan begitu erat seperti ini.


"Hei bisakah kalian hentikan adegan drama Korea ini??"suara bariton itu membuat adrian dan han melepaskan pelukannya.


"Anda menggangu saja tuan"protes han.


"Jika aku tidak menggangu kalian aku takut kalian akan berubah menjadi gay"canda rio.


"Mulutmu itu rio"desis adrian tidak terima.


"hahahaha aku hanya bercanda saja"tawa Rio pecah melihat adrian dan han saling pandang sesaat kemudian mereka menjaga jarak.


JANGAN LUPA LIKE SAMA KOMEN POSITIF NYA YA 😊😊


BERSAMBUNG......

__ADS_1


__ADS_2