Menikahi Pria Cacat Demi Ayah

Menikahi Pria Cacat Demi Ayah
BAB 129


__ADS_3

Di sebuah gudang ditengah hutan, seorang pria tampan yang terkenal kejam sedang duduk memberikan instruksi pada puluhan anak buahnya untuk menangkap sosok tikus got yang sudah menggangu ketenangan tuannya.


"Cari orang yang sudah menjebak tuan adrian dan tuan rio,aku mau orang itu hidup ketika bertemu denganku nanti"ucap han dengan tangan yang mengepal sempurna siap melayangkan tinjunya kepada siapa saja yang telah berani menganggu majikannya itu.


"Baik tuan han, secepatnya kami akan menemukan nya"balas seorang ketua anak buah han.


Han mengangguk kemudian pergi meninggalkan markas besar yang menjadi tempat kematian untuk siapa saja yang telah bermain main dengan keluarga dierja.


drtttt.... drtttt....


"halo sayang?"


"Kamu dimana? melakukan hal yang sama dengan kedua majikan mu juga?"


"Sayang jangan mencurigai suami tanpa bukti,30 menit lagi aku akan sampai"


Han mematikan sambungan teleponnya sebelum mendengar protes dari istrinya itu. Putaran ingatan malam ketika pesta perpisahan berputar di otak han, mengingat apa yang janggal dari pesta itu.


"Aku ingat,ya orang yang dibawa jovanka memakai sarung tangan ketika mengambil map yang dibawa oleh jovanka begitupun dengan asistennya. Sekarang aku tahu siapa yang telah merencanakan ini semua"ucap han mengingat.


"Halo?"


"......"


"Hotel Brigham young,kamar 112"


"....."


Sedangkan Aulia di rumah sedang duduk termenung di dekat jendela kamarnya,memikirkan bagaimana pernikahannya dengan adrian nanti.


"Apa pernikahan ini akan bertahan?atau sebaliknya?"gumam aulia menunduk membiarkan buliran air mata nya jatuh.


"Yakinlah kepada hatimu lia,jika memang hatimu mengatakan percaya maka cobalah percaya pada suami mu"ucap Eva yang mendengar gumaman Aulia.


"Lalu bagaimana denganmu?apa hatimu mengatakan percaya pada rio?"tanya Aulia balik.


"entahlah,saat ini hatiku sedang berada di tengah antara percaya dan mengakhiri semua ini. Eem tapi Jujur li aku sangat mencintai rio meski kemarin aku sudah mengatakan putus padanya tapi perasaanku mengatakan bahwa rio masih tetap kekasihku. Calon suamiku"jawab eva bimbang seraya mendudukkan bokongnya di pinggir ranjang.


"itulah yang aku rasakan sekarang, pernikahanku sedang berada di ambang kehancuran. Dalam keadaan hamil kenapa justru harus seperti ini?"tangis aulia kembali datang dengan keras membuat eva prihatin dan memeluk aulia.


"Hiks... kenapa begini va?kenapa?aku sangat mencintai mas adrian. Kenapa dia tega padaku??"aulia menangis dengan histeris dalam pelukan eva membuat eva ikut menagis melihat keadaan sepupunya itu.


"Sudah aulia jangan menagis, yakinlah bahwa suamimu akan membuktikan kebenarannya"ucap eva mengelus punggung aulia pelan.


Aulia melepas pelukan eva seraya menyeka air mata, kepalanya terdongkrak menatap Eva dengan mata berbinar membuat eva bingung.

__ADS_1


"apa?"tanya Eva.


"mau makan pasta buatan kamu"jawab aulia manja membuat Eva gemas dan mencubit pipi aulia yang chubby karena kehamilan nya.


"awww sakit"ringis aulia mengelus pipi bekas cubitan Eva.


"ishh abisnya lucu sih, yaudah kamu tunggu sini ya biar aku bikin dulu"tutur eva.


"emang bahannya ada?"tanya aulia.


"engga ada"jawab eva nyengir kuda.


"Dasar, yaudah yuk beli sekalian cari angin"ajak aulia.


"Ajak baim sekalian, biar ada yang mencarikan suasana"ujar Eva.


"oke, let's go"


Kini Aulia, Eva dan baim sudah siap berangkat berbelanja di supermarket yang lumayan jauh dari rumah ayah aulia,bukan tanpa alasan mereka memilih tempat jauh tapi karena keinginan aulia yang ingin jalan jalan bersama.


"Huh bumil maunya jalan jalan aja"desis Baim yang sedang menyetir mobil.


Ya karena kinerja kerja baim yang dinilai baik, Baim di berikan fasilitas mobil oleh kantor meskipun hanya mobil biasa saja.


"Mobil baru apanya?mobil suami kamu juga lebih bagus dan banyak lagi"ujar Baim.


"Udah sih ah ribet banget"cibir eva jutek.


"Ada mak lampir, takut ah"sindir baim mengundang delikan tajam dari Eva.


"Sembarang loh, bidadari gini lo bilang Mak lampir?gw tonjok sini mulut lo"ancam eva sudah menunjukan kepalan tangannya kepada baim membuat bulu kuduk baim berdiri.


"Udah ih galak banget sih neng"ucap aulia menengahi perdebatan kedua sahabat itu.


Setelah hampir 1 jam perjalanan akhirnya mobil Baim memasuki area supermarket besar di kawasan Jakarta pusat itu. Aulia dan eva turun di lobby sementara baim memarkirkan mobilnya.


"Serasa sopir taksi gak sih gw"cibir baim dari dalam mobil.


"bukan sopir taksi kali, tapi sopir angkot"balas eva membuat baim berdecak kesal.


Aulia mengambil sebuah troli belanjaan dan mendorongnya namun dengan cepat eva mengambilnya.


"Kamu lagi hamil jangan dorong yang berat"ucap eva mengambil troli dari aulia.


"terimaka....,"belum sempat aulia mengucapkan terimakasih, Aulia dibuat bengong ketika ternyata Eva malah menyuruh baim yang membawanya.

__ADS_1


"Nih biar baim aja diakan laki laki"ucap Eva memberikan troli kepada baim.


"Nih anak belum pernah di tabok duit 1M kali ya"cibir Baim kesal.


"Kaya punya aja lo duit sebanyak itu"balas eva.


"emang kaga punya, lagian kapan gw bilang punya"ucap baim kemudian pergi dan mulai mengambil camilan untuknya.


"ishh gak jelas"cibir eva.


"udah ih berantem mulu nanti jodoh loh"ucap aulia menunjuk keduanya bergantian.


"Huh amit amit"balas eva seraya memukul kepalanya.


"ih gw juga ogah"saut Baim.


"Udah lah ayo, biar cepet pulang lagian ini kan jauh gimana nanti kalo ayah udah pulang"ajak Eva menarik tangan aulia meninggalkan baim yang mendorong troli.


Ketika sedang asik mengambil kebutuhan Untuk membuat pasta ada beberapa orang yang berbisik tentang aulia membuat aulia merasa tidak nyaman.


"hei lihatlah bukankah dia nyonya adrian?kasihan sekali dia di khianati dengan suaminya padahal sedang mengandung"ucap seorang wanita yang juga sedang mengambil barang yang sama dengan eva dan aulia.


"Aku rasa suaminya bosan dan menurutku wajar saja sih karena tuan adrian adalah pengusaha sukses dan kaya cukup signifikan jika memiliki 2 istri"saut teman dari wanita yang menggosipkan aulia.


Dada Aulia terasa sakit, tangannya mengepal tepat di bagian dadanya mendengar perkataan orang asing yang entah darimana mengetahui kehidupan pribadinya saat ini.


"Heh jaga mulut lo ya,gak usah umbar fitnah ya lagian Lo siapa sok sok'an ikut campur"ucap eva emosi melabrak 2 wanita yang asik bergosip tentang aulia.


"maaf?"tanya wanita itu menaikan sebelah alisnya.


"Jaga ya mulut lo,gak usah nyebar onar cuma karena mau trending"balas baim ikut geram.


"heh lo cowok kok mulutnya kaya cewek,merepet aja"balas wanita itu hingga perdebatan terjadi antara eva,baim dan kedua wanita itu yang berhasil mengundang para pengunjung melihat pada mereka.


Sementara aulia masih mematung di tempatnya karena mendengar perkataan wanita yang menghinanya tadi dengan sebutan 'istri tak berguna' dadanya semakin sesak, pikirannya mulai berperang memikirkan benarkah dia istri yang tidak berguna sehingga suaminya berselingkuh?.


Tanpa pikir lagi, Aulia segera pergi meninggalkan kerumunan.Entah dia akan pergi kemana yang jelas kini dia butuh waktu sendiri untuk menenangkan dirinya.


"Aulia??"panggil eva menaikan sebelah tangannya namun tidak membuat aulia menoleh apalagi berhenti.


"Va,kejar"ucap Baim kemudian berlari mengejar aulia meninggalkan eva yang sedang di gunjing oleh 2 wanita tadi.


Lanjut malam ini juga kalo sempet 😊


BERSAMBUNG .......

__ADS_1


__ADS_2