Menikahi Pria Cacat Demi Ayah

Menikahi Pria Cacat Demi Ayah
BAB 110


__ADS_3

"Hahaha sepertinya sudah ada yang ngebet banget nih"Han ikut ikutan menggoda rio.


"Han kau mulai ikut ikutan juga, awas kau"desis rio melipat tangan di dada.


"Oh iya sayang aku mau bilang sesuatu"ucap adrian pada aulia yang sedang menikmati rujak buah delima (pokoknya rujak yang sering ada di 7 bulanan, pasti kalian tau:v).


"iya mas ada apa?"tanya aulia lagi.


"Minggu depan aku harus pergi"jawab adrian membuat Aulia mengerutkan keningnya.


"pergi? pergi kemana mas?"tanya aulia serius.


"Aku akan pergi ke Surabaya untuk mengurus pembangunan hotel selama 1 bulan"jawab adrian menjelaskan.


"Kenapa selama itu?jadi kamu gak ada sama aku ketika bulan puasa?"tanya aulia dijawab gelengan kepala oleh adrian.


"Oh iya sayang aku juga harus ikut dengan tuan Adrian"ucap han membuat nisa menengok ke arahnya.


"Kenapa jadi tiba tiba?kenapa tidak katakan sejak lama?"tanya nisa balik.


"Ini semua memang mendadak jadi kalian jangan terkejut"saut rio.


"Kamu ikut juga?"tanya Eva.


"iya sayang soalnya aku ketua kantor cabang dierja, sebenarnya aku sedikit bingung disini untuk apa aku diikut sertakan dalam pembangunan padahal adrian sendiri sudah ikut andil"jawab rio.


"Siapa pemegang tender proyek ini?"tanya eva.


"Nona jovanka Areta"jawab rio.


"kenapa dengan perempuan itu? kenapa dia tiba tiba ingin kalian pergi?aku yakin niatnya tidak baik"ucap nisa bangun dari duduknya.


"Nisa tenanglah"ucap aulia meminta nisa kembali duduk.


"Lia kamu tahu benar perempuan seperti apa dia"saut nisa.


"memang seperti apa?"tanya Eva yang tidak mengenal jelmaan iblis itu.


"SOK CANTIK,SOK POLOS,SOK SEKSI.pokoknya paling ngeselin dan patut dimasukin ke daftar pelakor FTV ikan terbang"jawab nisa.


"Astaga sayang"desis han ketika mendengar kata ftv ikan terbang.


"Cih, korban suara hati istri"cibir aulia.


"Apa benar?apa benar dia seperti pelakor cap badak?"tanya eva.


"Kau belum menikah dengan rio jadi aku harap kau memang mode siaga"ucap aulia menakuti Eva.


"Dia tidak akan berani menganggu ku sayang"ucap rio menyaut.


"Tapi kau belum lihat asistennya kan?"tanya Adrian dan han bersamaan.


"Ada apa dengan asistennya?dan kenapa kalian sampai bersamaan mengucap?"tanya nisa tajam.

__ADS_1


"udah ngadi-ngadi kamu mas?gak bisa sama bos nya sama asistennya pun jadi hah?"tanya aulia dengan sorot mata membunuh.


"ehh bukan gitu sayang tapi maksud aku asistennya jauh lebih parah dari bosnya"saut adrian merasa tiba tiba tenggorokannya kering.


"Jadi kau sudah sangat mengenal asistennya?apa kalian pernah kencan?"tanya rio sengaja menggoda adiknya.


Adrian melotot horor mendengar perkataan rio yang tidak fakta alias hoax itu.


"bener itu mas?!"tanya aulia semakin melotot pada suaminya.


"Tidak bukan aku tapi, tapi han dia yang mengenal asistennya itu"jawab adrian menunjuk han.


"hah?! Kenapa jadi saya tuan?"tanya han gugup dan merasa tiba tiba suasana menjadi horor seperti rumah hantu.


"Jujur!!"desis nisa menggertak giginya.


"Iya sayang aku jujur,dia memang menggodaku tapi sama sekali aku tidak tertarik padanya"jawab han.


"Hahaha suami suami takut istri"tawa rio menunjuk 2 pria yang sedang memasang wajah lucu menurutnya.


"Alah sudah lupakan,ini sudah siang aku harus pulang"ucap eva.


"iya va lagian ayah udah pulang dari tadi, kamu biar diantar rio aja ya"ujar aulia.


"iya sayang,ayo aku antar"ucap rio diangguki Eva.


Rio dan Eva pergi menemui Sarah dan Ridwan untuk berpamitan pulang.


"iya nak hati hati ya"tutur ridwan.


"sering seringlah datang kesini,temani aulia bersama nisa"ucap Sarah.


"iya tan nanti aku sering sering deh kesini"saut eva tersenyum.


"mah,pah aku antar eva dulu ya"ucap rio diangguki keduanya.


Setelah berpamitan dengan orang tuanya, rio segara mengantar eva pulang.


"mau beli sesuatu dulu?"tanya rio.


"engga"jawab eva.


"jangan dipikirin kalo aku bakal main gila dibelakang mu nanti va,karena sama sekali tidak terpikir olehku untuk selingkuh"ucap rio mengira eva sedang memikirkan tentang perjalanan bisnis ke Surabaya.


"eh engga kok,aku percaya sama kamu rio tapi aku harap kamu gak kecewain aku ya"saut eva diangguki rio sambil tersenyum.


1 jam kemudian mereka sampai di rumah ayah aulia karena jalanan cukup macet tadi jadi mereka sampai agak lama.


"sayang aku pulang dulu ya kamu hati hati bawa mobilnya"pesan eva.


"iya sayang, oh iya 2 hari lagi udah puasa jadi besok kita keliling ya jalan jalan"ucap rio mengajak.


"oke sayang"saut Eva.

__ADS_1


"ya udah aku pulang, assalamualaikum"pamit rio.


"waalaikumsalam"balas eva.


Sementara di rumah adrian dan Aulia sudah masuk ke dalam kamar 30 menit lalu setelah nisa dan han Pamit untuk pulang.


"Sini aku pijitin"ucap adrian melihat aulia yang sulit menselonjorkan kakinya.


"gak usah mas aku gak apa apa"jawab aulia.


"udah sini,aku tahu kamu pegel"adrian mengangkat kaki aulia dan meletakkannya di atas pahanya kemudian mulai memijat kaki aulia yang putih mulus itu.


"makasih ya mas"ucap aulia.


"iya sayang,oh iya besok kita jalan jalan ya cari sesuatu kan lusa udah masuk bulan ramadhan"ujar Adrian.


"iya mas sekalian mengabiskan waktu bersama kamu dulu sebelum ditinggal 1 bulan"jawab aulia.


"kalo kamu tidak dalam keadaan hamil aku pasti bawa kamu sayang, tapi aku gak mau terjadi sesuatu sama kamu"tutur adrian.


"Tidak apa apa mas lagipula aku percaya padamu dan pembicaraan tadi di bawah itu aku hanya bercanda saja"ucap aulia membuat adrian mengerutkan keningnya.


"Aku bercanda marah sama kamu dibawah soal asisten nona jovanka padahal 100% aku percaya kamu tidak akan tergoda.Lagian aku lebih cantik dibandingkan dia"lanjut aulia diakhiri tawa.


"hahahah nah kan tahu kalo istriku yang satu ini adalah wanita paling cantik yang tidak ada tandingannya"saut adrian ikut terkekeh sambil mencubit pipi aulia yang mengembung karena kehamilannya.


"Pipi aku udah kaya bakpao ya mas"ucap aulia meraba kedua pipinya.


"iya lucu dan enak dimakan"jawab adrian.


"emang tega gigit pipi aku?"tanya aulia.


"Tega"jawab adrian.


"nih gigit"aulia menengok ke samping mendekati pipinya ke pada adrian.


Adrian melepas tangannya dari kaki aulia kemudian menangkup wajah Aulia sampai keduanya berhadapan.


Cup


Adrian mencium bibir aulia penuh penghayatan dan kelembutan tidak ada nafsu di dalamnya sebelum akhirnya tanpa sengaja kaki aulia menendang 'milik' adrian.


"Maaf mas gak sengaja"ucap aulia sadar dengan apa yang di perbuat nya.


"kamu harus tanggung jawab sayang"desis adrian kemudian mulai membuka kancing baju Koko nya dan resleting gamis aulia.Kini keduanya sudah sama sama tidak berpakaian.


"jangan dilihatin ih malu"desis aulia menutup bagian atasnya mengunakan kedua telapak tangannya.


"Berapa tahun kita menikah sayang, kenapa harus malu"saut adrian melepaskan telapak tangan aulia , perlahan mengubah posisi aulia menjadi tiduran.


Dan terjadilah permainan yang panas di sore yang panas,sok bayangin sendiri ini udah mau subuh takut dosa euy kalo di terusin 😂


BERSAMBUNG........

__ADS_1


__ADS_2