
Keesokan harinya seperti kata nisa kemarin, hari ini aulia dan dirinya akan makan siang bersama adrian dan han.
"Nis tumben ngajak makan siang bareng suami aku"ucap aulia pada nisa yang sedang fokus menyetir.
"Ada yang aku ingin bicarakan padamu dan pak adrian"ucap nisa tanpa mengalihkan pandangannya.
"Apa? Kenapa sampai membawa bawa suamiku dalam hal ini? apa kamu mau meminta poligami dari suamiku?"tanya aulia terkejut.
"haiss bicaramu itu sembarangan sekali"pekik nisa.
"lalu?"tanya Aulia lagi.
"sudah lihat dan dengarkan saja nanti"jawab nisa.
Setalah 30 menit perjalanan dari rumah ke restoran yang mereka janjikan akhirnya mereka sampai.
"Ayo keluar aku tidak sabar menemui suamiku"ajak aulia sumringah.
"Dasar bucin"umpat nisa melengos.
Mereka bergegas masuk ke dalam Restoran mewah itu,mata mereka berkeliling mencari sosok Adrian dan han sampai akhirnya mata mereka membulat karena melihat orang yang mereka cari sedang asik dengan 2 wanita berpakaian seksi.
"Awas kau adrian!!!!!"Geram Aulia langsung menghampiri meja Adrian.
Aulia mencoba mengatur nafasnya dan....
"Selamat siang sayang"ucap Aulia dengan manis kemudian mencium pipi suaminya.
"Sayang kamu disini?"tanya Adrian terkejut sekaligus senang.
"tentu saja aku dan anak mu ini sedang ingin makan siang bersama kamu"jawab aulia menunjukan mimik wajah manja.
"Baiklah sayang duduk"titah adrian menarik kursi yang tadi di duduki Han.
"maaf nona jovanka saya tidak bisa makan siang bersama anda karena saya ingin makan siang bersama istri saya"ucap adrian pada jovanka.
2 Wanita seksi yang dilihat aulia adalah jovanka dan sektretaris nya.
Terlihat jovanka seperti menahan amarah dan menatap aulia dengan tatapan membunuh.
"Baiklah kalo begitu saya permisi"ucap jovanka penuh penekanan dan menggertak giginya.
Setalah kepergian 2 wanita itu,han dan nisa duduk ditempat mereka atas perintah adrian.
"Ada apa tumben sekali ingin makan siang denganku"tanya Adrian membelai wajah aulia.
"lepas"ketus aulia kemudian memangku tangannya didada.
"hei kenapa jadi ketus begini?"tanya adrian.
"kamu senang sekali ya bisa makan dengan perempuan itu ada 2 lagi dasar maruk"umpat Aulia.
"itu bukan salahku sayang tapi han...iya dia"ucap Adrian berbohong dan melirik serta mengedipkan sebelah matanya pada han.
Mata han membulat mendengar perkataan adrian kemudian dia beralih menatap nisa.
__ADS_1
astaga mati lah aku....
Ucap han dalam hati ketika nisa menatapnya sendu tapi ada maksud lain disana.
"lupakan sekarang aku lapar aku mau makan"ucap aulia kemudian mengambil daftar menu.
Setalah memesan makanan untuk semuanya, Aulia beralih menatap nisa yang sejak tadi menatap han dengan tajam.
"Nisa??"panggil aulia.
"kenapa?"tanya nisa.
"kenapa kamu menatap han begitu?"tanya aulia.
"tidak apa apa"jawab nisa.
Ketika sedang menunggu pesanan,tiba tiba ponsel aulia berdering terlihat dari ID penelpon adalah Eva.
"Halo Aulia??!!!!!!kamu dimana aku bosan sekali bisakah kamu ke rumah paman hari ini??"
Aulia segara menjauhkan ponselnya dari telinganya mendengar suara Eva yang seperti ledakan bom.
"oh ya ampun suaranya itu"aulia mengusap telinganya yang terasa sakit akibat mendengar suara Eva.
"Halo lia??? apa kau tidak mendengar ku?"
"aku tidak bisa main ke rumah ayah jika kau mau mainlah kerumah ku"
"haiss ya sudah besok aku akan main kerumah mu sekalian aku ingin melamar pekerjaan diperusahaan suamimu itu"
"ya udah aku tutup sampai jumpa"
"Ada apa dengan si kaleng rombeng itu?"tanya nisa.
"kau jangan menghinanya begitu bagaimanpun juga dia adalah kakak sepupuku satu satunya"ucap aulia.
"ada apa sayang?"tanya adrian.
"dia bilang besok ingin main kerumah, bolehkan?"tanya aulia.
"tentu saja"jawab adrian.
"oh iya dia bilang dia ingin melamar kerja di perusahaan milikmu,apa boleh?"tanya aulia lagi.
"tentu saja tapi perusahaanku tidak memandang kekerabatan jadi jika memang eva memenuhi kriteria drjgroup maka dia bisa bekerja disana sesuai kemampuannya"jelas adrian.
"aku mengerti"jawab Aulia manggut-manggut.
Pesanan meraka datang dengan segara mereka melahap makanan yang mereka pesa.
"oh iya nisa tadi kamu bilang ingin bicara denganku dan mas Adrian kan?ada apa?"tanya aulia ketika mengingat perkataan nisa dimobil tadi.
"Ohh itu begini.....ummmm.... sebenarnya.... sebenarnya"nisa bingung harus mengatakan nya dari mana akhirnya dia memilih untuk han yang menjelaskannya.
"Begini tuan sebenarnya aku dan nisa adalah pasangan kekasih"jelas han ketika mengerti tatapan mata dari Nisa.
__ADS_1
Uhuk... uhuk....
Aulia dan Adrian tersedak makanan mereka mendengar perkataan han barusan.
"tuan anda tidak apa apa?"tanya han memberikan segelas air minum pada Adrian.
"Li kamu gak apa apa?"tanya Nisa juga memberikan segelas air minum untuk aulia.
"Bercanda kalian kelewatan"ucap aulia masih diselingi batuk.
"tapi kita tidak bercanda Li"ucap nisa.
"hah?jelaskan semuanya sekarang!!"kejut adrian meminta penjelasan.
Han dan nisa mulai bercerita mengenai masa kecil mereka dan adrian dan aulia sama sama mengerti karena keduanya tahu masa kecil han dan nisa.
"jadi dia gadis itu?"tanya adrian.
"iya tuan"jawab han.
"aku tidak menyangka dunia akan sesempit ini,aku menikah dengan adrian dan kamu menemukan pria yang selama ini kamu cari yang tak lain adalah keluarga suamiku sendiri"ucap aulia.
Adrian dan han memang sudah berteman sejak kecil dan keluarga dierja sudah menganggap han seperti adik adrian.
"lalu kenapa kalian menyembunyikan ini semua dari kami?"tanya aulia.
"kami memang akan memberitahu kalian saat waktunya tepat tapi sesuatu memaksa kami memberitahu sekarang"jelas nisa.
"Sesuatu apa?"tanya Adrian.
"Sebenarnya beberapa hari lalu nyonya sarah mengatakan ingin menjodohkan nisa dengan Rio"jawab han lagi lagi membuat adrian dan aulia terkejut.
"APAA???!!!"kejut keduanya.
"Karena itu kami memutuskan untuk memberitahu kalian agar kalian bisa membantu untuk bicara pada Bu Sarah bahwa aku tidak bisa menikah dengan rio karena aku hanya mencintai han"ucap nisa.
"begitu juga denganku"sambung han.
"Baiklah kami akan bantu bicara pada mamah soal hubungan kalian pelan pelan dan aku sangat senang nisa akhirnya kamu melepas status jomblo akut mu"ledek aulia.
"Lia!!!!"pekik nisa malu dengan perkataan aulia.
"Hahahahaha"Tawa ketiganya.
"kami sangat berterimakasih pada kalian karena sudah mau membantu mengurus hubungan kami ini"ucap han.
"tidak masalah yang penting setelah semua ini selesai kalian harus mentraktir kami jalan jalan ke Eropa ya seperti yang anak muda bilang PJ (PAJAK JADIAN)"ucap adrian.
IHH TAU TAUAN PJ DIA GUYS😂😂
"Astaga pak uangmu jauh lebih banyak dariku kenapa jadi aku yang harus traktir"ucap han.
"aku tidak peduli"ucap adrian membuat aulia dan nisa sama sama terkekeh.
MAAF YA TELAT UP 🙏
__ADS_1
BERSAMBUNG......
JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE YA 😘🤗