Menikahi Pria Cacat Demi Ayah

Menikahi Pria Cacat Demi Ayah
BAB 22


__ADS_3

Aulia pergi ke Taman belakang tanpa diketahui oleh siapa pun


"kenapa kau tidak mau mendengar penjelasan ku dulu mas"ucap Aulia dengan tangisan


"sekarang aku harus bagaimana?aku tidak mungkin kerumah ayah dia akan bertanya tanya....hiks...hiks..."Aulia bertanya tanya pada dirinya


Disaat dirinya tengah menangis tiba tiba ada yang sedang bertepuk tangan mendekati Aulia


pookkkk.....pokkk...pokkkk


"ckckck kasihan sekali kau Aulia sekarang kau diusir dia tidak tahu kemana akan pergi"ucap orang itu yang tak lain adalah bela


"sedang apa kau disini? pergi Jangan menganggu ku"ucap Aulia datar


Bela tersenyum mengejek mendengar perkataan Aulia


"sudah menyedihkan masih tetap sombong"ucap bela


Aulia memutuskan untuk pergi tanpa diketahui siapa pun termasuk bela.


Aulia meraih tas kecil yang dia bawa tadi dan melihat sisa uang miliknya


"Ini tidak cukup untuk mencari tempat tinggal sementara"ucap Aulia melihat isi dompetnya


Aulia berjalan tanpa tujuan yang jelas,tiba tiba ada suara klakson mobil


Tin....tin...tin....


Aulia melihat ke belakang dan ternyata itu adalah orang yang tak asing bagi Aulia


"Aulia? kau mau kemana?"tanya orang itu


"selamat malam pak Rizky,saya mau...mau....mau..."ucap Aulia bingung akan jawabannya


"mau kemana?"tanya Rizky lagi


"saya...."jawab Aulia menggantung


"kau sedang ada masalah?"tanya Rizky


Aulia tidak menjawab dia justru pergi namun Rizky mencegahnya


"Aulia tunggu"ucap Rizky sambil memegang tangan Aulia


"lepaskan pak"ucap Aulia kemudian Rizky melepaskan tangannya


"ada apa sebenernya?"tanya Rizky serius


"Saya di usir dari rumah karena suami saya salah paham dengan kita yang makan siang bersama tadi"jawab Aulia spontan membuat rizky terkejut


"Apa??!!!"tanya rizky terkejut


"saya permisi dulu pak"ucap Aulia ingin pamit tetapi lagi lagi rizky mencegahnya


"Aulia biar aku membantumu ya, aku akan mencarikan kosan untukmu"ucap Rizky yang merasa bersalah


"tidak perlu pak"tolak aulia


"tolong aulia jika tidak aku akan selalu merasa bersalah"ucap Rizky memohon


Adrian meluapkan amarahnya dengan melakukan pekerjaan hingga larut malam dan teringat akan Aulia


"Dimana dia?apa dia baik baik saja?"tanya adrian khawatir


"aghhh....."frustasi Adrian mengacak-acak rambutnya


Adrian kembali ke kamarnya untuk istirahat

__ADS_1


"tidak ada kau ternyata begitu sepi"ucap Adrian mengelus ranjang tempat biasa Aulia tidur


keesokan harinya


Aulia membuka matanya dan bergegas solat kemudian menyiapkan sarapan untuk dirinya


"Huh...semoga mas Adrian bisa percaya padaku nanti"ucap aulia membuang nafasnya


Aulia membuat nasi goreng untuk dirinya sendiri memakannya dan lagi lagi pintasan mengenai Adrian menghantui pikiran nya


"biasanya aku akan mengambil kan mu makan mas, semoga kau sudah makan sejak semalam kau belum makan kan"Ucap aulia nada sedih


Sedangkan dirumah besar,kini semua keluarga sedang berkumpul dimeja makan


"loh Adrian kok kamu sendiri, Aulia mana?"tanya Sarah yang melihat Adrian datang dengan Han


"Aulia pergi mah"jawab Adrian


"pergi?apa maksudmu?"tanya Rudi tidak mengerti


"sudahlah pah"ucap Adrian kemudian kedua orangtuanya bungkam


Bela tersenyum tipis melihat wajah Adrian yang terlihat malas membahas aulia


"Sayang kau lihat kan apa yang bisa aku lakukan?"ucap bela pada rio


"huh kau memang hebat sayang"bangga Rio


setelah sarapan Aulia bersiap untuk berangkat ke rumah sakit


"Apa aku beritahu Nisa saja?"tanya Aulia pada dirinya


ketika Aulia ingin meriah ponselnya, Rizky datang membawa mobilnya


"pagi Aulia"sapa Rizky


"Ayo berangkat"ajak Rizky


"tidak pah saya akan naik bis saja"tolak aulia


"jangan menolak,mari"ajak Rizky dan akhirnya Aulia mengikuti perintah nya


Adrian memutuskan untuk pergi kerumah sakit dulu untuk melihat apakah istrinya baik baik aja


"Han kerumah sakit"perintah Adrian dan han mengerti


Mobil Adrian dan Rizky berpapasan sebelum masuk kedalam parkiran rumah sakit


"Mas Adrian"panggil Aulia pelan kemudian keluar menghampiri Adrian


"mas....?"panggil Aulia berbinar


Adrian ingin sekali memeluk tubuh wanita yang ada dihadapannya namun dia menahannya ketika sadar Aulia datang bersama Rizky


"Oh jadi semalam kau bersamanya?"tanya Adrian ketus


"mas aku mohon dengarkan aku sekali saja"ucap aulia memohon


"Han jalan"titah Adrian


"Baik tuan"jawab Han kemudian menginjak gasnya


"mas tunggu mas... dengarkan aku dulu.."ucap Aulia berlari sambil mengetok kaca mobil adrian


Aulia terduduk sambil menangis, Matanya masih menatap mobil mewah yang perlahan menghilang


"mas...hiks...hiks.."ucap Aulia

__ADS_1


"Aulia ayo bangun"ucap Rizky membantu Aulia berdiri


"kau baik baik saja?"tanya Rizky khawatir dan aulia mengangguk


Saat keduanya ingin masuk kedalam,tiba tiba ada yang memanggil nama Aulia


"Lia??"panggil seseorang


"hai Nisa"sapa Aulia pada Nisa


"kalian berangkat bersama?"tanya Nisa yang melihat Aulia dan Rizky berama


"iyy..."sebelum Rizky menjawab,Aulia sudah memotongnya


"tidak kami hanya bertemu diparkiran"bohonga Aulia


"Tadi aku kerumah mu tapi kata pak satpam kau udah pergi"ucap Nisa


"lupakan,ayo masuk"ucap aulia mengalihkan pembicaraan


Rizky yang sejak tadi memperhatikan aulia, membuat rasa bersalah dihatinya


"Aku harus menjelaskan yang sebenarnya pada suaminya"gumam Rizky kemudian mengikuti kedua gadis itu masuk


"Li,nanti anter aku ke mall ya"ucap Nisa


"beres,yang penting kenyang"gurau Aulia


"hahaha siap"Kekeh Nisa


Dikantor drjgroup 🐿️


"Selamat pagi pak"sapa seorang wanita pada Adrian


"ya?"jawab adrian singkat kemudian masuk kedalam ruangnya


"ternyata benar kau berkhianat aulia"ucap Adrian mengingat Aulia bersama Rizky


Tok...tok..tok...


"masuk"jawab Adrian dari dalam


Ceklek


pintu terbuka memperhatikan Rika bersama gadis yang menabrak Adrian


"pagi pak"sapa Rika sopan


"katakan"ucap Adrian to the point


"perkenalkan ini adalah nona jovanka perwakilan humas group"jelas Rika


"baiklah, silahkan duduk"ucap Adrian menyuruh jovanka duduk


Setelah melakukan meeting dadakan bersama akhirnya mereka menjalin hubungan bisnis


"baiklah semoga kita bisa menjadi partner bisnis yang baik"ucap jovanka mengulurkan tangannya


"Senang sekali"jawab adrian menjawab uluran tangan jovanka


"*dia tampan sekali pasti sudah punya istri"Hati jovanka berkata.


BERSAMBUNG*......


HI AKU UP NIHH🤗 BOLEH BANTU AKU LIKE,KOMEN KEKURANGAN NOVEL INI dan kalo berkenan boleh juga vote


terimakasih, happy reading al🌺😍🤣

__ADS_1


__ADS_2