Menikahi Pria Cacat Demi Ayah

Menikahi Pria Cacat Demi Ayah
BAB 50


__ADS_3

Keesokan harinya seperti kata adrian, Nisa menemani aulia dirumah dengan tujuan agar istri cantik nya itu tidak bosan.


"nis bagaimana bisa Jordan ada bersamamu sedangkan hari itu Romi bilang Jordan sudah meninggal?"tanya aulia seraya memasukan potongan apel ke dalam mulutnya.


"Jadi waktu itu aku lagi ke restoran bareng papah mamah aku........."


FLASHBACK ON


Malam itu orang tua nisa datang dan mengajak nisa untuk makan malam disebuah restoran.


"Nisa bagaimana kabar Aulia?"tanya mamah Nisa.


"Alhamdulillah mah baik sekarang dia sedang mengandung"jawab nisa tanpa mengalihkan pandangannya dari daging yang sedang ia potong.


"Beruntung ya aulia bisa menikah dengan pengusaha terkenal seperti adrian Dierja"ucap ayah nisa.


"iya yah dan itu memang pantas untuk aulia,dia cantik dan baik pasti jodohnya juga akan baik"ucap nisa.


"kamu kapan ketemu jodoh?"tanya mamah Nisa menggoda.


"isshhh mamah apaan sih"pekik nisa malas.


"kenapa sayang?memang bagus kan mamah bertanya begitu"ucap mamah Nisa lagi.


"iya nisa papah dan mamah sudah tua kami ingin melihat mu menikah sebelum ajal menjemput kami"sambung papah nisa.


"huftt.....iya pah tapi kalo memang belum ada aku kan gak bisa berbuat apa apa"ucap nisa setelah membuang nafasnya.


"ya sudah cepat habiskan makanannya"mamah nisa mencairkan suasana.


"yaudah Nisa permisi ke toilet dulu ya"ucap Nisa dan diangguki kedua orangtuanya.


Di dalam toilet dia begitu terkejut ketika mendengar seorang perempuan sedang tertawa devil ditambah ketika perempuan itu menyebut nama aulia.


"ha Aulia?Jordan? apakah dia bela??"gumam nisa bertanya tanya.


Nisa mengintip sedikit dan benar saja dia melihat bela disana, dengan gerakan cepat Nisa mengeluarkan ponselnya dan merekam semua yang dilakukan bela.


"ini bisa menjadi bukti kuat untuk aulia besok"ucap Nisa setelah mensave video yang telah direkam.


Nisa keluar dari toilet dan langsung menuju parkiran untuk pergi kerumah aulia namun ketika sedang berlari tanpa sengaja dia menabrak sesuatu.


Brukkkk..


"aduhh...."rintih nisa memegangi siku nya.


"nona anda baik baik saja?"tanya orang itu.


Nisa mendongak dan melihat seorang pria tampan yang sedang duduk di kursi roda.


"Jordan??kau Jordan kan?"tanya Nisa terkejut sambil memposisikan tubuhnya berdiri.


"iya saya Jordan"jawab Jordan.


"bagiamana kau bisa ada disini bukankah kau sudah tiada?"tanya nisa terkejut.


"ceritanya panjang aku kesini ingin membantu aulia melancarkan aksinya besok"jelas Jordan.

__ADS_1


"baiklah aku juga punya bukti kuat, besok kita bertemu ditaman marry ya"ucap nisa dan Jordan mengangguk.


FLASHBACK OFF


"karena itu aku tidak jadi kerumah mu aku pikir untuk apa lebih baik membuat ledakan diwaktu yang tepat akan lebih menggelegar rasanya"sambung nisa setelah bercerita.


"tapi bagiamana dia bisa selamat?"tanya aulia.


"dia bilang ketika bela menggantungnya dia hanya berputar-putar meninggal setelah itu dia melarikan diri atas bantuan seseorang tapi aku tidak tahu siapa dia tidak mengatakannya"jawab nisa


"kamu tahu aku hampir tiada karena takut semua rencanaku gagal"ucap Aulia.


"kamu tenang saja soal kejutan nisa lah pakar nya"Nisa menyombongkan diri seraya menaik turunkan kerah baju miliknya.


"isshhh sombong buat dapetin asisten han aja gak bisa"pekik aulia meledek.


"Kalo aku bisa apa yang kamu taruhkan?"tanya Nisa.


"apapun yang kamu minta"jawab aulia yakin.


"oke, tunggu ya aku akan menunjukan padamu bahwa aku bisa!!!"ucap Nisa yakin dan mengepalkan kedua tangannya didepan tanda semangat.


"Semangat sayang semoga berhasil"aulia menunjukan jari jempolnya.


"li aku ke bawah dulu ya mau ambil minum sekalian ambil susu hamil buat kamu"ucap Nisa.


"iya nis,maaf ya merepotkan"ucap aulia tidak enak.


"ya tidak masalah demi ponakan ku ini"jawab Nisa seraya menekan engsel pintu kamar.


"ya ampun nisa kau memang paling pintar soal lupa... dimana dapurnya ya ya ampun rumah ini besar sekali bahkan rumah orangtua ku tidak Sebesar ini"gumam nisa matanya menatap dinding rumah berarsitektur kuno.


Karena terus menatap dinding rumah dia tidak sadar jika dihadapannya ada seseorang dan orang itu sama bodohnya dengan nisa, berjalan sambil bermain handphone.


Brukk


mereka saling menabrak, handphone yang dipegang orang itu terjatuh karena dia menahan tubuh nisa yang hampir menyentuh lantai.


Pandangan mata keduanya bertemu, jantung orang itu berdetak cepat berbeda dengan nisa yang hanya biasa saja justru dia mereka tidak nyaman dengan posisi seperti ini.


Tanpa keduanya sadari, sepasang mata memperhatikan mereka dan tersenyum bahagia.


"kalian benar benar cocok"ucap sarah kemudian menghampiri keduanya.


Ekhmmm.....


Sarah berpura pura batuk membuat kesadaran keduanya kembali.


"eh ibu"ucap nisa.


Rio mengambil handphone nya kemudian pergi begitu saja.


"Nisa kamu sedang apa disini?"tanya sarah.


"saya cari dapur bu mau bikin susu untuk aulia tapi saya tersesat"jawab Nisa.


"ya sudah ayo"sarah mengajak nisa menuju dapur rumah.

__ADS_1


"ini dapurnya,kamu mau buat minum?"tanya sarah.


"emm iya Bu"jawab Nisa.


"ambil saja dikulkas ya,ibu mau solat asar dulu"ucap sarah dan Nisa mengangguk.


Setalah membuat susu untuk aulia,dia membuat minuman jus jeruk untuknya. Bersamaan dengan itu rio datang untuk mengambil minum.Matanya terus memperhatikan nisa yang sedang memeras jeruk.


"Cantik"gumam Rio tidak sadar.


"iya?"tanya nisa ketika merasa dia mendengar sesuatu.


"ah tidak"jawab rio cepat kemudian pergi.


Setelah selesai membuat susu dan minuman untuk nya,dia kembali ke kamar aulia.


"yahh si nyonya tidur"gumam nisa Ketika Melihat aulia tidur pulas.


Nisa meletakkan susu yang sudah dibuat dimeja, kemudian dia memilih duduk di sofa kamar aulia.


"huhhhh bosan sekali"gumam nisa.


Sepintas di otak cantik nya dia mengambil ponselnya dan mengirim pesan singkat untuk han.


NisaπŸ•ŠοΈ


"Selamat sore asisten han😊"


asisten tampan 😎


"siang nona cantik,ada apa?"


Nisa πŸ•ŠοΈ


"aku bosan,apa kau masih lama pulang nya?"


Asisten tampan 😎


"tidak sayang ini kami sudah bersiap untuk pulang"


Nisa πŸ•ŠοΈ


"Baiklah hati hati sayang 😘


Nisa yang bosan merebahkan tubuhnya di sofa dan akhirnya ikut tertidur.


Pintu kamar yang terbuka sedikit membuat siapa saja yang melewati kamar mereka bisa melihat Nisa yang sedang tidur ya contohnya sekarang.


"kenapa dia bisa secantik itu ketika tidur"tanya rio mengagumi kecantikan nisa sambil tersenyum.


Hai hai hai gimana nih ceritanya????gak membosankan kan???(tolong jawab ya hehehehπŸ˜‚πŸ˜‚)


BERSAMBUNG.......


jangan lupa like komen dan vote ya agar novel ini bisa berkembang lebih baik dan aku makin semangat buat up πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚βœŒοΈ


terimaksih, happy reading 😍❀️

__ADS_1


__ADS_2