
Aulia kembali ke rumah besar, perasaan rindu sudah menyelimutinya padahal baru 1 jam adrian meninggalkannya.
"Baru 1 jam udah kangen sama kamu mas, gimana kalo 1 bulan"gumam Aulia seraya membuka lemari pakaian.
Aulia memilah satu persatu baju dan tangannya tanpa sengaja mengambil lingerie seksi berwarna hitam yang biasa aulia pakai jika sedang membujuk adrian.
"Semoga kamu cepat kembali mas"lirih aulia tersenyum lembut.
Sementara nisa dan eva pergi ke swalayan untuk membeli bahan membuat sop buah,hari ini ketiganya berencana berbuka bersama dan di temani yang manis manis.
"Kita beli buah doang?"tanya nisa.
"emang mau beli apaan lagi?"tanya eva balik.
"ya engga sih tapi kali aja beli camilan gitu buat gibah abis berbuka"jawab nisa.
"deh nih orang baru berbuka masa udah mau buat dosa aje"desis eva.
"udah lah ayo kita beli"ajak nisa menarik tangan eva.
Karena berjalan terburu-buru tanpa sengaja nisa menabrak seseorang membuat keduanya jatuh bahkan belanjaan orang yang ditabrak nisa bercecer di lantai.
BRUKKKK....
"Awww"ringis keduanya sambil menggosok bokong mereka.
"astaga nona maaf saya tidak sengaja"ucap nisa membantu memunguti belanjaan wanita di depannya.
"ahh iya saya tidak apa apa"jawab wanita itu.
Wanita itu sudah berdiri, sedangkan nisa masih membantu membereskan belanjaan orang yang ia tabrak.
"damn you" umpat wanita itu ketika melihat eva.
Tanpa pikir panjang wanita itu berlari meninggalkan belanjaan yang sedang di pungut oleh nisa membuat eva mengerutkan keningnya.
"Ehh orangnya mana?"tanya nisa.
"Kabur,tadi abis ngeliat aku dia kabur. Apa wajahku menyeramkan?"tanya eva.
"Tidak hanya saja sedikit menyedihkan karena terus digantung oleh sang kekasih"ledek nisa tertawa terbahak-bahak.
"Cih"umpat eva melirik tajam nisa yang masih tertawa.
Setalah membayar di kasir,nisa dan eva langsung menuju rumah aulia. Di perjalanan tak henti eva berperang dengan pikirannya mengingat siapa wanita yang berlari ketika melihat wajahnya.
"Ada apa sih?"tanya nisa yang sejak tadi memperhatikan gerak-gerik eva.
"Aku seperti tidak asing dengan perempuan yang kamu tabrak tadi"jawab eva.
"Yailah gak asing kan dia orang indo"saut nisa bercanda.
"Please jangan bercanda, aku serius ini.Tapi dimana aku melihat perempuan itu ya"tanya eva berusaha mengingat dimana pernah melihat perempuan yang ia tabrak.
"Sudah jangan di pikirkan,ayo turun"ajak nisa yang ternyata mereka sudah sampai di rumah aulia.
Ting...tong....
Nisa menekan bel rumah sebelum masuk, seorang pelayan membukakan pintu dan memberi hormat untuk keduanya.
__ADS_1
"Assalamualaikum"salam nisa dan eva.
"eh ada nisa sama eva, sini masuk"tutur sarah yang sedang memilah sebuah kain.
"Tante sedang apa?"tanya eva.
"ini tante mau buat baju, setiap tahun tante selalu jahit untuk baju lebaran sendiri"jawab sarah.
"Wahh tante hebat ya bisa gambar bagus gini"puji nisa melihat sketsa baju milik sarah.
"Tentu saja nak karena dia adalah designer kondang pada zamannya dulu tapi semenjak menikah dia memutuskan untuk berhenti menjadi desainer"jawab ridwan datang dari arah dapur.
"Serius tan? sayang banget harus berhenti padahal kerangka bajunya aja bagus gini gimana hasilnya"ujar nisa.
"Kalian mau membuat sesuatu?"tanya ridwan melirik kantong kresek berisi buah yang Meraka beli.
"oh ini om,kami mau buka bersama disini dan buah ini buat bikin sop buah"jawab eva.
"Boleh kan kalo kita bukber disini?"tanya nisa dijawab antusias keduanya.
Aulia baru selesai melaksanakan shalat Dhuha, mendengar percakapan di lantai bawah aulia keluar menuju ruang tamu.
"Wadidaw gercep banget kalian udah datang jam segini"ucap aulia mendudukan bokong nya perlahan.
"Abis mau gimana bosen banget,gak tahu harus ngapain jadi mending kesini deh"saut nisa.
"Nak, bagaimana cucu papah hari ini?"tanya ridwan.
"Alhamdulillah pah baik,dia juga aktif banget"jawab Aulia mengelus perutnya.
"Semoga dia lahir papahnya sudah kembali ya"doa ridwan diamini semuanya.
"Iya mah"jawab aulia.
Di tempat lain, seorang wanita sedang mengutuk dirinya sendiri karena hampir saja semua ketahuan sebelum di mulai.
"Dasar bodoh, semoga saja perempuan itu tidak mengenaliku"ucap bela bertolak pinggang sambil mengacak-acak rambutnya.
Setalah puas marah marah, tangannya terulur untuk mengambil ponsel dilihat jadwal penerbangan miliknya 2 jam lagi ia akhirnya memutuskan untuk bersiap-siap.
"Baby,I'm coming"gumam bela tersenyum iblis.
***
Pesawat yang membawa adrian berserta rekan kerjanya sudah mendarat dengan selamat di Bandar udara internasional Juanda.
"Han sudah kau lakukan sesuai perintahku"ucap adrian seraya berjalan cool di bandara.
"Anda jangan Khawatir saya sudah suruh orang terbaik"saut han.
"Kau yakin dengan yang kau lakukan ini rian?"tanya rio memastikan.
"Aku sangat yakin,ya meski sempat ragu tapi karena melihat dengan mataku sendiri aku semakin dibuat yakin"jawab adrian.
"Baiklah semoga semua baik baik saja"ujar rio.
"lakukan semuanya seperti tidak ada apa apa oke"tutur adrian diangguki han dan rio.
Sesampainya di hotel tempat adrian beserta rekannya menginap, adrian memutuskan untuk langsung istirahat dan menghubungi istrinya.
__ADS_1
"Aku merindukanmu istriku"gumam adrian seraya memandangi foto Aulia di ponselnya.
Adrian menekan nomor aulia, tak lama panggilan video nya diangkat oleh aulia.
"Sayang??"panggil adrian.
"mas??!!"seru aulia gembira karena adrian menelponnya.
"Sedang apa mommy?"
"Nonton drakor bersama nisa dan eva"
"jangan lupa istirahat dan juga makan dengan benar"
"iya mas, kamu juga ya jangan lupa banyak istirahat dan vitamin yang aku siapkan jangan lupa untuk diminum"
"iya sayang, sayang aku mau tidur tapi sambungan telepon nya jangan di matiin ya biar aku ngerasa kalo aku tidur di samping kamu"
"iya mas, tidurlah sayang"
Cup
Adrian mendapatkan ciuman online dari aulia membuat senyum terbit di sudut bibirnya.
"Udah tidur, matiin kali mau di pantengin aja tuh hp"sindir eva.
"sirik aja ih yang belum di kasih kabar sama ayang beb"saut aulia.
"Eh iya btw han juga belum nelpon aku nih"ucap nisa baru ingat.
Nisa meraih ponselnya dan ternyata ponselnya mati karena baterainya habis,Nisa segera mengisi daya ponselnya dan benar saja ada 23 pesan dan 13 panggilan video dari suaminya.
"Mati deh gw"umpat nisa tahu jika han tidak suka jika telepon darinya tidak di angkat.
Nisa menghubungi han balik dan tak lama seseorang dengan masih menggunakan pakaian kerjanya, muka di tekuk seperti kertas anak SD dan lagi jangan lupa tatapannya yang menusuk membuat nisa merinding.
"Sayang cemberut aja kaya abis dapat door prize"
"Kemana aja kok baru telepon?aku khawatir sama kamu"
"maaf sayang tadi baterai ponselku habis"
"ya udah aku istirahat dulu nanti aku telepon lagi jangan lupa istirahat dan tidur dengan benar"
"iya sayang kamu juga ya jangan lupa sama istirahat dan juga tidurnya. See you I love you"
"me to baby"
Sementara nisa dan aulia sudah diberi kabar tapi rio tak kunjung menghubunginya juga, andai saja rio ada disana sudah pasti akan di lahap oleh eva.
"Coba telepon kalo khawatir"ucap aulia memperhatikan eva sejak tadi.
"Sudahlah biarkan saja, jika dia tidak telepon aku tidak perduli"balas eva acuh tak acuh.
"ya udah biarin aja nanti juga telpon"ujar nisa.
"gengsi dong masa iya cewek telepon cowok duluan" batin eva merengut.
LIKE DAN KOMEN NYA DITUNGGU SAYY😘
__ADS_1
BERSAMBUNG......