
"tutup mulutmu bela, disini Aulia adalah seorang menantu keluarga Dierja sedangkan kau?kau hanya baru calon"bentak Sarah
"mamah"teriak rio melihat bela yang dibentak
"Berani Kamu membentak mamah?"tanya Sarah membuat Rio seketika kikuk
Setelah selesai makan malam Aulia kembali ke kamarnya untuk menghubungi Nisa
Tut....Tut...Tut....
"Halo lia??"
"halo nis, gimana lancar kah pekerjaan mu selama aku tak ada?"
"ya begitu lah selama kau tidak ada aku tidak memiliki teman"
"Baiklah besok aku akan ke kampus dan Minggu depan aku akan mengganti hari kerja ku"
"iya Baiklah,kenapa kau menelpon?"
"Tidak hanya ingin bertanya apa kau sudah berhasil mendekati asisten Han?"
"aku tutup telepon, selamat malam"
setalah Nisa mematikan sambungan telepon,Aulia masih saja tertawa karena berhasil menggoda sahabatnya
"Kamu kenapa sayang?"tanya Adrian yang baru keluar dari kamar mandi
"ah tidak,kau sudah selesai?"tanya aulia
"hmmm"jawab adrian mengangguk
"baiklah Sekarang aku mau mencuci muka ku dan berbaganti pakaian"ucap aulia kemudian masuk ke dalam kamar mandi
"jangan lupa pakai baju yang ada di lemariku"teriak adrian
"iya"jawab aulia
Setelah selesai mandi Aulia keluar dengan hanya menggunakan handuk menuju ruang ganti
"Hah"Aulia membuka mulutnya terkejut ketika melihat baju jenis apa yang sedang ia pegang
"Bagaimana apa kau suka?"tanya adrian yang tiba tiba memeluk nya dari belakang
"mas baju macam apa ini,aku tidak mau memakainya"ucap aulia menaruh kembali baju seksi itu
"pakailah sayang kau pasti akan terlihat cantik dengan ini"rayu adrian
"tidak mau mas jika aku memakainya itu sama saja seperti tidak pakai baju"tolak adrian
"Memang itu yang aku mau"ucap Adrian
"mas jangan bilang kau ingin melakukan itu lagi"ucap aulia was was
"jika iya apa itu salah?"tanya adrian menatap aulia yang juga sedang menatapnya
"mas apa kau bukan manusia?sejak kemarin kau tidak hentinya membuat seluruh tulangku patah bahkan semalam kau hampir membuatku tidak bisa berjalan"protes aulia
__ADS_1
"kau tahu kan aku...."ucap adrian terpotong oleh aulia
"tidak bisa menahan hasratmu?"ucap aulia dengan bentakan
Mendengar Aulia marah padanya,Adrian langsung pergi dan berbaring dikasur
"Apa aku keterlaluan pada mas adrian?"Aulia bertanya pada diri nya
Aulia berbaring di samping adrian yang sibuk dengan ponselnya
"Mas??"panggil aulia memeluk pinggang adrian
Adrian diam tidak menjawab sejujurnya dia memang sedikit kecewa atas penolakan Aulia.
"mas jangan marah ya"ucap aulia lagi namun masih tidak digubris oleh adrian
Aulia turun dari kasur menuju ruang pakaian dan Mengganti piyamanya dengan baju seksi yang diberikan oleh adrian
"Mas??"panggil aulia yang berdiri dihadapan Adrian menggunakan lingerie seksi berwarna merah muda
"mas lihat aku"ucap aulia kesal kemudian mengangkat wajahnya
lekukan tubuh aulia terpampang jelas dibalik lingerie seksi itu, dada yang rendah membuat isi nya seakan meminta untuk dicumbui. Adrian menelan salivanya berusaha menahan gejolak yang bermunculan dalam dirinya
"Mas???"panggil aulia duduk dipangkuan adrian
"hmmm??"dehem adrian mencoba tidak tertarik dengan istrinya
"mas kau tak mau memujiku?"tanya aulia membelai wajah tampan adrian
Adrian masih tak bergeming Sampai Akhirnya tangan aulia meraba bagian bawah membuat pertahanan adrian jebol.......
Adrian mencium bibir dan leher aulia kemudian mengiring nya ke ranjang
"kau yang sudah menggodaku sayang"ucap adrian kemudian melancarkan aksinya hingga membuat Aulia mengeluarkan desahan demi desahan.
Setelah puas bermain dengan tubuh istrinya, adrian tumbang disamping aulia kemudian mengecup kening aulia
"terimakasih sayang"ucap adrian dan aulia mengangguk membenamkan wajahnya di dada bidang adrian.
Keesokan harinya bertepatan dengan hari pertunangan Rio dan bela, keduanya sudah mempersiapkan acara Meraka yang terbilang mewah itu di sebuah hotel berbintang
"sayang sudah semua kan?"tanya bela
"iya sudah kau jangan khawatir"jawab rio
PERTUNANGAN RIO DAN BELA💍
acara inti dimulai,Rio memasangkan cincin pada jari bela begitupun sebaliknya
"mungkin kau bisa bertunangan dengan nya bela tapi aku tidak akan membiarkan kau Sampai menikah dan berbuat jahat pada keluarga ku" ucap Aulia dalam hati
"Lia???"panggil seorang gadis mengenakan dress berwarna navy
"Nisa??"ucap aulia sumringah kemudian memeluk nisa
"aku merindukanmu Lia"ucap nisa masih dengan posisi memeluk aulia
__ADS_1
"hmmm akupun"jawab aulia kemudian mereka melepaskan pelukannya
"kau sudah memberinya selamat?"tanya nisa melirik bela
"aku menunggu mu, sekarang ayo kita beri dia selamat"ajak aulia kemauan Nisa mengangguk
Aulia dan nisa memberi ucapan selamat pada kedua pasangan yang sedang dilanda kebahagiaan
"Adik ipar selamat atas pertunangan mu ya"ucap aulia
"terimakasih kakak ipar semoga setelah menikah istriku tidak akan menggantikan posisi mu sebagai menantu kesayangan"jawab rio sedangkan aulia hanya tersenyum simpul
Aulia beralih menatap bela yang sedang tersenyum kecut padanya,dia mendekatkan wajahnya ke wajah bela sambil berbisik
"kau boleh bertunangan tapi lihat saja nanti apa yang aku lakukan"bisik aulia
"heh lakukan lah aku tidak takut"jawab bela yang juga berbisik
Seusai mengucapakan selamat, aulia menemui suaminya yang sedang berbicara pada rekan bisnis nya
"Mas??"panggil Aulia
"oh iya perkenalkan dia aulia dierja istriku"Adrian memperkenalkan aulia pada rekan bisnis nya
"Nona Aulia??"ucap seseorang tiba tiba memanggil nama aulia
"Tuan Bram?"ucap Aulia juga
Adrian mengerenyitkan dahinya ketika melihat istri dan rekan bisnisnya sudah saling kenal
"kalian saling mengenal?"tanya adrian
"begini tuan Adrian, beberapa hari lalu saya tidak sengaja menabrakanya dipasar"jawab bram
"iya mas kami tidak sengaja bertemu dibandung waktu itu"jawab aulia dan adrian mengangguk seraya tangannya merangkul pinggang aulia
"Dia cantik sekali, pasti dia mau dengan Adrian hanya karena harta....aku harus mendapatkan nya"Hati Bram mengagumi aulia
"mas aku permisi ke nisa dulu ya"ucap aulia dan adrian mengangguk
"iya Baiklah sayang"jawabnya
"nis ayo lah mulai PDKT dengan nya"ucap aulia melihat kearah Han yang juga sedang bersama rekan bisnis adrian
"kau ini memang aku cewe apaan deketin duluan"ketus nisa
"yailah gak ada bedanya sayy"ucap Aulia sedangkan Nisa hanya menatapnya malas
acara berjalan dengan lancar, kedua pasangan itu sangat bahagia berbeda dengan Sarah yang bahkan menatap benci pada bela
"mamah gak habis fikir sama rio kenapa sih dia mau sama wanita yang jelas-jelas sudah membuat keluarga nya malu"gerutu Sarah
"sudahlah mah biarkan saja"ucap Ridwan
"papah selalu saja membela gadis itu"ketus Sarah meninggalkan Ridwan.
BERSAMBUNG......
__ADS_1
HAI SELAMAT MALAM😇 GIMANA KABARNYA??? SEMOGA SEHAT SEMUA YA🙏😊 AKU UP LAGI NIHH 🤗🤗 BANTU LIKE DAN VOTE YA BIAR AKU MAKIN SEMANGAT BUAT UP
TERIMAKASIH, HAPPY READING ❤️🌷