Menikahi Pria Cacat Demi Ayah

Menikahi Pria Cacat Demi Ayah
BAB 47


__ADS_3

Kini semuanya sedang berada di kamar aulia sedangkan aulia terlihat begitu lemah diatas bangsal.


"sayang kamu gak apa apa kan?"tanya adrian.


"aku gak apa apa mas dan anak kita juga gak apa apa Alhamdulillah"jawab aulia Masih terdengar lemah.


"Aulia?"panggil rio.


"iya kakak ipar?"tanya aulia.


"aku ingin minta maaf selama ini selalu bersikap jahat padamu dan selalu menghinamu, sekarang aku sadar bahwa kau adalah wanita yang baik. Adrian begitu beruntung memiliki mu sebagai istrinya"ucap rio.


"tidak apa apa kak aku sudah memaafkan mu jauh sebelum kau memintanya dan aku Senang akhirnya kau sadar bahwa bela bukan wanita yang tepat untukmu.Aku yakin ada gadis yang akan mencintaimu dengan tulus suatu hari nanti,aku beroda semoga hari itu akan cepat datang"ucap aulia.


"Sayang kamu gak apa apa kan?"tanya Sarah seraya mengelus rambut aulia.


"aku gak apa apa mah tidak perlu khawatir"jawan Aulia tersenyum.


"Dimana papah apa dia tidak datang?"tanya aulia.


Senyum di wajah Sarah hilang seketika mendengar pertanyaan aulia.


"kamu istirahat ya kamu belum boleh banyak bicara karena itu bisa membuat luka mu membesar"ucap adrian.


"iya suamiku tersayang tercinta Ter Ter dah pokoknya"canda aulia.


Cup


"Selamat tidur bidadari ku"ucap Adrian setelah mencium kening aulia.


"aulia kalo begitu aku pulang dulu ya"ucap nisa.


"nak kamu sudah membantu kita saya ucapkan terimakasih sebesar besarnya atas bantuanmu di detik-detik terakhir itu"ucap Sarah pada Nisa


"tidak apa apa bu, saya melakukan ini semua untuk membantu Sahabat saya yang ingin berbuat baik"jawab nisa.


Sarah sedikit kagum pada gadis dihadapannya,wajah cantik, rambut panjang dan kulitnya yang putih.


"Han tolong antar dia pulang ya"titah adrian.


"tidak usah pak adrian saya naik taksi saja"tolak Nisa.


"tidak apa apa nona Nisa mari"han mempersilahkan Nisa jalan terlebih dahulu.


Selama perjalanan tidak ada pembicaraan sama sekali sampai akhirnya han menyalakan radio untuk menghilangkan kecanggungan yang menyerang mereka.

__ADS_1


ketika radio sedang di putar ada berita mengenai penculikan anak,Nisa menutup telinga dan matanya mengunakan tangannya sendiri.


"tidak aku mohon matikan radionya aku tidak tahan mendengar nya"pinta Nisa terdengar gelisah.


"Nona anda baik baik saja?"tanya han.


"tolong matikan radionya aku tidak mau mengingat kejadian itu lagi... tolong"pinta Nisa sedikit berteriak.


Han mematikan radionya dan beralih menatap nisa.


"nona anda baik baik saja?"tanya han.


"tuan han maaf saya tidak bermaksud untuk membentak anda"ucap nisa merasa bersalah.


"tidak apa apa, boleh saya tau kenapa anda terlihat begitu ketakutan ketika mendengar berita penculikan tadi?"tanya han.


"tolong Jangan sebut kata itu aku...."nisa mengantung ucapannya.


"ada apa?"tanya han.


Nisa diam tidak menjawab,dia menatap karpet mobil dibawahnya.


"Baiklah tidak masalah anda tidak mau memberitahu saya"ucap han.


"Sebenarnya beberapa tahun lalu aku pernah diculik oleh seseorang,aku di sekap disebuah gudang yang tenyata banyak anak anak disana,aku takut para pria itu berteriak dan membentak ku tidak memberiku makan dengan benar sampai pada akhirnya aku bisa melarikan diri"jelas aulia.


"aku berhasil kabur tapi diketahui para penculik itu,aku berlari dan mereka mengejar ku,aku bersembunyi di sebuah gerobak sampah dimana pemilik gerobak itu adalah seorang pria yang menolongku ketika para preman itu bertanya dia bilang tidak tahu padahal dia tahu bahwa aku bersembunyi di gerobak miliknya"ucap aulia.


"terlihat dari wajah dan tinggi badan nya dia lebih tua dariku,dia menolongku dan membawaku pulang kerumahnya untuk tinggal selama beberapa hari....dia sangat baik padaku,aku selalu ikut dengannya untuk mencari barang bekas sampai ketika itu kami berpapasan dengan preman yang menculik ku dia ingin membawaku tapi pria itu mencegahnya. Dia rela dipukuli hanya demi aku,aku membawanya pergi kerumah sakit dan ketika dirumah sakit akan bertemu orang tuaku dan Mulai saat itu aku tidak pernah bertemu dengan nya, aku pergi kerumahnya tapi kosong aku berkeliling mencari nya tapi tidak menemukannya bahkan bodohnya aku tidak bertanya siapa namanya"jelas nisa panjang lebar.


"Apa kau masih mencari pria itu sampai hari ini?"tanya han.


"tentu saja dia sudah menolongku bahkan sejak pertama melihat nya aku sudah jatuh hati padanya,kelembutannya dan juga perhatiannya membuatku merasa nyaman"jawab aulia.


"lalu apa yang akan kau lakukan jika pria itu ada dihadapan mu sekarang?"tanya han seraya menghentikan mobilnya dipinggir jalan.


"ha?"tanya nisa tidak mengerti.


"aku adalah pria itu...pria yang menolongmu ya aku Nisa aku sudah tau semuanya dari sini"han menunjukan buku harian milik Nisa.


"ini kan milikku bagaimana ada bersamamu?"tanya nisa.


"aku menemukannya di kampus waktu itu"jawab han.


"dan tadi kau bilang apa?kau adalah pria yang menolongku waktu itu? bagiamana bisa?"tanya nisa.

__ADS_1


"aku tahu pria itu selalu memanggilmu Ica kan dan kau selalu memanggilnya dengan kakak baik...Nisa aku lah pria itu...aku nisa aku"ucap han.


"lalu kenapa kau tidak ada dirumahmu?"tanya Nisa.


"aku dan ibuku pindah kerumah keluarga dierja sebagai pelayan dan aku membantu ibuku bekerja dirumah itu karena itu aku berhenti mencari barang bekas"jelas Han.


Nisa tanpa malu malu dia menarik Han dan memeluknya erat seraya menagis dalam dekapan Han.


"kau tahu aku sangat merindukanmu selama ini aku selalu menjaga perasaanku karena sebenarnya aku hanya ingin bersama pria yang menolongku waktu itu"ucap nisa sambil terisak.


"Sekarang aku sudah ada di depanmu, ketika aku sadar aku tidak mendapatimu akhirnya aku pulang dengan perasaan kecewa Karena tenyata kau juga tidak ada dirumah dan sejak itu pula aku bertekad untuk menjadi pria sukses dan mencarimu"jelas Han.


"jangan pernah tinggalkan aku lagi aku mohon"ucap Han mempererat pelukannya.


Nisa mengangguk dan membenamkan wajahnya di dada Han.


Tin... tin..tin....


suara kendaraan lain membuat mereka melepaskan pelukannya,ya memang Han sudah ada di pinggir jalan tapi karena jalanan tidak terlalu besar itu membuat jalanan jadi macet.


kini han kembali menjalankan mobilnya untuk mengantar nisa.


"maaf"ucap Nisa.


"untuk apa?"tanya Han.


"karena sudah meninggalkan mu ketika dirumah sakit tanpa memberitahu mu sebelum nya"jawab Nisa.


"tidak apa apa kini kau sudah ada di depanku sampai kapanpun aku tidak akan membiarkanmu pergi lagi"tutur Han.


"Tuan Han aku mencintaimu"bisik nisa.


Sreeekkkkkk


Han mengeram mendadak ketika mendengar bisikan Nisa.Dia menengok dan menatap nisa.


"apa yang kau katakan itu benar?"tanya Han dijawab anggukan kepala.


Han menarik Nisa kedalam pelukannya.


"aku juga mencintaimu terimaksih sudah menjaga perasaan demi aku sesungguhnya aku juga melakukan hal yang sama aku selalu bersikap dingin pada wanita Karena aku hanya mencintai gadis kecil yang selalu membuatku tertawa"ucap han.


YEAYY NISA DAN HAN SUDAH SAMA SAMA TAU MASA LALU MEREKA,BTW MAU LANJUT APA ENGGA NIH???


BERSAMBUNG......

__ADS_1


jangan lupa like dan vote ya agar novel ini bisa berkembang lebih baik🤗🤗


__ADS_2