
Adrian mengepal kan tangannya kemudian langsung pergi dengan jalan perlahan dibantu han
"Perintahkan semua anak buah terbaik mu untuk mencari Aulia"perintah adrian pada han
"Baik tuan"jawab han
Adrian dan han berjalan menyusuri lorong rumah sakit dan tanpa sengaja mata han melihat nisa yang sedang merawat pasien
"tuan lebih baik kita tanya padanya"ucap han melihat kearah nisa
"baiklah"jawab adrian
"selamat siang nona Nisa?"sapa Han
"sedang apa kalian disini?"tanya nisa
"bisa kita bicara sebentar"ucap han sopan
"maaf saya sedang sibuk"jawab nisa kemudian keluar dari ruang itu
"Nona Nisa"cegah han memegang tangan nisa
"Tolong lepaskan tuan"ucap nisa
"baiklah tapi tolong kami ingin bicara"ucap han
"apa yang kalian ingin tanyakan?"tanya nisa
"Dimana Aulia?"samber adrian
"kau?suami yang bahkan tidak ingin mendengarkan penjelasannya,lalu untuk apa kau mencari aulia?"tanya nisa mengejek
"Aku mohon beritahukan dimana aulia"ucap adrian
Nisa menghela nafasnya berpikir apakah dia harus memberitahu keberadaan aulia atau tidak.
"Aulia berada di suatu tempat untuk menenangkan dirinya"jawab nisa
"Dimana itu?"tanya han
"kau sudah menuduhnya berselingkuh bukan? sekarang lah tugasmu mencari aulia sendiri, anggaplah ini sebagai penebusan kesalahan mu"ucap Nisa kemudian langusung pergi meninggalkan kedua pria itu
"Han aku ingin mencari istriku sendiri"ucap adrian
"tapi tuan...."ucap han menggantung
"aku sudah bisa berjalan sendiri, benar kata nisa aku sudah berbuat kesalahan maka ini saatnya aku menebus kesalahanku dengan mencari aulia sendiri"Jelas adrian
"tolong kau handel kantor selama aku tidak ada"sambung adrian
"Baik tuan"jawab Han menunduk sopan
Disisi lain sebuah tempat terdapat seorang wanita cantik yang duduk ditepi ranjang sambil memandang foto seorang pria,ya dia adalah aulia.
__ADS_1
"Belum 1 hari aku tidak melihat mu mas tapi aku benar benar merindukanmu"ucap aulia
Aulia merapikan pakaiannya dilemari yang memang apartemen rizky sudah lengkap dengan barang barang rumah tangga
"aku bingung mau sampai kapan aku disini"gumam Aulia
Rumah besar dierja
"jadi kau akan mencari Aulia?"tanya Sarah
"iya mah"jawab adrian disela sela makannya
"bagus..cari menantuku bawa dia kembali"ujar Sarah dan Adrian mengangguk
"sialan...aku tidak akan membiarkan wanita itu kembali kerumah ini!!!" hati iblis itu geram
Adrian memerintahkan anak buahnya untuk mencari aulia diseluruh daerah di Indonesia
"Aulia aku minta maaf sekarang kembali lah"gumam adrian
"Tuan anda yakin akan pergi sendiri?"tanya han
"ya dan kota pertama yang aku kunjungi adalah bandung karena itu adalah kota kelahirannya"ucap Adrian dan han hanya bisa menuruti perintah bosnya itu
Adrian pergi menggunakan mobil pribadi dan dia yang menyetirnya
"tuan hati hati"ucap han
"kau tidak perlu khawatir Han,kaki ku sudah bisa digunakan dengan normal"ucap adrian dari dalam mobil
.
.
"Ini kota kelahiran ku...huh aku merindukan kalian"gumam aulia mengingat keluarganya
Aulia pergi ke pasar tradisional untuk membeli sayuran,buah dan juga daging
"Bu saya mau dagingnya 1 kilo ya"ucap aulia
"iya neng"jawab si penjual
Setalah mendapatkan semua bahan masakan,Aulia langsung bergegas menunggu angkot menuju apartemennya
tring....
sebuah notifikasi masuk di hp aulia dan ternyata itu adalah pesan dari Nisa
Nisaโค๏ธ
"suami kamu tadi kesini nyariin kamu" isi pesan Nisa
**Aulia๐บ
__ADS_1
"kenapa nyariin aku?dia gak ngasih surat cerai kan**?" tanya Aulia khawatir adrian akan menceraikan nya
**Nisaโค๏ธ
"engga dia tadi kesini katanya mau minta maaf,dia sudah tau semuanya kalo kamu gak pernah selingkuh**" jawab nisa
Bagai hujan bunga dihati Aulia ketika membaca pesan dari Nisa
"mas kamu beneran udah percaya sama aku?? aku akan pulang mas..."ucap aulia kemudian segera pergi menuju apartemennya
Aulia menata belanjaannya kemudian segara memasak makanan untuk dirinya
"Benarkah mas Adrian sudah tau semuanya"ucap Aulia masih berpikir
Adrian sudah sampai dibandung dan langsung ke apartemen miliknya untuk tinggal selama beberapa hari dibandung
"Besok aku akan mencari mu aulia dan aku tidak akan membiarkan mu pergi lagi dariku"ucap adrian merebahkan diri di ranjang king size
Aulia terus berpikir apakah dia harus pulang sekarang atau nanti
"aku pulang atau tidak ya...bagaimana jika yang Nisa katakan itu tidak benar maka hancur lah hatiku" gumam aulia menatap langit langit kamar
Keesokannya seperti biasa aulia akan pergi ke pasar untuk membeli beberapa kebutuhan rumah tangga
saat sedang berjalan tanpa sengaja Aulia menabrak seseorang
"aduh maaf maaf"ucap orang itu dan membantu memunguti sayuran aulia yang jatuh
"tidak apa apa seharusnya saya yang minta maaf"ucap aulia
"oh iya perkenalkan nama saya Bram"ucap orang itu mengulurkan tangannya
"saya Aulia"jawab Aulia membalas uluran tangan Bram
"kalo gitu saya duluan, permisi"ucap Aulia Kemudian langsung pergi
"Cantik sekali"gumam bram mengagumi kecantikan aulia
Aulia sedang menunggu angkot menuju apartemennya dan tanpa ia sadari sepasang mata tengah memperhatikannya dengan sangat intens
"Aduh panas banget"ucap Aulia mengelap keringat yang bercucuran didahinya
tak berapa lama angkot yang Aulia tunggu datang, dengan segera ia naik agar cepat sampai di apartemennya
Setalah sampai Aulia segera membayar dan langsung menuju apartemen, tapi ketika aulia sedang ingin menutup pintu ada seorang pria yang amat dirindukannya itu
"mas Adrian?"panggil aulia pelan
"Aulia??"panggil adrian berbinar
BERSAMBUNG.......
HAI MOHON MAAF YA TELAT UP ๐๐ TAPI INI AKU UP KOK ๐๐ WALAUPUN SATU YANG PENTING KAN UP JADI JANGAN SUNGKAN UNTUK MENYUMBANG POIN KALIAN BUAT VOTE ๐๐๐ค๐ค
__ADS_1
TERIMAKASIH, HAPPY READING โค๏ธ๐บ๐บ