Menikahi Pria Cacat Demi Ayah

Menikahi Pria Cacat Demi Ayah
BAB 56


__ADS_3

Setelah makan siang bersama, Aulia pamit untuk pulang bersama nisa sedangkan adrian dan han kembali ke kantor.


"Han aku tidak menyangka kau bisa jatuh cinta pada seorang wanita"Ucap adrian pada han yang sedang menyetir.


"Tuan apa yang kau katakan aku ini kan laki laki sudah pasti bisa jatuh cinta pada seorang wanita jika aku gay mungkin sejak lama aku jatuh cinta padamu"jawab Han asal.


"Han bicaramu asal sekali"Pekik adrian.


"Maaf tuan"ucap han menahan tawanya.


Sedangkan dimobil Nisa.


"Aku tidak menyangka ternyata pria yang selama ini kau idamkan dialah orang yang selama ini kamu cari"ucap aulia.


"Awalnya aku juga tidak menyangka li"jawab nisa.


"Orang tuamu sudah tahu tentang Han?"tanya aulia.


"Tentu saja karena mereka juga mencari han selama ini sama sepertiku, mereka bilang mereka punya hutang budi pada han karena sudah menyelamatkan ku"jelas nisa.


"Syukurlah semoga setelah aku dan mas adrian bicara soal ini hubunganmu dan han segara ke jenjang yang lebih serius"tutur aulia diamini nisa.


Sesampainya di rumah besar terlihat rumah begitu sepi karena Sarah sedang arisan dan rio sedang melihat proyek pembangunan hotel di Bandung.


"Sepi ya kaya...."belum sempat Nisa menyelesaikan perkataannya aulia sudah memotongnya.


"Kaya hati? jangan sembarang kalo bicara kamu kan sudah punya Han"potong aulia.


"Hehehehe iya"nisa cengengesan tidak jelas.


Skip biar cepet>>>😂😂✌️✌️✌️


Keesokan harinya Nisa dan han berkumpul bersama keluarga dierja di ruang tamu.


"Ada apa rian kenapa kau meminta kita semua kumpul?"tanya rio.


"Mah apa benar mamah mencoba menjodohkan nisa dengan Rio?"tanya adrian pada sarah.


"iya kenapa? kamu tidak keberatan kan? kamu menyetujuinya kan?"tanya sarah sumringah.


"maaf mah tapi tidak bisa"ucap adrian membuat Rio dan Sarah sama sama bingung.


"kenapa?apa kau masih berfikir aku tetap Rio yang sama?yang hanya memainkan hati wanita saja?"Rian aku sudah berubah dan aku memang benar-benar mencintai nisa"ucap Rio.


"tidak bisa Rio karena Nisa dan Han saling mencintai"ucap adrian.

__ADS_1


Sarah dan rio membulatkan mata dan mulutnya lebar-lebar mendengar kenyataan yang Adrian berikan.


"Apa??apa maksudmu Rian?"tanya Sarah bangkit dari duduknya.


"Mamah tenang, duduklah dulu"ucap aulia meminta Sarah duduk Kembali.


Maksud kau apa Rian?"tanya Rio.


"kalian jelaskan"ucap adrian melihat nisa dan han.


"Sebelumnya saya mohon maaf nyonya tapi apa yang dibilang tuan adrian memang benar saya dan Nisa adalah pasangan kekasih dan selain itu kami memang teman sejak kecil yang terpisah dan baru bertemu sekarang"jelas han.


"Kami saling menjaga perasaan satu sama lain selama ini, kami saling mencintai maafkan aku Bu bukan maksud menolak tapi aku benar-benar tidak bisa meninggalkan han karena aku mencintai nya dan maaf aku harus mengatakan ini smeua karena aku tidak mau menggantung harapan ibu karena itu aku harus memberitahu ini semua"sambung nisa.


Sarah membuang nafasnya kasar kemudian menatap keduanya sedangkan yang ditatap hanya menunduk.


"Aku ingin bicara pada kalian,tatap aku"ucap sarah.


Keduanya mendongak dan menatap sarah penuh kekhawatiran, khawatir Sarah akan tetap melanjutkan perjodohan ini.


"Aku memang kecewa padamu nisa karena tidak memberitahu soal hubungan mu dan Nisa sehingga aku menganggap ada celah di untuk ku menjodohkan mu dan rio, tapi aku juga orang kejam yang akan memaksa orang untuk menikah dan memisahkan 2 anak manusia yang saling mencintai"jelas sarah.


"jadi maksud mamah?"tanya aulia.


"Iya aku menerima penolakan darimu dan merestui hubungan kalian"Sarah memperjelas perkataannya.


"Aku memang kecewa tapi aku juga tidak akan memisahkan orang yang saling mencintai karena aku tahu bagaimana rasanya ditinggalkan"ucap rio menghela nafasnya pelan.


"terimaksih Banyak tuan dan nyonya terimaksih"ucap han menunduk berkali kali.


"Pak rio terimaksih aku berdoa semoga kau mendapatkan jodoh yang baik dan bisa mengerti dirimu"ucap nisa tulus.


"terimakasih doanya"jawab han.


"Terimaksih mah karena sudah mau menerima keputusan nisa dan kak ipar jika kau benar benar hebat bisa merelakan orang yang kau cintai demi orang lain"ucap aulia.


"Sekarang aku sadar tidak ada gunanya memaksa dulu aku memaksa bela untuk mencintaiku tapi kenyataannya dia hanya mencintai hartaku"ucap rio mengingat masa bersama bela.


"Sudahlah tidak perlu memikirkan wanita jahanam itu dengar ya aulia memiliki seorang sepupu yang tak kalah cantik,jika kau mau aku bisa mendekatkan nya denganmu"ucap adrian berbisik pada kata terakhirnya.


"Wahh benarkahh?tapi sudah punya kekasih atau belum aku tidak mau nanti ditikung lagi"tanya rio.


"Sepertinya sudah"jawab adrian sok tahu.


PLAKKK

__ADS_1


"lalu untuk apa kau memberikanku bodoh"pekik rio memukul bahu adrian.


"Hahahaha"Adrian tertawa lepas Karena berhasil menggoda kakaknya.


"Ada apa dengan kalian?"tanya aulia yang melihat suaminya tertawa.


"tidak ada sayang hanya aku baru saja berhasil menggoda singa lapar"jawab adrian.


"Halah sudahlah lebih baik aku ke bar mau minum"ucap rio melangkah keluar rumah tapi kepala Masih tetap menengok adrian dan karena itu dia menabrak seseorang.


BRUKKK


Tubuh seseorang menabrak dada rio sampai tubuh orang itu ingin terjungkal ke belakang namun dengan cepat rio menahannya dengan merengkuh pinggang orang itu.


Pandangan keduanya bertemu, mata yang indah dan bibir yang merah muda alami membuat siapa saja akan klepek-klepek.


"Maaf bisa Lepaskan"ucap orang itu.


"ahh iya iya maaf aku tidak melihat jalan"rio segara melepaskan tangannya dari pinggang Eva.


"Eva????!!!!"Panggil aulia.


"Kau baik baik saja? bagaimana kau tahu rumahku?"tanya aulia.


"sudah lupakan aku punya mulut untuk bicara,kau pikir aku bisu hingga tidak bertanya alamat pengusaha sukses"jawab eva ketus pasalnya sudah hampir 2 jam dia menunggu dirumah tapi aulia tak kunjung datang.


"Baiklah ayo masuk"ajak aulia menarik tangan Eva.


Rio yang niat awalnya ingin ke bar diurungkan dan memilih ikut masuk.


"Mah perkenalkan dia eva kakak sepupuku"ucap Aulia memperkenalkan eva pada sarah.


"Halo Eva kau cantik sekali duduklah nak"ucap sarah lembut.


"Terimakasih banyak nyonya"ucap eva seraya mendudukkan bokongnya.


"jangan memanggilku nyonya panggil aku ibu saja ya"ucap sarah diangguki Eva.


shut.......


Adrian memanggil rio dan melirik eva seakan bicara 'Dialah orangnya sudah sana dekati'.


Rio hanya melengos melihat kode dari adrian dia benar benar kesal untuk apa dia bicara soal wanita yang sudah memiliki kekasih.


SEMALAM UDAH MAU UP EH KETIDURAN DAN YANG LEBIH MENYAKITKAN LAGI UDAH AKU KETIK TENYATA HILANG SEMUA😥😥JADI HARUS NGETIK ULANG😢😢

__ADS_1


BERSAMBUNG........


__ADS_2