Menikahi Pria Cacat Demi Ayah

Menikahi Pria Cacat Demi Ayah
BAB 39


__ADS_3

Keesokan harinya Aulia dan Nisa berencana akan pergi ke rumah sakit untuk bertemu Jordan setelah pulang dari kampus.


"nis hari ini jadi kan anter aku ke rumah sakit kan?"tanya aulia.


"iya jadi, yaudah ayo masuk sebentar lagi dosen datang"ajak nisa.


Hanya tinggal 1 Minggu waktu yang Aulia miliki Untuk membongkar kejahatan bela si wanita licik itu.


"Selamat siang dokter Aryo"sapa aulia dan nisa pada dokter Aryo.


"hei Aulia,Nisa apa kabar?"tanya dokter aryo.


"kami baik dok oh iya sebelumya maaf saya masih belum bisa mengganti hari kerja saya dok"ucap aulia.


"tidak apa Aulia lagipula rumah sakit ini milik suami mu kenapa perlu repot untuk bekerja disini"ucap dokter aryo.


"ah dokter terimaksih banyak"ucap aulia.


"oh iya sedang apa kalian disini?"tanya dr Aryo.


"kami kesini ingin bertemu pasien yang bernama Jordan,kau ingat kan dok pernah menyuruh ku untuk merawat pasien waktu itu?"ucap aulia.


"ah iya aku ingat tapi sayang sekali dia sudah Pergi sekitar 2 Minggu lalu"jawab dokter Aryo.


"Apa??!!"Aulia terkejut mendengar perkataan dokter Aryo.


"baiklah dok kami permisi selamat siang"ucap nisa kemudian membawa aulia masuk ke dalam mobil nya.


Di dalam mobil Aulia sedang berpikir bagaimana dia akan membongkar kejahatan bela sedangkan Jordan sudah pergi.Tiba tiba terlintas di dalam ingatan nya pernah melihat Jordan di Bandung.


"nis aku ingat aku pernah melihat Jordan di Bandung"ucap aulia.


"kamu yakin?"tanya Nisa dan Aulia mengangguk.


"terus apa rencana kamu? kamu mau ke Bandung?"tanya nisa.


"entahlah nis aku bingung tapi bagaimana pun juga aku tidak boleh membiarkan pernikahan itu terjadi"jawab aulia.


"sekarang lebih baik kamu cerita pada adrian mungkin saja dia bisa membantu"ucap nisa.


"iya kamu benar, Baiklah aku bakal kasih tau mas adrian"ucap aulia membenarkan.


Sesampainya di rumah Aulia segara masuk ke dalam kamarnya karena semenjak hamil aulia lebih cepat lelah.


"oh ya ampun aku lelah sekali"gumam Aulia langsung menjatuhkan dirinya diatas ranjang king size yang begitu nyaman.


"apa aku harus memberitahu mas adrian soal ini, lagipula kemana jordan??"aulia bertanya tanya pada dirinya.


Aulia memilih untuk membersihkan dirinya dan istirahat masih ada 2 jam sebelum Adrian pulang.

__ADS_1


Adrian sudah pulang dari kantor dan dilihat istri nya sedang tertidur dengan pulas nya.


"kamu cantik sayang"bisik adrian kemudian mencium kening aulia.


Aulia membuka matanya ketika merasakan ada yang menciumnya, senyuman terukir indah diwajah nya ketika melihat suaminya.


"maaf ya mas aku gak sambut kamu pulang"ucap Aulia seraya membenarkan posisi duduknya.


"iya sayang gak apa apa,anak papah baik diperut mamah?"tanya Adrian beralih ke perut Aulia.


"baik dong papah"ucap aulia membelai rambut adrian.


"kamu mandi duluan ya biar aku yang siapin pakaian kamu dulu"tutur aulia.


"oke sayang"adrian langsung menuju kamar mandi.


Setalah selesai mandi,aulia pergi ke dapur untuk membuat kopi untuk suaminya.


"sayang seharian ini mamah gak liat kamu"ucap Sarah.


"maaf ya mah tadi aku capek banget"ucap aulia merasa tidak enak.


"gak apa apa sayang mending kamu istirahat aja karena kalo hamil muda itu memang cepat lelah"jelas Sarah.


"iya mah maksih ya mah"ucap aulia.


"kamu mau bikin kopi?biar mamah aja kamu duduk dan makan buah itu mamah udah siapin untuk kamu"Sarah menunjuk potongan apel di meja makan.


Cup


"tidak masalah Sayang... makanlah"Jawab Sarah mencium puncak kepala aulia.


Aulia kembali ke kamarnya dengan membawa segelas kopi dan sepiring potongan apel.


"sayang kamu darimana?"tanya adrian menyuruh Aulia duduk di sampingnya.


"bikin kopi mas"jawab Aulia.


"mas aku mandi dulu ya sebentar lagi magrib kita solat bareng"Aulia berjalan menuju lemari untuk mengambil pakaian.


"iya sayang"jawab adrian menyeruput kopi panas yang dibawa aulia.


Setalah melaksanakan solat magrib bersama,Adrian berkutik dengan laptopnya di sofa sedangkan aulia sedang menonton drama kesukaan nya.


"apa aku beritahu sekarang??"gumam aulia.


Adrian yang menyadari gelagat istrinya membuka suara.


"ada apa sayang kenapa kamu terlihat khawatir?"tanya adrian.

__ADS_1


Aulia turun dari ranjang menghampiri adrian.


"ada apa jangan bilang kamu sedang ingin"goda adrian.


"ishh kamu tuh mas"pekik aulia mencubit perut adrian.


"Awww...aww...iya iya sayang maaf maaf"ringis adrian.


"mas aku mau bilang sesuatu sama kamu"ucap aulia serius.


"ada apa?"Adrian meletakan laptopnya dan menatap istrinya.


"mas aku curiga bela itu bukan wanita yang baik"jawab aulia.


"itu bukan curiga sayang tapi memang benar wanita itu licik"jelas adrian.


"lalu kenapa kamu membiarkan kak Rio dan dia terjadi?"tanya aulia.


"ini keputusannya aku tidak bisa mencampurinya"jawab adrian menyelipkan anak rambut aulia.


"tapi mas bisa saja dia akan berbuat jahat pada keluarga kita"tutur Aulia.


"sstttt sudah sayang tidak perlu memikirkan mereka, sekarang tidur oke"pinta adrian.


aulia menuruti perkataan suaminya dan tertidur pulas sedangkan Adrian melanjutkan pekerjaannya.


"kenapa aulia bicara seperti itu apa dia mengetahui sesuatu??"gumam adrian.


Adrian memilih untuk melanjutkan perkejaan nya diruang kerjanya,dalam perjalanan menuju ruang kerja tanpa sengaja dia mendengar bela sedang bicara di telepon.


"kau menjaga rahasia ini Jangan sampai wanita itu tahu atau aku dan Rio gagal menikah"ucap bela.


Adrian memilih pergi dan memikirkan perkataan bela.


"apa maksudnya?aku harus menyelidiki ini"ucap adrian kemudian meraih ponselnya menghubungi seseorang.


"Selidiki apa saja yang dilakukan wanita itu mulai hari ini"perintah adrian kemudian langsung mematikan sambungan teleponnya.


Tiba tiba saja mood nya hilang dia memilih untuk kembali ke kamar dan tidur memeluk tubuh istrinya.


Cup


"Selamat malam sayang"ucap adrian mencium kening dan pipi aulia.


BERSAMBUNG........


HAI MAAF YA JARANG UP🙏


Jangan lupa like, komen dan vote ya agar novel ini bisa berkembang 😂

__ADS_1


terimaksih, HAPPY READING ❤️🌺


__ADS_2