Menikahi Pria Cacat Demi Ayah

Menikahi Pria Cacat Demi Ayah
BAB 61


__ADS_3

"maaf ya sayang kalo papah sering nengokin kamu terus"Adrian bicara pada perut aulia kemudian mencium nya.


kemudian Adrian tertidur pulas dengan posisi memeluk tubuh istrinya.


keesokan harinya Aulia terbangun karena tubuhnya terasa menggigil, pergerakan badan Aulia tentu dirasakan oleh adrian sehingga adrian juga ikut membuka matanya.


"Sayang kamu kenapa?"tanya adrian dengan suara khas bangun tidur.


"dingin mas...huh kamu gak dingin?"tanya aulia meniup dan menggosok kedua telapak tangannya.


"kamu kedinginan?sini sini aku peluk"adrian kemudian menyelimuti seluruh tubuh Aulia dan memeluknya erat.


"masih terasa dingin?"tanya adrian.


"ahh tidak mas rasanya nyaman dan hangat sekali"jawab aulia membalas pelukan adrian lebih erat.


Aulia melanjutkan tidurnya selama 1 jam dan setelah itu dia bergegas ke kamar mandi,dia baru ingat bagaimana tidak dingin toh dia tidur gak pake baju.


"haiss pantas saja aku kedinginan orang tidur telanjang begini"aulia menepuk jidatnya seraya melangkah menuju kamar mandi yang terletak di dekat dapur.


Adrian meraba raba kasur dan tidak mendapati istrinya akhirnya dia bangun dan turun dari ranjang menuju dapur, terdengar dari dalam kamar mandi suara air yang bersentuhan dengan lantai.


Tok....tok....tok.....


"sayang kamu di dalam?"tanya adrian dari luar.


"iya mas"jawab aulia sedikit berteriak.


"kamu mandi apa sudah tidak merasa dingin?"tanya adrian lagi.


"tidak mas sudah sana tunggu nanti gantian mandinya"tutur aulia.


Adrian duduk di meja makan sambil menunggu pintu kamar mandi terbuka.


Ceklek


pintu kamar mandi terbuka dan terlihatlah pemandangan yang menyegarkan mata di pagi hari.Aulia yang hanya menggunakan lilitan handuk di bagian dada sampai setengah pahanya memperlihatkan bekas tanda kepemilikan Adrian dimana mana,sebagai pria normal sudah pasti dia tergiur.


"Sayang kamu mau aku memakanmu lagi?"tanya adrian menyeringai sambil berjalan mendekati istrinya.


"tidak mas aku mohon kemarin kita melakukannya sore dan malam juga apa masih belum puas? kau lihat semua leher dan bahuku ini penuh dengan tanda kerakusan mu"pekik aulia menujuk bekas tanda cinta adrian.


"ya tidak masalah sayang itu sangat indah dipandang"Adrian bicara tanpa melihat raut wajah istrinya yang siap menerkam mangsanya.


"kamu tuh ihh udah sana mandi aku mau pake baju"usir aulia.


"maunya ditemenin kamu"Adrian berkata manja seraya memeluk pinggang istrinya dari samping.


"engga.. engga yang ada abis aku di dalam sama kamu"tolak aulia kemudian pergi meninggalkan suaminya yang masih merengek.


Aulia memakai pakaian santai dan tidak lupa dia juga menyiapkan pakaian untuk suaminya.


"oh iya aku harus menghubungi orang rumah sejak kemarin aku dan mas Adrian pergi pasti mereka khawatir"ucap Aulia kemudian mengambil ponselnya di dalam tas kecil miliknya.


Adrian datang bersamaan dengan aulia yang sedang menekan nomor ponsel Sarah.


"mas kok cepet banget mandinya?"tanya aulia tanpa mengalihkan pandangannya dari ponsel.

__ADS_1


"dingin sayang aku gak kuat"Adrian bicara dengan gemetar kedinginan.


Mendengar suara suaminya aulia mengalihkan pandangannya dan terlihat wajah pucat dengan bibir yang membiru.


"ya Allah mas kenapa mandi kalo kedinginan gini?sini sini aku bantu keringin"aulia menyuruh Adrian duduk di pinggir ranjang.


"segala pake keramas udah tau airnya sedingin air es"ucap aulia yang sedang mengeringkan rambut adrian.


Adrian memeluk pinggang aulia dan menciumi perut aulia.


"sudah mas sekarang pake bajunya ya aku ke dapur dulu buatin kamu kopi sekalian nyari sinyal buat nelpon orang rumah"tutur aulia.


"ya sudah baiklah"jawab adrian kemudian bangkit dan mendekati pakaian yang sudah disiapkan aulia.


Aulia pergi ke dapur membuat kopi panas dan susu hangat untuk nya,dia tidak langsung meminum susu buatannya melainkan pergi ke luar rumah untuk mencari sinyal.


"oh ya ampun tidak ada sinyal"aulia mengangkat ponselnya ke udara sambil menggoyangkan ke kiri dan kanan.


Aulia terus menatap ke atas sampai dia tidak sadar jika di bawah kakinya ada sebuah lubang yang cukup besar.


"hah...."Aulia terkejut dan hampir saja terjatuh beruntung adrian tepat waktu datang ke sana.


"sayang hati hati kamu lagi hamil gimana coba kalo jatuh"ucap adrian mengajaknya masuk ke dalam rumah.


"maaf mas tadi aku terlalu fokus pada ponselku karena aku takut orang rumah akan Khawatir karena kita pergi tanpa memberitahu siapapun"jelas aulia menunduk.


"ya udah gak apa apa sini ponsel nya biar aku yang hubungi"ucap adrian meminta.


"ponselmu mana?"tanya aulia lupa jika semalam adrian melempar ponsel miliknya.


"tuh...."Adrian menujuk bangkai ponsel yang dia lempar semalam.


"iya iya sayang"ucap Adrian mengacak-acak rambut aulia.


Adrian keluar dengan membawa ponsel milik Adrian,baru melangkah sampai pintu dia sudah mendapatkan apa yang aulia cari sejak tadi.


Adrian menekan nomor nisa dan menghubungi nya.


Tut.....Tut.....( suara sambungan telepon)


"Halo lia kamu kemana aja kita semua nyariin kamu, ditelpon juga gak aktif,kamu baik baik aja kan?!!kamu....."


"bisakah kau mengurangi intonasi suaramu itu rasanya telingaku ingin pecah"


"ehhh pak Adrian maaf saya terlalu khawatir,maaf pak kalian ada dimana? semua orang rumah khawatir padamu dan juga aulia??"


"aku dan Aulia ada di puncak di rumah peninggalan ibunya jika kau mau menyusul lah bersama Han dan rio oh iya jangan lupa ajak eva"


"iya baikah pak kami akan ke sana sekarang"


"jangan lupa untuk membeli bahan makanan karena disini sangat susah mencari warung apalagi supermarket"


"oke pak"


Tut...Tut...(sambungan telepon terputus)


Adrian masuk dan duduk bersama aulia yang sedang menikmati susu dan camilan yang ia bawa.

__ADS_1


"bagaimana mas?"tanya aulia ketika adrian sudah kembali.


"Nisa,Han,Rio dan Eva akan kesini aku menyuruh mereka kemari agar kamu tidak kesepian"jawab aulia.


"Ahh syukurlah yaudah kalo gitu mas minum kopinya aku akan memasak"tutur aulia.


Hari ini Aulia akan memasak ikan kalengan yang dibeli Adrian kemarin.


"mas kita masak ikan sarden aja ya?"tanya aulia.


"oke sayang"jawab adrian.


Sedangkan dirumah besar, Sarah lega mengatahui Aulia ada bersama Adrian sejak semalam sarah tidak bisa tidur memikirkan anak dan menantunya itu.


"Alhamdulillah ternyata mereka berdua sedang bersama"ucap Sarah mengelus dadanya.


"Baiklah mah aku dan mereka akan menyusul adrian,mamah ingin ikut?"tanya rio.


"tidak sayang mamah tidak bisa ikut karena ada arisan dirumah nanti malam"jawab sarah.


"baiklah kalo gitu kami langsung kesana saja ya mah"pamit rio diangguki Sarah.


"Bu kami permisi assalamualaikum"ucap nisa menyalami tangan Sarah begitu juga dengan Han.


Han membawa mobil dengan nisa duduk disebelahnya, mereka bergegas ke rumah ayah aulia untuk menjemput eva tanpa memberitahu sebelumnya.


Sesampainya di rumah ayah aulia, terlihat seorang gadis dengan celana diatas lutut dan kaus putih oblong sedang menyapu halaman.


"Assalamualaikum"salam nisa.


"waalaikumsalam"Eva mengentikan aktivitasnya.


"ehh mau apa kamu kesini?mau gelut ayo?!!"Eva langsung mengeluarkan suara bom nya melihat nisa.


"diamlah Eva aku sedang tidak ingin berdebat, cepat ganti baju dan bawa 2-4 bajumu aku ingin meminjamnya"titah nisa.


"hah kenapa?apa kau ingin menyantet ku dengan menggunakan baju ku?"tanya eva.


"sudahlah ikuti saja perintahku Jangan terus membuang waktu"ucap nisa malas bertele-tele.


"tidak mau kau jawab dulu kita mau kemana!!!"tolak eva.


"kita akan menyusul aulia dan adrian ke puncak,jadi cepat Jangan buang buang waktu"ucap Rio menyaut rasanya dia malas harus menyaksikan perdebatan unfaedah itu.


Eva mematung seketika dan bergegas ganti baju dan membawa baju sesuai perkataan nisa tadi.


Setelah semua sudah siap tak lupa eva menitipkan kunci rumah pada tetangganya takut Herman kembali dan kesulitan mencari kunci.


"Ayo cepat kenapa kalian lama sekali"ucap Eva pada Nisa.


"Kau ini amnesia atau alzheimer sih sejak tadi kau yang lama kenapa jadi menyalahkan kami"pekik nisa emosi.


"sudahlah cepat masuk jangan berdebat terus"ucap han kemudian duduk di kursi kemudi.


episodenya sudah aku buat panjang nih biar puas bacaanya๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š


JIKA KALIAN SUKA NOVEL INI BISA LIKE DAN VOTE YA๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ TERIMAKSIH......

__ADS_1


BERSAMBUNG....


HARI INI AKU ADA JADWAL MASUK SEKOLAH GUYS JADI MUNGKIN UP MALAM YA๐Ÿ˜š๐Ÿ˜š


__ADS_2