Menikahi Pria Cacat Demi Ayah

Menikahi Pria Cacat Demi Ayah
BAB 57


__ADS_3

Rio hanya melengos melihat kode dari adrian dia benar benar kesal untuk apa dia bicara soal wanita yang sudah memiliki kekasih.


"jadi kau baru lulus dari UGM?"tanya sarah setelah mendengar cerita aulia.


"iya bu"jawab eva.


"Hebat sekali bisa menjadi lulusan terbaik,oh iya kau sudah mencari pekerjaan?"tanya Sarah lagi.


"mmmm belum Bu rencananya mau ngelamar di perusahaan drjgroup"jawab eva ragu.


"Tentu saja nak kamu bisa melamar disana tapi ibu tidak bisa menjamin kau akan langsung diterima karena prinsip perusahaan kami tidak memandang kekerabatan dalam karir"ucap Sarah.


"iya bu saya mengerti"ucap Eva.


"Oh iya kebetulan sekali di kantor cabang yang dipimpin rio sedang membutuhkan sekretaris kan?"tanya adrian pada rio.


"Ya"jawab rio singkat.


"Eva boleh aku tahu apa jurusan yang kau ambil?"tanya sarah.


"Bisnis manajemen"jawab Eva.


"nah pas sekali, besok bawa CV mu ke kantor ini ya dan temui si tampan ini untuk wawancara"ucap adrian melirik rio.


"Tapi pak bukankah jika wawancara itu di bagian personalia?"tanya Eva.


"khusus untuk mu diwawancarai langsung oleh direktur utamanya"jawab adrian membuat Rio melotot kaget.


"Hebat sekali kau memutuskan sepihak"pekik rio namun dia juga tidak bisa protes.


Karena hari ini adrian tidak ke kantor,jadi dia memutuskan untuk mengabiskan waktu bersama istrinya tentu saja ada yang kecewa disana, siapa lagi kalo bukan eva.


"huh... lalu untuk apa kau menyuruhku kesini jika kau mau menghabiskan waktu dengan suamimu"ucap eva membuang nafasnya kasar.


"ya maaf aku kan gak tahu nyonya"canda Aulia.


"kau jalan jalan saja bersama Rio"ucap Adrian.


"Kau ini apa apaan sih"pekik rio.


"tidak masalah kan lagipula hari ini juga kau kosong"ucap adrian.


"ya tapi kan..."belum sempat Rio protes eva memotongnya.


"tidak masalah pak, saya akan pulang saja"ucap Eva.


"Li aku pulang ya datanglah kerumah dan cicipi makanan gosong yang aku buat"ucap Eva.


"oke va"jawab aulia membulatkan jari telunjuk dan jempol nya 👌

__ADS_1


Setalah eva pulang,rio juga ikut pergi kemana lagi jika bukan ke bar.


"Mas sekarang mau apa? semuanya disuruh pergi bahkan nisa dan han sekalipun"tanya aulia.


"Ayo"ajak adrian menarik tangan aulia keluar dari rumah.


"mas kita mau kemana?"tanya aulia Ketika adrian menyuruhnya duduk di kursi depan samping kemudi.


"kamu yakin mau bawa mobil?"tanya aulia.


"iya sayang tenang aku sudah bisa kembali membawa mobil dan aku akan membawamu jalan jalan hari ini"jelas Adrian.


"wahhh benarkah? kemana?"tanya aulia penasaran.


"it's surprise"jawab Adrian membuat aulia mengerucutkan bibirnya.


"Sabar sayang nanti juga kamu akan tahu"ucap adrian seraya memundurkan mobilnya keluar gerbang tinggi rumah besar.


Adrian membawa aulia memecah keramaian kota ditengah teriknya matahari.


Selama hampir 1 setengah jam perjalanan, Adrian belum menunjukan tanda-tanda tempat tujuan mereka membuat aulia semakin kepo dan lelah.


"Sayang kita mau kemana sih sebenarnya pinggangku sudah ingin patah karena duduk lama"ucap aulia memegangi bokong nya.


Adrian menepikan mobilnya dan mengatur bangku aulia sehingga aulia bisa nyaman.


"Sabar sayang sebentar lagi sampai"ucap adrian dan aulia hanya bisa mengangguk.


"Sayang kita??? kita di puncak?"tanya aulia sadar mereka sedang berada dipuncak.


"iya sayang kamu kan sedang mengandung akan sangat baik mengirup udara segar seperti ini"jawab Adrian.


"mas terimaksih banyak memang aku Sedang Ingin kesini"ucap aulia memeluk lengan adrian dan mengecup pipinya.


"Aku tahu kamu ingin kerumah peninggalan ibumu kan?"tanya adrian.


"darimana kamu tahu?"tanya aulia.


FLASHBACK ON


Aulia sedang menikmati segelas susu hangat dikamarnya, diluar sedang hujan deras pintasan ingatan mengenai ibunya di pikiran aulia.


"Ibu????"panggil aulia lirih.


"ibu aku sangat merindukanmu ingin aku rasanya memelukmu"ucap aulia lagi.


Tiba tiba teringat olehnya rumah peninggalan ibunya di puncak, rumah yang biasanya mereka kunjungi ketika akhir tahun.


"ingin rasanya aku pergi ke rumah peninggalan mu bu tapi bagaimana caranya mas Adrian sibuk dia tidak akan bisa mengantarku dan aku juga tidak boleh egois"ucap aulia tanpa dia sadari sedari tadi Adrian memperhatikannya.

__ADS_1


FLASHBACK OFF


"maaf jika selama ini aku kurang perhatian padamu dan lebih mementingkan pekerjaanku"ucap adrian.


"tidak sayang kamu adalah suami yang paling perhatian dan paling aku cintai di dunia ini"ucap aulia mengangkat kedua tangannya membuat senyum indah diwajah adrian.


"Dimana rumahnya?"tanya adrian yang tidak tahu dimana rumah peninggalan ibu aulia.


"oh iya lurus saja nanti ada perkebunan teh dan disitu ada rumah besar"ucap aulia.


"itu rumahnya?"tanya adrian ketika aulia menjelaskan.


"Bukan heheheh rumahnya ada di belakang rumah besar itu"canda aulia.


"Dasar kamu ini"ucap adrian terkekeh sambil mengacak-acak rambut aulia.


Sesampainya di rumah peninggalan ibu aulia, aulia menitihkan air mata mengingat saat-saat bersama ibunya.


"Assalamualaikum"salam Aulia ketika memasuki rumah.


Terlihat rumah yang tidak terlalu besar, hanya ada 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi mungkin Karena tidak ada yang merawat rumah ini terlihat kotor dan berdebu.


"Sayang maaf ya rumahnya kotor"ucap aulia takut Adrian tidak terbiasa.


"tidak apa sayang nanti kita bersihkan bersama ya"ucap adrian lembut.


Adrian dan Aulia berencana untuk berlibur disini setidaknya selama 2 hari.


"Sayang tapi kita kan gak bawa baju"ucap aulia.


"tenang sayang semua sudah aku persiapkan"jawab adrian menunjukan 2 tas berisi baju mereka di bagasi mobil.


"hahahaha memang suamiku ini pintar sekali"ucap aulia terkekeh ternyata adrian sudah mempersiapkan semuanya.


Setalah menyusun pakaian di lemari, aulia dan adrian membersihkan rumah bersama mulai dari menyapu dan mengelap beberapa barang yang tertutup debu.


"Sayang kamu lelah?"tanya adrian Melihat Aulia menyeka keringat nya.


"tidak sayang justru aku bahagia bisa membersihkan rumah ini lagi"ucap aulia tersenyum.


"Baiklah jika lelah istirahat ya"ucap adrian diangguki aulia kemudian melanjutkan mengelap barang.


Setalah selesai bersih-bersih, aulia pergi ke kebun belakang rumah barangkali ada bahan yang bisa dimasak dan benar saja aulia kembali dengan membawa sayur bayam dan juga cabai.


"mas aku cuma ada bahan ini kamu bisa makan makanan sederhana begini?"tanya aulia menunjukan sayuran yang ia petik.


"iya sayang tentu saja dan kamu lupa siapa suami kamu ini...bahan makanan juga ada dimobil, aku membelinya kemarin"ucap adrian.


"oh iya aku lupa bahwa suamiku kan sangat hebat"ucap aulia kemudian keluar menuju mobil untuk mengambil bahan yang dibeli Adrian.

__ADS_1


MAAF YA TELAT UP KARENA AKU LAGI KURANG FIT GATAU KENAPA KEMARIN TIBA TIBA LEMES BANGET JADI MAAF BANGET NANTI MALAM GAK JANJI BISA UP🙏🙏😢😢


BERSAMBUNG........


__ADS_2