
Adrian pamit Kembali ke kantor sedangkan aulia pergi ke toko buku bersama Nisa.
"Li jadi rencana kamu apa buat ngebongkar kejahatan si bela??"tanya Nisa.
"kamu mau anter aku ke suatu tempat?"tanya Aulia.
"iya aku mau anter kamu, tapi kemana?"tanya nisa.
"nanti juga kamu tahu yang penting anter aku dulu ya"pinta aulia dan Nisa mengangguk.
Setalah membeli buku yang mereka berikan, aulia bergegas ke tempat dimana dia berfikir akan menemukan petunjuk.
Aulia dan Nisa sampai di sebuah rumah yang terbilang cukup mewah bahkan banyak penjagaan di dalam rumah itu.
"permisi???"ucap aulia pada satpam.
"iya anda siapa?"tanya satpam.
"kami ingin bertemu Bu Ineke apa dia ada?"tanya aulia.
"nyonya besar?maaf sebelumnya tapi ada keperluan apa ya?"tanya satpam itu lagi.
"maaf saya tidak bisa memberitahu Karena ini Masalah pribadi anda bisa bilang pada Bu Ineke Aulia datang"ucap aulia.
satpam itu meriah gagang telepon dan tak beberapa lama dia mempersilahkan aulia untuk masuk.
"Assalamualaikum"salam aulia dan nisa.
"waalaikumsalam"
"Aulia duduklah nak"ucap seorang wanita paruh baya yang sedang duduk dikursi rodanya.
"Bu Ineke apa kabar?"tanya aulia bertekuk lutut dihadapan wanita tua itu ya kita panggil Bu Ineke.
"aku baik Aulia, sebelumnya aku ingin minta maaf uhuk...uhuk...soal perlakuan Jordan pada kakakmu tapi sungguh dia tidak berniat sama sekali anakku di jebak oleh wanita licik itu hingga memaksa nya harus menikah"jelas bu Ineke.
"iya Bu Jordan sudah memberitahu semuanya dan aku benar-benar menyesal tidak mendengarkan perkataan nya dulu"ucap aulia.
"kau anak yang baik aulia sama seperti kakakmu"Bu Ineke membelai wajah aulia.
"Bu maaf kedatangan saya kesini untuk meminta alamat dan nomor telepon Jordan"ucap aulia langsung.
"untuk apa nak?"tanya Bu Ineke.
__ADS_1
"saya dapet tugas untuk mmmm.... memory for me Jordan pasti punya banyak foto kakak dan aku mau memintanya"jawab Aulia berbohong.
"baiklah,bi tolong berikan nomor dan alamat Jordan ya"ucap Bu Ineke memerintahkan pada pelayannya.
setalah beberapa menit pelayan itu datang dengan membawa secarik kertas yang mungkin adalah alamat dan nomor telepon Jordan.
"ini nyonya"pelayan itu memberinya dengan sopan.
"ini aulia"Bu Ineke memberikannya pada aulia.
"terimakasih bu kalo begitu aku pergi dulu aku akan sering main ke sini"ucap aulia menyalami tangan Bu Ineke bergantian dengan Nisa.
Aulia dan Nisa melajukan mobilnya meninggalkan rumah mewah itu menuju alamat yang diberikan pelayan tadi.
"nis kamu tahu alamat ini?"tanya aulia.
"jl.Angkasa"Nisa menyebutkan nama jalannya sambil mengingat ingat
"iya iya aku tahu yaudah kita segera kesana ya supaya pulangnya juga gak terlalu malam"ajak nisa.
"iya nis,oh iya Terimaksih sudah mau mengantarkan ku"ucap aulia tulus.
"sudah ah kamu ini seperti baru kenal saja"ucap Nisa.
Setalah 1 jam perjalanan Meraka sampai di perumahan elite di jalan angkasa.
"blok A nomor 34"jawab aulia.
Mereka berkeliling komplek dan menemukan alamat yang mereka cari.
"kok sepi ya Li?"tanya nisa celingak-celinguk memandangi rumah berlantai dua itu.
"udah ayo turun"ajak aulia.
Pagar hitam yang begitu tinggi itu menutupi rumah mewah itu hanya ada sedikit celah untuk bicara pada satpam.
"Permisi"ucap Aulia.
"iya nona anda cari siapa?"tanya satpam rumah.
"saya mau bertemu tuan Jordan,apa dia ada?"tanya aulia.
mendengar nama Jordan seorang pria tampan yang baru saja keluar membuka gerbang dan terlihat aulia dan nisa disana.
__ADS_1
"Romi???"panggil aulia mengenal pria dihadapannya ini.
Romi adalah sepupu sekaligus asisten pribadi Jordan,dia tau semua yang terjadi pada sepupunya itu beberapa tahun lalu.
"Lia kamu apa kabar?"tanya Romi.
"aku baik rom, oh iya aku mau ketemu Jordan apa dia ada?"tanya aulia.
"kamu jangan bercanda Lia,dia sudah meninggal 2 Minggu yang lalu"ucap Romi menunduk.
"kamu yang bercanda rom, dimana Jordan aku harus bicara padanya aku ingin membongkar kejahatan wanita itu dan hanya jordan yang bisa membantuku"ucap aulia.
"maksud kamu bela Yovita?"tanya Romi.
"iya, apa kau mengenalnya?"aulia bertanya balik.
"siapa yang tidak kenal dengan wanita cantik,dan sexy itu yang memanfaatkan para pebisnis muda hanya demi uang"umpat romi.
"maksudmu?"tanya aulia.
"Jordan bunuh diri 2 Minggu yang lalu jenazah nya ditemukan di Bandung, aku sendiri sangat syok"ucap Romi.
"APA????!!!"kejut Aulia dan Nisa bersamaan.
Bandung? Aulia mengingat pernah melihat Jordan dibandung apa ini ada hubungannya dengan kematiannya? batin Aulia.
"Lia bantu aku bisa bantu kamu tunggu sebentar"Romi pamit ke dalam entah untuk apa.
Romi keluar dengan membawa sebuah benda kecil yang biasa kita sebut flashdisk.
"ini disini ada rekaman cctv saat dia memasukan obat perangsang ke dalam minuman Jordan dan beberapa foto pernikahannya juga ada disini"Romi memberikan pada Aulia.
"Rom makasih banyak ya kalo gitu aku permisi dulu"pamit Aulia.
"iya aulia hati hati"jawab Romi.
Selama perjalanan dia tak habis fikir bagaimana bisa Jordan bunuh diri.
"bagaimana bisa Jordan bunuh diri dia sendiri yang bilang akan membantuku kan"tanya aulia pada Nisa.
"tapi Li entah kenapa aku curiga Jordan bukan meninggal karena bunuh diri melainkan dibunuh"pendapat Nisa.
"tapi siapa?ya ampun berarti ibu Ineke belum tahu tentang kematian anaknya kasihan sekali dia"gumam Aulia.
__ADS_1
BERSAMBUNG........
JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🤗🤗