
"Tapi aku tidak mau bicara padamu, sekarang keluar!!"bentak adrian
"dengarkan penjelasan ku dulu,aulia tidak pernah mengkhianati mu sama sekali,dia,....."ucapan Rizky dipotong oleh bentakan adrian
"keluar!!!"Bentak adrian
"Aku harap kau tidak akan menyesal"ucap rizky sebelum akhirnya keluar dari ruang adrian
Setelah memeriksa pasien, aulia dan nisa bergegas pulang,namun sebelum pulang aulia pergi ke ruang dokter Aryo
Tok... tok...tok...
Aulia mengetuk pintu ruangan dokter Aryo
"Masuk"ucap dokter Aryo dari dalam
"selamat sore dokter"sapa aulia
"sore aulia, ada apa?"tanya dokter aryo
"dok,maaf sebelumnya saya ingin berhenti mengurus pasien disini"ucap aulia menunduk
"Tapi kenapa?4 hari lagi waktumu bekerja disini"tanya dokter aryo
"saya ada urusan keluarga dok...saya mohon izinkan saya jika urusan saya sudah selesai saya akan mengganti hari yang kurang"ucap aulia memohon
"Baiklah saya tidak bisa memaksa,saya minta cepat selesaikan urusan mu"ucap Aryo
"baiklah dok, kalo gitu saya permisi"jawab aulia kemudian pergi keluar menemui Nisa yang menunggunya
"Gimana?"tanya nisa
"iya"jawab aulia
"Kamu yakin bakal pergi dari kota ini?"tanya nisa
"entahlah nis tapi untuk beberapa saat aku butuh metime dan mencari jalan keluar masalah yang sedang aku hadapi"jawan aulia tak bersemangat
"Aku akan selalu dukung keputusan kamu,tapi gimana kalo ayah Herman tanya?"tanya Nisa
"katakan padanya aku dapat tugas diluar kota"ucap nisa
"Baiklah ayo aku antar kamu pulang"ajak nisa
Adrian keluar dibantu Han dan disambut oleh kedua orang tua dan juga adik serta adik iparnya
__ADS_1
"Adrian?"panggil Sarah saat Adrian ingin berlalu
"ada apa mah?"tanya adrian tanpa melihat Sarah
"dimana aulia?"tanya Sarah
"aku sudah bilang dia pergi meninggalkan ku"ucap Adrian mulai kesal
"Bukan dia meninggalkan mu tapi kamu yang udah mengusirnya kan?"tanya Sarah meninggikan suaranya
"kalo iya kenapa mah?dia udah mengkhianatiku mah"bentak adrian menatap tajam Sarah
"dia tidak mungkin mengkhianati mu Adrian"ucap Sarah emosi
"mamah aku mohon jangan ikut campur urusan rumah tangga ku"ucap adrian
"Aulia sudah seperti anak buat mamah dan mamah sangat percaya bahwa dia tidak akan mungkin mengkhianati mu"ucap Sarah penuh keyakinan
"aku sedang tidak ingin membahas dirinya"ucap Adrian kemudian pergi berjalan pelan menuju kamarnya
Han membantu Adrian duduk disofa kamarnya dan bicara mengenai aulia
"tuan apa kau yakin tidak ingin mendengar penjelasan nona Aulia?"tanya Han ragu ragu
"Han aku sudah bilang aku sedang tidak ingin membahas dirinya"ucap Adrian dingin
_
Aulia bersiap siap untuk pergi selama beberapa hari dari kota ini dengan tujuan menenangkan pikirannya
"Aulia pakailah ini"ucap nisa memberikan kartu ATM
"gausah nis ak..."ucap aulia terpotong oleh Nisa
"aku mohon ambil,disana kamu bakal butuh biaya"ucap Nisa lembut
"Tapi nis...". "udah ambil aja"ucap nisa kemudian meletakan kartu ATM itu ditelapak tangan aulia
Disaat mereka sedang bersiap-siap, tiba tiba ada yang datang ke kontrakan aulia
"Assalamualaikum"salam seseorang
"waalaikumsalam"jawab keduanya
"Lia aku sudah menyiapkan apartemen untukmu disana....jadi aku harap kau akan tinggal disitu selama kau dibandung"ucap Rizky
__ADS_1
"tidak perlu pak"tolak aulia
"Aulia aku mohon jangan menolak"ucap rizky memohon
"terimakasih kalian sudah mau membantu ku"ucap aulia tulus
"Meskipun kau tidak bisa menerima cintaku tapi kita masih bisa menjadi teman baik kan?"tanya rizky
"tentu pak, terimaksih"jawab aulia
"yaudah li,aku pulang ya besok pagi aku antar kamu ke stasiun"ucap nisa
"iya nis makasih ya kamu hati hati bawa mobilnya"ucap Aulia
"iya yaudah pak saya duluan"pamit Nisa
"Aulia saya juga permisi, semoga kau bahagia"ucap Rizky kemudian pergi
Aulia merebahkan tubuhnya di lantai yang hanya beralaskan tikar
"mas....??"panggil Aulia lirih
"aku akan pergi mas semoga setelah aku kembali nanti kau sudah bisa percaya padaku"ucap aulia berderai air mata
karena lelah menangis akhirnya Aulia tertidur dengan air mata yang masih keluar dari pelupuk matanya
Disisi lain Adrian melakukan hal yang sama dengan aulia
"Semoga kau bahagia aulia"ucap adrian lirih kemudian terlelap
KEESOKAN HARINYA
"udah semua?"tanya nisa
"iya udah,ayo jalan"ucap aulia setelah memasang salt beatnya
Nisa mengantar aulia menuju stasiun dan lagi lagi tanpa sengaja dia bertemu dengan suami yang sangat dicintainya
"Mas adrian"ucap aulia menatap ke arah jendela begitupun sebaliknya Adrian melakukan hal yang sama
"Aku mencintaimu aulia tapi kenapa kau mengkhianati ku??"gumam adrian
NB: setelah Aulia mengajarinya berjalan,kini Adrian sudah tidak membutuhkan kursi roda dan mulai berjalan dengan kakinya meski masih perlajan.
BERSAMBUNG......
__ADS_1
HAY AKU UP LAGI NIHH π€π€ BANTU LIKE DAN VOTE DONG ππ©ππ KOMEN JUGA BOLEH KASIH AKU SARAN DAN MASUKAN MENGENAI KEKURANGAN NOVEL INI ππ
TERIMAKSIH,HAPPY READING ALL πΊπβ€οΈπΊ