
sesuai kata adrian kemarin hari ini dia mengambil cuti satu hari di perusahaannya sendiri untuk menemani istrinya melakukan cek up kandungan.
adrian aulia pergi ke rumah sakit terbesar di Jakarta untuk melakukan cek up kandungan Aulia.
"mas kenapa kita tidak cek up di rumah sakit dierja?"tanya aulia.
"Disana sedang ada pembangunan dan sedikit perbaikan di beberapa lantai termasuk poli kandungan karena itu aku tidak mau mengajakmu kesana pasti disana banyak debu"jawab adrian.
"baiklah mas terserah padamu saja"ucap aulia menyandarkan kepalanya di bahu adrian.
"mas aku haus beli minum dulu ya disana"ujar aulia menunjuk minimarket diseberang jalan.
"iya Baiklah sayang"jawab Adrian menuruti kemauan istrinya.
Setalah membeli minuman mereka kembali melajukan mobilnya menuju rumah sakit.30 menit mereka sampai kemudian bergegas masuk dan mendaftar di loket pendaftaran.
"Ada yang bisa saya bantu?"tanya si penjaga loket.
"Saya ingin mendaftar untuk poli kandungan karena saya baru pertama cek disini sebelumnya saya selalu cek di rumah sakit dierja"ucap Aulia.
"oh baiklah silahkan isi form ini ya"wanita itu menyodorkan formulir yang langsung diisi lengkap oleh aulia.
"silahkan langsung saja ke poli kandungan di lantai 2"ucap wanita itu menginterupsi.
"terimakasih"ucap adrian kemudian membawa istrinya menaiki lift menuju lantai 2.
Ting....
suara lift sampai di lantai tujuannya.Adrian menuntun istrinya karena tiba tiba saja aulia merasa pegal dikakinya,namun ketika sedang berjalan tiba tiba ada yang menabraknya.
"hai tidak bisakah kau berjalan dengan benar?!?"Bentak adrian pada punggung seseorang di depannya.
"maaf kan saya tuan saya tidak sengaja"suara pria itu meminta maaf karena tidak sengaja menabrak dirinya dan hampir terjatuh.
"mas jangan bicara begitu dia tidak sengaja menabrak kamu"ucap aulia mengelus bahu suaminya.
"tuan maafkan suami saya dia tidak sengaja menabrak anda"ucap wanita disampingnya ya bisa dibilang dia adalah istrinya.
"Tuan Aditya??"ucap Adrian merasa kenal dengan pria dihadapannya ini.
pria itu mendongak dan benar saja pria dihadapannya ini adalah Aditya Brawijaya.
"ahh tuan senang sekali bisa bertemu dengan anda disini"Adrian langsung menjabat tangan aditya.
__ADS_1
Hingga akhirnya pembicaraan tentang perusahaan terjadi Antara 2 pengusaha besar itu.
"Baiklah tuan Aditya saya doakan semoga istri dan kedua calon anak anda sehat sampai proses persalinan"ucap Adrian mendoakan istri aditya bernama vina.
"terimaksih banyak dan saya juga mendoakan hal yang sama untuk istri anda dan semoga anak anda perempuan agar bisa saya jodohkan dengan putra pertama saya"canda aditya.
"saya menunggu itu tuan"adrian menyauti candaan rekan bisnisnya itu.
"oh iya nona Vina, malam Minggu nanti datanglah ke rumah kami sekedar menikmati secangkir teh bersama"Aulia mengundang Vina untuk datang ke rumah besar.
"ya tuan datanglah dengan istri anda dan Jangan lupa untuk mengajak putra pertama anda yang akan menjadi menantuku kelak,aku ingin melihat setampan apa calon menantuku"canda adrian.
"saya benar-benar merasa terhormat atas undangan kalian,kami akan usahakan untuk datang"ucap Aditya diangguki adrian dan aulia.
"baiklah kalo begitu kami permisi dulu ya, kami tunggu kalian Sabtu malam di rumah"ucap adrian.
"tentu saja"jawab aditya.
Setelah kepergian Aditya dan istrinya,Aulia dan Adrian segara masuk ke ruangan DR.Rani nama itu tertera di pintu ruangannya.
Tok...tok...tok...
"masuk"suara itu mengintruksi untuk mereka segara masuk.
"selamat siang,duduklah"titahnya.
"Anda baru pertama kali melakukan pemeriksaan di Brawijaya hospital?"tanya dr rani.
"iya dok biasanya saya melakukannya di dierja hospital"jawab Aulia.
"Baiklah nona aulia,pa ada keluhan?"tanya dokter Rani mengetahui namanya dari form yang ia isi tadi.
"tidak ada dok hanya saja selama beberapa hari ini saya selalu ingin dekat dengan suami saya,apa itu ada hubungannya dengan kehamilan saya?"tanya Aulia.
"hormon ibu hamil terkadang berubah ubah nona dan soal keinginan untuk dekat suami anda adalah bagian dari keinginan dari sang calon bayi, selama keinginan itu dapat dilakukan maka lakukanlah untuk mencegah stress pada bayi"jawab dokter rani.
"dan dok apa dalam kondisi begini saya tetap boleh melakukan hubungan badan dengan istri saya?"pertanyaan adrian terlontar begitu saja membuat Aulia malu sendiri dan mencubit perut suaminya.
"tentu saja tuan karena kebanyakan ibu hamil memiliki tingkat berhubungan yang jauh lebih tinggi dari biasanya namun mohon hindari beberapa gaya yang membuat perut tertindih atau tertekan"jelas dokter rani terlihat dia sangat berusaha payah untuk menahan tawanya.
"baiklah dok terimakasih saya puas dengan jawabannya"ucap adrian
"nona mari ikut saya kita langsung melakukan pemeriksaaan nya"ajak dr rani.
__ADS_1
Setalah 15 menit dokter Rani kembali duduk di kursinya dan aulia duduk di kursi sebelah suaminya.
"usia kandungan anda menginjak 18 Minggu, semua baik bayi juga aktif dan seringlah mengonsumsi buah dan sayuran untuk memperkuat janin dalam kandungan anda dan soal jenis kelamin saat ini belum bisa terlihat"jelas dokter rani.
"ini resep obatnya mohon untuk dihabiskan dan jaga pola makan anda ya nona"dokter Rani bicara dengan begitu lembut.
"iya dok terimakasih banyak"ucap aulia.
"kalo begitu kami permisi dok,selamat siang"Adrian menggandeng tangan Aulia membawanya keluar.
"oh iya mas sejak kapan kamu mengenal tuan Aditya?"tanya Aulia.
"kami dipertemukan dalam sebuah konferensi pers di Bangkok dan saat itu kami hanya tidak sengaja bertabrakan hingga saling dekat dan menjalin kerja sama perusahaan"jawab Adrian.
"istrinya baik dan juga cantik ya apalagi akan memiliki anak kembar pasti keluarga mereka sangat bahagia"ucap Aulia membayangkan.
"keluarga kita juga akan bahagia seperti keluarga mereka sayang karena aku akan berusaha untuk terus membuat rumah kita penuh canda anak anak"bisik Adrian mendapat cubitan dari istrinya.
Mereka pergi ke apotek mengambil obat sesuai resep yang diberikan dokter rani setelah itu mereka bergegas untuk pulang dan istirahat.
"mas beneran hari ini gak ke kantor? memang tidak ada pekerjaan?"tanya aulia pada suaminya yang fokus menyetir.
"tidak ada sayang lagipula ada apa? Kenapa sepertinya kamu ingin sekali aku pergi ke kantor?apa kamu tidak suka aku dirumah?"tanya Adrian.
"bukan begitu mas hanya saja aku takut seharian ini akan menjadi santapan mu"jawab aulia jujur.
"hahahahahha"tawa Adrian pecah tatkala mendengar perkataan istrinya.
"jangan tertawa mas atau aku pukul pakai sendal ku"pekik Aulia.
"sayang jadi itu alasan kamu?hei jangan lupa kata dokter tadi bahwa tidak masalah sering melakukan nya asal menghindari beberapa gaya"jelas Adrian.
"iya justru itu mas aku tau jenis gaya apa yang selalu kamu gunakan,aku sudah seperti habis dilindas truk setelah bermain denganmu"ketus Aulia.
"Mulai sekarang aku akan bermain lebih lembut lagi sayang,aku janji"ucap Adrian lembut kemudian mengambil tangan kanan istrinya dan dicium dalam dalam.
Cup
"aku mencintaimu suamiku"bisik aulia setalah mencium pipi Adrian.
"aku juga mencintaimu sayang"balas Adrian kemudian mencium puncak kepala Aulia.
Beberapa dialog kolaborasi antara Novel ku yang lain yaitu MY BOSS MY SWEET HUSBAND!! jangan lupa untuk baca ya😊🤣
__ADS_1
Bersambung......