Menikahi Pria Cacat Demi Ayah

Menikahi Pria Cacat Demi Ayah
BAB 98


__ADS_3

keesokan harinya semua sudah bersiap untuk ke bandara karena penerbangan mereka 1 jam lagi.


"Mah, pah kami pergi dulu ya"ujar aulia menyalami tangan sarah dan ridwan bergantian.


"Iya sayang ingatlah harus hati hati ya"tutur Sarah.


"Iya mah"jawab aulia.


"Rio dan eva kalian juga ingat ya jangan bertingkah berlebihan jika tidak sabar maka cepatlah halalkan"Ujar ridwan.


"Hahahaha secepatnya pah pasti aku halalkan dia"saut rio melirik Eva yang menunduk.


"Ya sudah kami berangkat dulu ya, assalamualaikum"ucap adrian.


"Waalaikumsalam"


Mereka semua bergegas menuju Bandara dengan menaiki 1 mobil Mercedes Benz mewah milik adrian.


"Aduhh gak sabar mau main air"ucap aulia menggosok kedua tangannya.


"Kalo niat buat main air mah ngapalin jauh jauh ke Bali dirumah juga bisa"saut eva.


"Ya beda dong kan kalo di Bali bisa sekalian cuci mata,hehhe"jawab aulia sontak membuat adrian melirik tajam istrinya.


"Apa maksudnya cuci mata?mau liat bulepotan?iya?"Tanya adrian ketus.


"Eh bukan dong sayang maksudnya cuci mata pake pemandangan Bali itu loh mana ada bule,bule tidak lebih tampan dari suamiku ini"jawab aulia sambil mencubit pipi adrian.


"Awas aja kalo berani aku buat kamu gak bisa jalan seminggu"ancam adrian membuat bulu kuduk aulia berdiri.


"hahaha kasihan sekali untung aku belum menikah ya jadi bebas bebas aja"ujar eva tertawa terbahak-bahak.


"Apa yang bebas bebas aja?"Tanya rio dingin membuat eva menghentikan tawanya.


"Bercanda beb masa gitu aja marah sih"jawab eva.


Sedangkan nisa sejak tadi dia hanya diam karena saat ini dia sedang marah pada suaminya yang menjengkelkan itu.


"Sayang tolong jangan marah marah"Bisik han dengan nyanyian kekinian itu.


"Apa jangan marah?"tanya nisa tajam.


"Marah Mulu deh maklum yangg pengantin baru kan"Ucap han mencoba membela diri.


"Maklum apanya, semalam iya masa pagi juga iya.Sampai sakit loh ini badanku"saut nisa emosi.


"Han kau jahat sekali"ucap adrian membuat nisa merubah ekspresi nya karena dia tidak ingat jika saat ini ada orang lain dimobil.


"Astaga han kupikir kau dulu gay tapi ternyata...."sambung rio menggantung perkataannya.


"Apaan sih kalian,udah ah jangan digodain tuh lihat mukanya merah"ujar eva melihat rona malu di wajah nisa.


"Iya, lagian wajar aja sih dulu juga kamu gak pagi, siang, sore,malam hayukkkk aja"sambung aulia melihat suaminya.


"Hehehe iya"saut adrian cengengesan.


Sesampainya di bandara, orang suruhan adrian menghampiri mereka dan mengambil mobil Adrian untuk di bawa pulang.

__ADS_1


"Ayo kita langsung saja lihat penerbangannya tinggal 30 menit lagi"ajak han.


Mereka semua bergegas menggeret koper menuju pintu keberangkatan.


"Mas aku takut"bisik aulia karena ini pertama kali nya ia naik pesawat.


"Kalo takut peluk, cium aku aja sayang"jawab adrian.


"Kok segala pake cium mana ada orang ketakutan malam nyium,kalo peluk ya wajar"ujar aulia.


"Bonus sayang"ucap adrian tersenyum manis.


****


Perjalanan kurang lebih 2 jam akhirnya Pesawat yang mereka tumpangi mendarat dengan sempurna di bandara Ngurah Rai Bali.


"Aduh mas aku pegel banget, perut aku juga kram"rengek aulia memijat kakinya.


"Sabar ya sayang nanti setelah sampai kamu langsung istirahat,ini minum dulu"adrian memberikan sebotol air pada aulia.


"Apa jauh tempat kita menginap?"tanya nisa.


"Tidak sayang mungkin 15 menit perjalanan dari sini"jawab han.


ketika mobil jemputan Adrian datang mereka semua segara masuk menuju villa milik adrian yang ada di Bali.


Aulia yang kelelahan tertidur di bahu suaminya, Adrian membelai rambut Aulia terlihat Sekali dari wajahnya bahwa dia sangat kelelahan.


Mr,dierja resort nama itu terlihat jelas kala mobil yang mereka tumpangi memasuki villa mewah itu.


"Rian kau gendong saja istrimu kasihan jika harus dibangunkan"tutur rio.


Villa 2 lantai dengan fasilitas dan interior yang mewah membuat Eva dan nisa sama sama dibuat kagum.


"Villa ini mewah sekali"gumam nisa memandangi setiap sudut villa bernuansa romantis itu.


"Iya ya villa nya bagus dan mewah banget"saut eva.


Di lantai 1 kamar rio dan eva yang terpisah sedangkan kamar adrian dan aulia serta han dan nisa berada di lantai 2.


"Kalian jangan macam macam ya ingat"ucap adrian.


"kau pikir kami bejat sampai berbuat hal aneh,sudah sana aku mau istirahat"saut rio mengibaskan tangannya mengusir adrian dan han.


"Nis aku duluan ya, selamat istirahat"ucap Eva kemudian masuk kedalam kamarnya.


"iya va"jawab Nisa.


Kamar Adrian dan eva bersebelahan dengan kamar Han dan nisa.


"Baiklah han,Nisa kalian istirahatlah aku juga ingin istirahat"ucap adrian.


"tentu tuan, silahkan"ujar han membiarkan adrian masuk terlebih dahulu baru dirinya.


Adrian membuka pintu kemudian menutupnya mengunakan kaki, melangkah mendekati ranjang king size yang ia gunakan untuk membaringkan istrinya.


Cup

__ADS_1


Adrian memberikan kecupan di kening aulia kemudian menyelimutinya sedangkan Adrian pergi ke kamar mandi untuk mencuci mukanya.


Setelah mencuci muka, adrian keluar kemudian ikut berbaring disamping aulia hingga akhirnya dia ikut tertidur menyusul aulia ke alam mimpi.


Eva sedang merapihkan pakaiannya ke dalam lemari tiba tiba ada yang mengetuk pintu kamar nya.


Tok....tok...tok...


Eva bangun membuka pintu dan mendapati rio yang berdiri tegak dengan seulas senyum di wajahnya.


"Sayang???ada apa?"tanya Eva.


"Aku tidak bisa tidur,ayo jalan jalan ke pantai"ajak rio.


"ahh iya aku juga gak bisa,ayo deh"saut eva menyambar tangan rio dan menggandeng nya.


Rio dan eva memilih untuk berkeliling di pinggiran pantai karena keduanya memang tidak merasa lelah apalagi mengantuk.


"Sayang minum es kelapa muda yuk"ajak rio ketika Melihat pedangan es dipinggir pantai.


"Engga,kita balik ke villa aja yuk"tolak eva.


"loh kenapa?tadi katanya mau keliling"tanya rio bingung.


"Banyak bule cuma pake dalaman doang, nanti kamu tergoda lagi"jawab eva melihat sekeliling banyak sekali wanita luar yang hanya memakai dalaman.


"Hahahahah"bukannya menjawab rio malah tertawa renyah sambil memegangi perutnya.


"kok ketawa?kamu suka yang ngeliatin yang bening bening gitu?"tanya eva ketus melipat tangan didada.


"Bukan begitu sayang hanya saja kamu lucu. dengar sini, aku tidak akan tergoda wanita manapun karena aku sudah memutuskan hanya akan menikah dan jatuh cinta satu kali yaitu denganmu"jelas rio serius meraih kedua tangan eva.


"yang dikatakan papah benar seharusnya aku cepat cepat menikahimu"sambung rio.


"Lalu kenapa kamu tidak menikahi ku juga?"tanya eva meraih kedua pipi rio.


"Kamu beneran udah siap menikah?"tanya rio karena beberapa waktu lalu rio pernah mengajak eva untuk menikah namun eva menolaknya dengan alasan ingin fokus bekerja dulu.


"Iya beneran"jawab eva sambil mengangguk.


"Kalo begitu besok kita menikah ya"ujar rio sumringah.


"ya engga gitu juga sayang,kita akan persiapkan semuanya dulu lagipula kita butuh restu mamah dan papah kamu dan juga paman herman"jawab eva.


"Tapi kamu beneran gak akan berbuah pikiran kan?"tanya rio was was.


"engga akan sayang karena kamu udah menjerat hatiku meskipun dulu aku marah tapi tetap saja aku mencintaimu"jawab eva.


"Terimaksih"ucap rio kemudian memeluk eva erat.


"Jadi mau balik ke villa atau keliling lagi?"tanya rio melepas pelukannya.


"keliling deh kan kamu udah jawab, heheheh"jawab eva membuat rio terkekeh.


Dan akhirnya mereka kembali berkeliling menikmati angin sepoi-sepoi pantai yang menerpa kulit mereka.


RIO SAMA EVA MAU SAMPAI MENIKAH ATAU KANDAS NIH???

__ADS_1


BERSAMBUNG.......


__ADS_2