
"sudahlah mah biarkan saja"ucap Ridwan
"papah selalu saja membela gadis itu"ketus Sarah meninggalkan Ridwan.
keesokan harinya aulia dan adrian melakukan aktivitas seperti biasa
"mas hari ini aku sudah ke kampus lagi"ucap aulia sambil memakai kan dasi pada suaminya
"baiklah tapi ingat jangan berani macam macam dengan dosenmu itu"ucap adrian menunjuk wajah aulia.
entah mengapa perasaan nya tidak senang ketika mendengar adrian masih saja mencurigainya
"jadi kamu masih curiga denganku?"tanya aulia dengan suara pelan sambil membelakangi adrian
Adrian yang merasa bahwa aulia kini sedang marah padanya lantas memeluk aulia erat
"aku minta maaf ya sayang...."ucap adrian ditelinga aulia
"Hmm.."dehem aulia
"jangan marah nanti cantiknya ilang loh..."goda adrian
"biarin"ketus aulia
"Lucu deh kalo lagi marah"adrian mencubit pipi aulia gemas
"perempuan yang di restoran waktu itu siapa?"aulia bertanya menghadap adrian
"dia rekan bisnis ku sayang"jawab adrian lembut
"kau sedang membohongi ku?"Aulia memicingkan matanya
"hehehe mana berani aku"adrian cengengesan
"awas saja jika berani"ucap aulia menarik dasi adrian kemudian mencium bibirnya
Cup
"kau mau bermain sebelum kita melakukan aktivitas??"tanya adrian menyeringai
"mungkin 1 ronde"jawab aulia padahal dia hanya ingin menggoda suaminya mengira bahwa Adrian tidak akan melakukan itu karena tadi dia bilang akan ada meeting dengan pemegang saham.
"Baikal istriku yang cantik akan aku lakukan 1 ronde untuk mu"jawab adrian langsung menerkam Aulia dengan ciuman panas
"mmmmm...."aulia meronta memukul dada adrian
"mas ini sudah siang"ucap aulia
"kan tadi kamu yang mau"jawab adrian sesekali mencium leher aulia
"aku hanya bercanda mas lagipula kamu kan ada meeting pagi dengan pemegang saham"ucap aulia menjauhi lehernya
"siapa suruh bercanda sekarang sudah terlambat kau harus bermain denganku 1 ronde"ucap adrian kemudian terjadilah olahraga pagi yang aulia dan adrian lakukan
"keterlaluan kamu mas...aku bakal kesiangan"protes aulia yang sedang mengeringkan rambutnya
tring..... tring
ponsel aulia berdering
__ADS_1
"halo lia kamu dimana?aku udah didepan rumah nih" ucap Nisa
"masuk lah aku bersiap siap sebentar"
"hais kau ini yasudah cepat"jawab nisa
"kamu lihat mas Nisa sudah menungguku dan ini bagaimana aku menghilangkannya"pekik aulia menujuk tanda yang adrian berikan
"tidak usah dihilangkan sayang"jawab Adrian tanpa merasa bersalah
Aulia hanya membuang nafasnya kasar
"ganteng sih tapi mesumnya minta ampun" gerutu aulia dalam hati bertujuan untuk suaminya
"selamat pagi tuan Han"sapa nisa
"hmm"jawab Han
"pagi pagi begini mata enak sih dikasih sarapan gantengnya tapi kuping gw malah dikasih racun sama jawaban singkat" hati nisa
"Aulia ada tuan?"tanya nisa
"ini rumahnya sudah pasti dia ada"jawab Han ketus
Nisa membuang nafasnya kemudian duduk di bangku yang ada di taman depan rumah
"ya ampun bunga bunganya cantik sekali"ucap nisa mengagumi keindahan taman rumah besar dierja
Nisa seperti anak kecil yang baru dibawa main oleh orang tuanya ke taman
"dasar norak"gumam han Melihat tingkah nisa
.
.
"selama pagi semuanya"sapa aulia
"eh sayang kemarilah"ucap Sarah
"maaf mah hari ini aku gak bisa ikut sarapan karena aku ada jam pagi"ucap nisa
"yaudah adrian kamu yang sarapan sini"ucap ridwan
"tidak pah aku sudah sarapan tadi dengan porsi yang besar"jawab adrian melirik aulia
"mmm...mamah mengerti pah sebentar lagi kita akan punya cucu"ucap Sarah membuat aulia ingin sekali terbang menutupi wajahnya
"Wahh pantas saja mereka tidak mau melepaskan tangannya satu sama lain"sindir Ridwan melirik tangan aulia dan adrian yang masih bergandengan
"cih... menjijikan pasangan ini" umpat bela melihat tanda adrian dileher aulia
"kami permisi dulu mah,pah"ucap aulia kemudian menyalami keduanya
Aulia dan adrian keluar dan bertemu Han yang sudah menunggu
"selamat pagi tuan dan nona"ucap Han sopan
"pagi gan"jawab adrian terlihat begitu bahagia
__ADS_1
"sepertinya anda sangat bahagia hari ini"ucap han
"sangat"jawab adrian
"Lia???"panggil Nisa
"sini"aulia melambaikan tangan
"yaudah sayang aku duluan ya, sampai jumpa"ucap adrian mencium kening aulia
"hati hati mas"jawab aulia mencium punggung tangan Adrian
mobil adrian pergi meninggalkan pekarangan rumah besar diikuti mobil nisa
"kamu ngapain disitu bukannya PDKT sama asisten Han"ucap aulia
"his boro boro mau pdkt baru datang aja aku udah dikasih racun sama omongan nya itu"jawab nisa
"maksudnya?"tanya Aulia
"bicaranya itu lebih ketus daripada wanita"jawab Nisa fokus menyetir.
"hahahaha baiklah ayo berusaha dan berjuang mendapatkan piala Oscar itu"Aulia mengangkat sebelah tangan Nisa
"astaga aulia kau kenapa jadi tidak waras begini sih"gumam nisa melihat tingkah sahabatnya
Kampus J&A university
Nisa dan Aulia berjalan beriringan menuju kelas mereka, seperti biasa karena wajah cantik mereka berdua selalu saja ada yang menggoda mereka
"Aulia jalan yuk"
"Nisa cantik banget.."
"ayolah sini Ama Abang.."
itulah beberapa perkataan yang di dengar Aulia dan Nisa membuat telinga mereka terasa panas
"aku sama sekali tidak suka juga digoda seperti itu"pekik Nisa
"sudahlah biarkan saja memang wajah kita ini cantik jadi banyak yang suka,hahahah"canda aulia
Plakkkkk
"awww... sakit"ucap aulia memegang bahunya yang dipukul oleh Nisa
"hari ini aku aneh sekali tidak seperti biasanya"ucap Nisa
"aneh bagaimana? dandanan ku tetap sama parfum ku juga sama"protes aulia
"maksudku sikapmu yang aneh, biasanya kau akan diam dan berbicara seperlunya jika dikampus tapi ini bahkan kau Sampai tertawa"jelas nisa
"gitu aja dibikin repot,udah ayo ke perpus cari buku buat bimbingan"ajak Aulia langsung menarik tangan nisa
BERSAMBUNG......
HAI AKU UP LAGI NIHH 🤗 BANTU LIKE DAN VOTE YA BIAR AKU MAKIN SEMANGAT BUAT UP 🙏🙏😂😊 BANTU KOMEN KRITIK DAN SARAN JUGA BOLEH 👍❤️
TERIMAKASIH, HAPPY READING ❤️
__ADS_1
FOLLOW INSTAGRAM AKU @Alfianaaa05_