Menikahi Pria Cacat Demi Ayah

Menikahi Pria Cacat Demi Ayah
BAB 64


__ADS_3

Setalah pulang habis dari kebun mereka memutuskan untuk mandi, karena kamar mandi hanya 1 dan tidak ada yang mau mengalah alhasil terjadilah pertengkaran antara Adrian dan Rio.


"Aku mau mandi"ucap rio.


"tidak aku duluan yang akan mandi"saut adrian dingin.


"apa apaan kau ini?tidak pokonya aku yang akan mandi!!!"ucap Rio jari telunjuk nya menunjuk ke bawah.


"Tidak aku yang harus mandi lebih dulu, lagipula kau tamu jadi hargai tuan rumah"ucap adrian.


"tuan rumah disini bukan kau tapi aulia"saut rio lagi.


"Aulia itu istriku jadi aku juga punya hak atas rumah ini,jadi aku yang akan mandi duluan dan kau harus menunggu giliran"ucap adrian kekeh dengan keinginannya.


"tidak!!!!"tolak Rio.


"Sudah cukup aku pusing mendengar perdebatan kalian"ucap aulia pada 2 anak ayam eh salah anak manusia maksudnya.


"Jika tidak ada yang mau mengalah lebih baik kalian mandi di Kali bersama"sambung aulia kemudian pergi mengajak Eva dan nisa.


"ya sudah tuan lebih baik kalian mandi di kali saja selain bisa mandi berdua terkadang ada ibu ibu disana"ucap han.


"memang kenapa jika ada ibu ibu?"tanya rio.


"jadi anda bisa memperlihatkan roti sobek anda pada mereka"jawab han menahan tawanya.


"Hahahahahhaha"tawa adrian pecah membuat Rio semakin kesal.


"Tutup mulutmu bedebah"umpat rio kemudian masuk ke dalam kamar mandi.


Dikamar pada ladies anjai ladies Aulia dan yang lain sedang menyusun pakaian di lemari.


"Kau sedang apa sayang?"tanya adrian yang datang bersama han.


"......."


"jangan marah ya sayang lagian aku udah ngalah kok noh si rio yang mandi duluan"jelas adrian yang tau bahwa sekarang istrinya sedang marah.


"lagian kamu tuh mandi aja pake berebut,yaudah sana siap siap mandi dikali tuh berdua Han"ucap aulia.


"hahaha bisa bisa para mata ibu ibu pada copot melihat mereka mandi dikali"ucap eva tertawa.


"memang disini ada kali?"tanya nisa.


"iya ada di belakang kebun ini dulu kami sering kesana"jawab aulia.


"ya dan kami juga kadang mancing tapi bukan dapat ikan kalau dapat sandal jepit"sambung Eva.


"Hahahaha"tawa seisi ruangan.


Rio datang dengan masih menggunakan pakaian yang sama dan dalam tubuh yang bergetar seperti seseorang yang habis melihat hantu.

__ADS_1


"k...kk....kalian..kk... kenapa tidak bilang jika airnya sedingin ini"ucap rio menggigil.


"hahaha rasakan itu siapa suruh"ucap adrian.


"kak lebih baik kau ganti baju dan istirahatlah aku akan siapkan sup panas"titah aulia.


"baiklah terimaksih aulia"ucap Rio kemudian segara ke kamar yang sebelumnya ditempati adrian dan Aulia.


"mas gih sana mandi atau aku mau masakin air dulu?"tanya aulia.


"gak usah sayang aku udah kuat dingin kok, yaudah aku mandi dulu ya"ucap Adrian kemudian segera ke kamar mandi.


"kamu biar aku masakin air panas dulu ya kamu kan belum pernah mandi disini takutnya nanti seperti pak rio"ucap Nisa pada han.


"iya sayang terimaksih"jawab han.


Mandi bergantian sampai akhirnya semuanya sudah mandi, para wanita memasak untuk makan malam sedangkan adrian dan han duduk di ruang tamu.Lalu dimana Rio??Rio sedang meringkuk di bawah selimut karena kedinginan ( hahaha kasihan ya babang ganteng 🤣).


"va anterin ini gih buat kak Rio"ucap aulia memberikan semangkuk sup panas lengkap dengan nasi dan teh manis hangat.(udah kaya di warteg aja ya).


"tapi kenapa aku?lebih baik suami kamu aja"protes eva.


"kalo pak adrian yang antar bisa bisa pada ribut doang,udah ya kamu aja"bujuk Aulia dan akhirnya Eva mau.


Eva pergi ke kamar rio dilihat pintu kamar tidak ditutup,Eva masuk dan meletakan nampan yang ia bawa di meja.


"pak bangun pak???"eva membangunkannya tanpa menyentuh Rio.


karena tidak ada jawaban Eva memberanikan diri untuk menyentuh Rio.


"sepertinya dia sangat mengantuk ya sudahlah aku akan tinggalkan disini saja"ucap Eva kemudian pergi karena sudah berkali kali membangunkan Rio tapi tidak kunjung bangun.


"loh va cepet banget"ucap aulia.


"orangnya gak bangun bangun aku rasa Jika dia dilucuti juga tidak akan bangun"jawab eva asal.


"Memang tadi kau berniat melucutinya?"tanya nisa


"kau bicara sembarangan sekali,aku mohon Jangan memancing amarahku kau tahu kan suaraku bisa memanggil seluruh warga desa dan mengusir kita dari sini juga"ucap Eva santai tapi sorot matanya sangat menyeramkan.


"ya yasudah Baiklah sekarang makan"ucap nisa yang juga sedang malas berdebat.


"oh iya mas kita kapan pulang?"tanya aulia pada Adrian yang sedang lahap menyantap makanan malamnya.


"mungkin besok siang sayang tidak mungkin pagi kabut nya sangat tebal dan itu berbahaya untuk berkendara"jawab adrian.


"apa jika semakin malam akan semakin dingin disini?"tanya nisa.


"sangat dingin"jawab aulia dan nisa manggut-manggut.


"karena itu jika kamu kedinginan peluk saja aku... ikhlas kok gausah bayar"bisik han membuat nisa malu.

__ADS_1


"aww sakit"ringis han ketika nisa mencubit pahanya.


Setalah makan malam mereka memutuskan untuk langsung beristirahat karena percuma sinyal tidak ada bahkan televisi saja tidak ada.


"ya udah mas kita duluan ya, selamat malam"ucap Aulia kemudian masuk ke dalam kamar disusul Adrian dan han yang juga masuk kedalam kamar mereka.


"oh ya ampun enak sekali dia sejak tadi tidur dan makan tempat pula, rasanya aku ingin sekali menendang pantat nya"Pekik Adrian.


"hihihi"Han terkikik geli mendengar perkataan bosnya itu.


"Han semenjak bersama nisa aku rasa kau sekarang jauh lebih hidup"ucap adrian.


"memang selama ini saya seperti mayat?"tanya Han.


"ya mayat hidup,dingin, tanpa ekspresi bahkan bicara saja jarang"jelas adrian.


"entahlah pak bersama nisa saya mendapatkan hidup yang lebih berwarna"ucap han menatap lurus.


"begitupun dengan ku semenjak menikah dengan aulia aku jadi bisa tertawa dan bercanda, bukan adrian dierja yang dingin dan kejam"ucap adrian.


"semoga aku bisa bahagia seperti anda tuan"ucap han menatap hormat pada adrian.


"aku doakan, baikah ayo tidur"ajak adrian diangguki han.


Dan akhirnya mereka tertidur dalam 1 ranjang yang sama dan itu bertiga 😂


Tengah malam tepatnya pukul 00:00 Rio terbangun karena merasa lapar, kepalanya menengok ke kanan dan kiri terlihat adrian dan han yang sedang tertidur pulas.


"mereka pulas sekali tidurnya,aku sampai tidak tega membangunkannya"gumam rio.


Rio turun dari kasur dan melihat sup yang dibawa eva tadi namun karena sudah dingin Rio berencana untuk memanaskannya.


Sesampainya di dapur, selain gelap Rio tidak tahu bagaimana cara menyalakan kompor.


"Aduh ini gimana nyalainnya ya?malah gelap banget lagi dingin pula udah kaya uji nyali aja"ucap rio pelan.


Ketika sedang mengutak-atik kompor tiba tiba ada yang menepuk bahunya.


Deg.....


keringat dingin membasahi wajah rio,dia ingat semua orang sedang tidur lantas siapa yang menepuk bahunya.


"Ya Allah lindungi aku dari godaan setan yang terkutuk"ucap rio sambil memejamkan matanya.


Rio memberanikan diri untuk menengok ke belakang dan


aaaaaaa......... (Teriak Rio Melihat sosok dibelakangnya).


Hayo kira kira apaan tuh???👻👻


MAAF YA TELAT UP 🙏 LAGI KUMPUL SAMA KELUARGA JADI GAK SEMPET NULIS TAPI GPP HARI INI AKU AKAN UP INSYAALLAH 2 EPISODE 🤗🤗

__ADS_1


TERIMAKSIH, HAPPY READING ❤️😍😍


BERSAMBUNG.......


__ADS_2