Menikahi Pria Cacat Demi Ayah

Menikahi Pria Cacat Demi Ayah
BAB 51


__ADS_3

Adrian dan han sudah pulang,mereka melihat Nisa dan Aulia sedang duduk di kolam kecil di depan rumah.


"assalamualaikum sayang"salam adrian.


"waalaikumsalam,mas udah pulang"ucap aulia sumringah.


"iya dong kan aku kangen sama istriku yang cantik ini"kata adrian menggombal.


"karena pak Adrian sudah pulang saya juga akan pulang"ucap nisa.


"baiklah nisa terimaksih ya"ucap adrian.


"Han tolong antar nisa ya"titah adrian seraya membawa aulia masuk.


"tanpa disuruh juga saya akan mengantarnya tuan"gumam han.


"apa Han?"tanya adrian ketika merasa mendengar sesuatu.


"tidak apa apa tuan"jawab han.


"nis aku masuk dulu ya....dahhh.."ucap aulia dan Nisa mengangguk.


"mari nona manis"ucap han membuat nisa terkikik sekaligus klepek-klepek.


"hahahah lucu banget sih"nisa menarik hidung han.


Han mengajak nisa pergi ke kafe untuk menikmati semangkuk ice cream.


"kamu mau rasa apa?"tanya Han.


"Rasa yang pernah ada"Jawab nisa bucin.


"dasar bucin"pekik han.


"hahahaha yaudah aku mau rasa cokelat dan vanila dengan toping Oreo"ucap nisa pada pelayan kafe.


"Saya samain saja"ucap Han namun dengan cepat nisa mencegahnya.


"jangan,dia rasa strawberry dan vanilla choco"ucap nisa dan pelayan itu mengangguk.


"kenapa aku rasa itu? aku gak suka"ucap han setelah pelayan itu pergi.


"biar bisa saling mencicip sayang"jelas nisa.


"ohhhh"han hanya ber oh ria membulatkan mulutnya.


Tak lama pesanan mereka datang,Nisa begitu lahap memakan ice cream pesanannya sedangkan han hanya melihat nya karena dia tidak suka rasa strawberry atau vanila choco.


"Kamu gak mau?"tanya nisa.


"buat kamu aja"jawab han sambil menggeleng.


"kenapa? kamu gak suka ya?"tanya nisa.


"Suka tapi gak pengen"jawab han.


"Ayo buka mulut aku suapin"nisa menyodorkan sesendok ice cream ke dalam mulut han.

__ADS_1


Han memakan suapan dari Nisa dan sendok yang sama ya anggaplah ciuman secara tidak langsung.


"Manis"ucap han.


"iya kan ada bekas bibir aku ya anggaplah ciuman secara tidak langsung"pekik nisa.


"hahahaha iya bener"Han terkekeh mendengar perkataan nisa.


Setalah puas memakan ice cream,han mengajak nisa ke tempat dimana mereka akan mengingat masa kecil mereka.


"Kamu ingat dengan tempat ini?"tanya han menatap danau buatan dihadapannya.


"iya aku ingat dulu kamu selalu membawaku kemari ketika kita selesai mencari barang bekas"jawab nisa.


"Dan disini juga terakhir aku bertemu denganmu dulu"sambung han.


"maaf...aku janji mulai hari ini dan seterusnya aku tidak akan meninggalkan mu"ucap nisa bergelayut manja ditangan han.


Han mengantar nisa pulang ke apartemen nya karena waktu juga sudah menunjukan pukul 19:00 mereka sama sama lupa waktu jika sudah berdua.


"Terimakasih untuk hari ini"ucap nisa.


"semuanya untukmu sayang"jawab han.


Nisa keluar kemudian melambaikan tangan kepada han begitu juga dengan han.


Han menancapkan gas nya menuju apartemennya.


Dirumah besar, keluarga dierja itu sedang menikmati makan malam bersama.


"iya mah ada apa?"kata aulia.


"apa nisa sudah memiliki kekasih?"tanya Sarah membuat yang ada dimeja makan mengerutkan keningnya.


"kenapa mamah bertanya begitu?"tanya Adrian.


"tidak apa apa hanya ingin tahu saja jika dia belum memiliki kekasih bukankah itu baik"ucap Sarah.


"baik untuk apa?"tanya Rio.


"tentu saja baik untukmu"jawab Sarah.


"Aku?kenapa aku?"tanya Rio.


"Kau juga jomblo kan dan Nisa juga jomblo bukan kah baik jika kalian saling melengkapi"jelas Sarah.


"mamah ini apa apaan sih main jodoh jodohin aja"pekik rio padahal sesungguhnya dia senang.


"Kamu gak keberatan kan aulia jika Nisa dan Rio Nisa bersama?"tanya sarah.


"aku tidak punya hak untuk memutuskan itu mah aku hanya bisa berdoa yang terbaik untuk nya"jawab aulia.


"lebih baik mamah tanyakan langsung pada Nisa"ucap adrian.


"baikah besok mamah tanyakan padanya mamah akan Sangat senang jika dia bisa menjadi menantu keluarga ini"kata Sarah.


Setalah makan malam,aulia dan adrian memutuskan untuk masuk ke dalam kamar.

__ADS_1


"mas aku mau ganti baju bisa kamu membantuku?"tanya aulia yang kesulitan memakai pakaiannya.


"sini aku bantu"jawab adrian membantu aulia memakai pakainya.


Karena hari Minggu Nisa tidak pergi ke rumah besar dierja,hari ini dia akan merapikan apartemen nya dan berbelanja bahan bahan makanan yang mulai habis.


"Ya ampun aku sampai lupa jika punya sayur ini"ucap Nisa melihat sayur kangkung dan bayam yang sudah sangat layu.


"Baiklah nisa....huh...ayo kita mulai"ucap nisa membuang nafasnya.


Nisa mulai merapikan kamarnya, meletakkan pakaian bersih di dalam lemari dan pakaian kotor di keranjang, Menyapu dan mengepel lantai.


"ya ampun baru begini saja rasanya kenapa lelah sekali"gumam nisa bertolak pinggang.


Pekerjaan nisa akhirnya selesai apartemen nya terlihat lebih bersih dan nyaman.Setelah membersihkan apartemen dia mandi bersiap untuk ke supermarket membeli beberapa bahan makanan.


"Apa yang aku harus beli ya....oh ya ampun aku bingung sekali"ucap nisa memilih beberapa sayuran dan bahan makan lainnya.


Ketika sedang dikasih kepintaran nya kembali dia lupa membawa dompet,kasir sudah menscan belanjaanya.


"totalnya 245.600"ucap kasir Itu.


Nisa mulai Khawatir dia bingung harus membayar dengan apa, tiba tiba seorang menyodorkan ATM pada kasir itu.


"ini pakai ini saja"orang itu memberikan ATM pada kasir.


"pak Rio?ehhh maaf pak jadi merepotkan saya akan bayar besok saat saya kerumah anda"ucap Nisa pada Rio.


"tidak apa apa nona nisa,ehh mungkin anda bisa membayarnya dengan menemani saya minum kopi di kafe"jawab rio.


"tapi saya buru buru pak"ucap nisa berusaha menolak.


"hanya 15 menit saja aku janji"ucap rio.


"baiklah"ucap nisa mengalah.


Nisa dan Rio sama sama sedang menikmatinya Kopi di kafe yang tidak jauh dari supermarket tadi.


"oh iya nisa aku mau tanya sesuatu,apa kau sudah punya kekasih?"tanya Rio.


"ha?eee maksud saya apa pak?"tanya nisa.


"saya tanya apa kamu sudah punya pacar?"tanya Rio lagi.


"kenapa bertanya begitu?"tanya nisa balik.


"hanya ingin tahu saja jika belum maka aku punya kesempatan kan"ucap rio tersenyum misterius.


"ahhhh iya"jawab Nisa sebenarnya tidak mengerti apa yang sedang Rio katakan.


Tanpa Keduanya sadari dari sudut kafe sepasang mata menatap mereka berdua dengan tatapan bingung sekaligus terkejut.


kenapa Nisa ada bersamanya disini?????


BERSAMBUNG.......


JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE YA BIAR AKU MAKIN SEMANGAT BUAT UP 🙏😂😊

__ADS_1


__ADS_2