Menikahi Pria Cacat Demi Ayah

Menikahi Pria Cacat Demi Ayah
BAB 66


__ADS_3

"galak untuk mereka dan manis untuk istriku yang manis juga"balas Adrian kemudian tanpa malu dia mengecup singkat bibir aulia.


"Mas malu ihh"pekik aulia Sambil memukul bahu Adrian.


Aulia dan Adrian kembali ke rumah, dilihat semua orang sudah bangun dan sedang duduk di ruang tamu..


"Assalamualaikum"salam aulia dan Adrian.


"Waalaikumsalam"


"Kalian darimana?"tanya rio.


"Habis jalan jalan sekitar sini kak"jawab Vina.


"kok aku tidak tahu ya adrian keluar"pikir rio sambil menaruh jari telunjuk di dagu.


"Bagaimana bisa tahu ketika aku berangkat kau itu masih ada di Bandung udah ngiler lagi"ketus Adrian.


"Namanya orang tidur ya wajar saja ngiler"ucap rio membela diri.


"Ya udah aku mau masak dulu,Ayo"ajak aulia pada eva dan nisa.


Aulia dan yang lain memasak sedangkan Adrian, rio dan han bertanding cacing Alaska yang sempat tertunda kemarin.


"Ayo kita tanding cacing Alaska"ajak rio tiba tiba.


"Tidak"tolak adrian.


"kenapa?apa kau takut kalah dariku?"tanya rio mengejek.


"Untuk apa sudah jelas pasti aku yang akan menang"jawab Adrian sombong.


"ehh tuan bagaimana jika kita langsung main saja dan buktikan siapa yang menang antara kita"ucap han.


"kau mau bertanding denganku han?"tanya adrian diangguki han.


"kalo begitu ayo kita tanding"ucap Adrian kemudian mengambil ponsel aulia di kamar.


Adrian kembali ke ruang tamu dengan membawa ponsel aulia.


"Ayo kita mulai"ucap rio dan mereka sama sama menekan tombol MULAI.


"Yang kalah harus mengikuti semua yang diinginkan yang menang, bagaimana?"tanya rio.


"Setuju"ucap Adrian dan han bersamaan.


"va semalam kamu kan bilang cuma sebentar tapi kenapa lama?"tanya aulia.


FLASHBACK ON


Eva terbangun karena perutnya merasa lapar,ya wajar saja ditengah suasana dingin sudah pasti orang mudah cepat lapar tak terkecuali Eva.

__ADS_1


"Li....Li bangun Li"Eva menggoyangkan tubuh Aulia pelan.


"Ada apa?"tanya aulia serak khas bangun tidur.


"Aku lapar masih ada makanan gak?tanya Eva.


"iya ada lihat saja di dapur"jawab Aulia kemudian kembali tidur.


Eva pergi ke dapur dia kaget melihat sosok tinggi di tengah kegelapan yang sedang mengutak-atik kompor.


"ha apa ada hantu?atau jangan jangan dia maling?"Eva bertanya tanya.


Eva sudah mengambil sapu untuk memukul orang itu namun ia urungkan ketika melihat wajah orang itu.


"Pak rio??sedang apa dia disini?"tanya eva.


Eva mendekati Rio dengan membawa ponselnya dan mengarahkannya ke wajah dan itulah yang membuat rio terkejut dan berteriak.


FLASHBACK OFF


"va??"panggil nisa melambaikan tangan didepan wajah Eva.


"hah iya kenapa?"tanya Eva.


"ngapain ngelamun?"tanya nisa.


"Tidak, tidak apa apa"jawab Eva Kemudian melanjutkan mengiris bawang.


Eva tersenyum mengingat kebersamaan bersama rio semalam apalagi ketika dia refleks memeluk rio.


"Yah nih orang senyam senyum Mulu"pekik aulia.


"Kalian berdua kalau dari saya tuan"Ucap Han si pemenang pertandingan receh cacing Alaska.


"kau jangan sombong han tadi aku hanya kurang fokus saja"ucap adrian.


"ayo kita ulang"ajak Rio tidak terima kalah.


"mana bisa tuan dan sesuai perjanjian kalian harus mengikuti perintah saya"ucap han.


"Asik nih sehari jadi bos dari majikan sendri, hahahha" Han terkikik geli.


"Katakan apa yang kau mau?"tanya adrian.


"ya cepat katakan"sambung Rio.


"ekhmmm baikah tuan....mmmm aku mau kau mengucapkan kata romantis untuk nona aulia sedangkan anda ucapkan pernyataan cinta pada Eva dan menjadi kekasihnya masing masing 1 bulan"tutur han.


"oke aku setuju"ucap adrian ya tentu saja Aulia istrinya mengucapkan kata romantis sama saja seperti membalik telapak tangan tapi Rio?oh ya ampun han apa dia gila? pikir rio.


"Bagaimana bisa aku mengucapkan kata cinta pada Eva aku kan tidak suka padanya dan 1 lagi menjadi kekasihnya selama 1 bulan tidak mungkin Han!!!!"tolak rio.

__ADS_1


"Anda tidak bisa menolak tuan jika anda menolak saya bisa menuntut Anda"ancam han.


"hei kau ini seperti kita tanda tangan diatas materai saja sampai mengancam"pekik han.


"Sudahlah terima saja kenapa repot sekali"ucap adrian.


"ya sudah baiklah tapi ingat hanya 1 bulan dan itu adalah sandiwara"ucap rio.


"iya tuan"jawab han.


Aulia memanggil para pria untuk ke meja makan dan sarapan.


"mmmm enak"ucap nisa ketika memasukan suapan pertama nya.


"tentu saja aku dan eva kan koki yang andal"ucap Aulia bangga.


"Sayang masakanmu enak sekali"puji adrian.


"makan lah mas makan yang banyak"ucap aulia.


"Sayang apa hari ini kamu memakai bedak yang berbeda?"tanya adrian.


"tidak mas memang kenapa apa aku terlihat aneh?"tanya aulia meraba wajahnya.


"tidak sayang hanya saja kau lebih cantik"jawab Adrian menggombal.


"gombal ih"Aulia memerah malu mendengar perkataan suaminya.


Han menunjukkan ibu jarinya pada adrian, sekarang giliran si Abang ganteng Rio.


"Mmm Eva??"panggil rio membuat semua orang melihat kearah nya.


"yang aku panggil Eva Kenapa kalian semua ikut menengok?"tanya rio.


"iya kenapa pak?"tanya Eva.


"Setalah makan bisakah kita bicara berdua?"tanya rio gemetar.


"mmm ya Baiklah"jawab Eva.


"Ada apa?"tanya Adrian pura pura tidak tahu.


"Bukan urusanmu"ketus adrian membuat Adrian harus menahan tawanya dengan keras.


"semua baik baik saja kan kak?"tanya aulia.


"iya Lia semua baik"jawab Han keringat dingin.


"tuan anda kenapa berkeringat?apa anda sakit?"tanya Han menggoda.


"mati saja kau Han lihat setelah ini habis kau....oh God please help me" teriak rio dalam hati dengan rencana gila Han.

__ADS_1


HAYOOOO GIMANA NIH????!!??🤔🤔😂


BERSAMBUNG.......


__ADS_2