Menikahi Pria Cacat Demi Ayah

Menikahi Pria Cacat Demi Ayah
BAB 135


__ADS_3

Rio mengejar eva yang berlari melewati lorong-lorong rumah sakit, dapat dilihat oleh rio bahwa saat ini eva sedang menangis. Yang ingin rio lakukan saat ini adalah memeluk erat wanita yang ia sangat cintai itu.


"Eva tunggu"pinta rio memegang pergelangan tangan eva.


"Lepaskan aku"pinta eva pelan.


Bukannya melepaskan rio justru menariknya dengan kuat membuat Eva berbalik dan langsung masuk ke dalam pelukan rio. Hal itu membuatnya menangis dan sesak secara bersamaan.


"ssstt sudah jangan menangis aku disini"ucap rio mengelus punggung Eva lembut tidak peduli beberapa pasang mata memperhatikannya.


"Hikss aku minta maaf Rio"lirih eva terisak.


"Aku yang seharusnya minta maaf sayang"balas rio semakin mengeratkan pelukannya.


"Aku tidak pantas untukmu,aku rela jika kamu ingin mencari wanita lain"ucapan Eva sontak membuat rio terkejut dan melepaskan pelukannya.


"Hei kamu ini bicara apa,aku hanya akan menikah denganmu selain itu aku tidak akan mau menikah"jawab rio sungguh-sungguh.


"Aku bukan wanita yang baik,aku tidak percaya padamu,aku egois,aku sangat pencemburu dan aku sangat kekanak-kanakan"Eva mengumpat dirinya sendiri.


"Tapi itu yang aku suka sayang,aku suka sifat cemburu mu,aku suka sifat egoismu yang ingin memiliki ku seutuhnya dan sifat yang paling aku suka adalah kekanakan mu sayang"jelas rio menangkup wajah eva agar menatapnya.


Eva memberanikan diri menatap rio,tatapan yang menusuk matanya dengan cinta dan ketulusan sampai tak sadar ia kembali menangis.


"Sudah jangan menangis aku minta maaf jika menyakitimu"ucap rio menyeka air mata eva.


"Aku yang seharusnya minta maaf Rio,bukan kamu"balas eva.


Rio menggeleng kemudian menatap eva dalam. "Va aku mau bilang sesuatu boleh?"tanya rio.


"apa itu? katakan saja"jawab eva.


Eva terkejut ketika tiba-tiba rio berlutut di depannya sambil memegang punggung tangannya. "Eva,will you marry me?"tanya rio di depan banyak orang, beberapa pasien dan suster dibuat histeris dengan cara romantis Rio.


"Terima,terima,terima"sorak semua yang melihat adegan dramatis itu.


"Yes,i Wil"jawab eva terisak karena menangis haru.


Rio tersenyum kemudian berdiri dan mencium kening eva lama membuat si empu memejamkan matanya.


"Terimakasih sayang"ucap rio menempelkan dahinya ke dahi eva.


"I love you"ucap eva.


"love you more"balas rio kemudian mereka kembali berpelukan.


3 hari kemudian


Aulia sudah pulang dari rumah sakit sejak kemarin, rencana pernikahan rio dan eva sudah di tetapkan yaitu habis lebaran atau tepatnya 10 hari lagi.


"Ahh bahagianya kita bisa sama sama jadi bagian keluarga dierja"ucap Aulia memeluk eva dan Nisa.


"hmm iya iya aku juga gak nyangka"balas eva.


"Sebentar lagi keluarga ini akan lengkap dengan kehadiran baby"ucap Nisa mengelus perut aulia.


"hehehe iya ya"balas aulia nyengir.


Adrian,rio dan han datang ke taman menyusul ketiga wanita itu.


"Sudah berjemur nya?"tanya adrian duduk di sebelah aulia setelah nisa dan eva beralih ke samping pasangan mereka.

__ADS_1


"Sudah sayang"jawab aulia.


Oek...oek...


Tiba tiba nisa merasakan perutnya seperti di aduk, penciumannya sedikit tidak enak dan lidahnya terasa pahit.


"Sayang kamu kenapa?"tanya Han khawatir.


"Han menjauhlah,kamu pakai parfum apa kenapa baunya membuatku mual"pinta nisa sedikit menjaga jarak dari suaminya.


"Aku pakai parfum seperti biasa dan ada apa denganmu hari ini? biasanya kau oke saja dengan parfum ku"ucap han kebingungan.


"nis kamu tidak apa apa?"tanya eva khawatir.


"Gak tahu va udah hampir 1 bulan ini aku mual dan muntah muntah"jawab nisa menutup mulutnya.


"Han bawa istrimu ke dokter"ucap adrian.


"Ah tidak usah pak Adrian,saya baik baik saja"tolak nisa.


"Nis pergilah kamu akan mendapatkan sesuatu yang sangat membahagiakan disana"tutur aulia juga.


"Tapi Li...,"


"Udah sana pergi ke dokter"Potong aulia.


Han dan Nisa akhirnya pergi ke dokter,eva dan rio yang sejak tadi diam memandang adrian dan aulia yang senyum senyum.


"kenapa kalian?aku harap tidak kesambet hantu taman ya"cerocos Rio.


"Mulutmu Rio!!"desis adrian.


"hahaha, kalian akan tahu kenapa kami menyuruh nisa dan han untuk ke dokter.Tunggu sampai mereka kembali nanti"tutur aulia.


"Maaf menunggu"ucap dokter membawa sebuah amplop dan duduk di kursi nya.


"jadi dok saya sakit apa?"tanya nisa hati hati.


"ha?!"dokter melongo mendengar pertanyaan dari wanita cantik di depannya ini. "ekhm,anda tidak sakit nona tapi anda sedang mengandung. Usia kandungan anda 6 Minggu"jelas dokter membuat han dan nisa sama sama terkejut.


"Apa dok?hamil?"tanya han terkejut.


"iya pak,saya ucapkan selamat ya atas kehamilan istri anda"jawab dokter mengucapkan selamat.


"Tapi dok bagiamana bisa saya hamil sedangkan usia pernikahan kami baru 1 bulan"ucap nisa tidak mengerti.


"Nyonya, kehamilan di hitung dari kapan terkahir anda menstruasi bukan kapan kalian menikah,maaf saya bertanya vulgar. Apakan ketika kalian berhubungan nona habis datang bulan?"tanya dokter sopan.


"mmm iya dok"jawab nisa malu.


"di situlah nona, wanita yang habis haid mengalami masa masa subur mungkin saja karena itu pembuahan berhasil dan anda mengandung saat ini"jelas dokter.


"Terimaksih dok, saya permisi"ucap Han kemudian menarik tangan nisa dan membawanya masuk ke dalam mobil.


"Han kamu tadi dengar kan? jangan salah paham aku tidak pernah berhubungan dengan orang lain"ucap Nisa mengira bahwa Han marah padanya.


"Hei sayang aku tidak salah paham aku mengerti setalah mendengar penjelasan dokter tadi"jelas Han kemudian meraih kedua tangan nisa. "Terimaksih sayang, sebentar lagi aku akan menjadi ayah dan itu semua berkat kamu"ucap han tulus.


"Kamu bahagia aku hamil?"tanya Nisa berkaca kaca.


"Tentu saja,aku janji akan membahagiakan dan menjaga kalian berdua"ucap han menarik nisa ke dalam pelukannya.

__ADS_1


"Anak papah baik baik ya di sini"ucap han lagi seraya mengelus perut rata nisa.


"Aku mau cium"ucap Nisa tiba tiba setalah Han siap menjalankan mobilnya.


"Nanti ya di rumah"ucap han menawar karena sangat tidak etis bagaimana jika ada yang lihat.


"Tidak mau,aku mau sekarang"pinta nisa cemberut.


"Sayang kita lagi puasa loh"ucap han mengingatkan membuat Nisa juga teringat jika saat ini mereka sedang berpuasa.


"Hmm iya ya"ucap nisa cemberut.


"Nanti malam lakukan sepuasmu sayang"bisik han sensual.


"ogah!!!"


"jahat banget sih istriku"gemas han mencubit pipi Nisa membuat si pemilik meringis.


Han dan nisa kembali ke rumah besar, kali ini adrian, aulia, rio,Eva dan kedua orang tua mereka sedang bersantai di ruang tamu.


"assalamualaikum"


"waalaikumsalam"


"eh Nisa kemarilah"ucap aulia sumringah menepuk sofa di sebelahnya.


"jadi bagaimana hasilnya?"tanya aulia ketika eva sudah duduk di sebelahnya.


"iya li"jawab Nisa mengangguk.


"ahhh selamat nisa, kamu akan menjadi seorang ibu"ucap Aulia sumringah.


"Selamat Han, semoga anak dan istri mu sehat sampai proses nanti"ucap adrian menepuk pundak han.


"terimakasih banyak tuan"balas han.


"ahh Nisa selamat ya sebentar lagi kamu akan menjadi seorang ibu"ucap eva dan sarah bergantian.


"makasih Tante,Eva"ucap nisa.


"Kalian kapan?"tanya Ridwan pada eva dan rio.


"Sabar pah ketika sudah sah aku ku buat rumah ini menjadi asrama anak anak"balas rio santai sementara Eva hanya menunduk menyembunyikan wajahnya yang memerah.


"hei kenapa wajahmu memerah"ledek nisa.


"hahahaha"tawa semua orang pecah karena berhasil meledek pasangan yang akan menikah itu.


"hahah....akhhhhhh!!!!!!"tiba tiba semuanya di kaget kan dengan suara aulia.


"Sayang kamu kenapa?"tanya adrian khawatir.


"mas perut aku sakit mas. Aghhh sakit mas"ringis aulia.


"Adrian aulia akan melahirkan"ucap sarah melihat darah mengalir dari kaki aulia.


"mas ahh....darah mas..... sakit......hiks...."Ringis aulia memegangi perutnya.


"Sabar sayang kita ke rumah sakit sekarang ya"ucap Adrian kemudian menggendong aulia keluar dimana Han sudah keluar lebih dulu menyiapkan mobil.


NEXT PART GAK NIH??UDAH MAU SAAT SAAT TERAKHIR WKWKWKWK🤣🤣

__ADS_1


BERSAMBUNG......


__ADS_2