Menikahi Pria Cacat Demi Ayah

Menikahi Pria Cacat Demi Ayah
BAB 70


__ADS_3

Matahari menyinari kamar gadis cantik yang masih tertidur pulas, perlahan matanya terbuka dan ya terbuka lebar langsung mengingat sekarang adalah hari pertamanya bekerja.


"Astaga bodohnya aku bisa bangun kesiangan begini"gerutu eva sambil menggosok wajahnya.


Eva segara berlarian ke kamar mandi, menyambar handuk dan melakukan ritual mandinya selama 5 menit.Tak lupa ia juga memoleskan make up tipis kemudian segara pergi ke luar rumah.


"paman pasti sudah pergi"gumam Eva seraya memutar kunci sebelum pergi meninggalkan rumah.


Eva bergegas ke halte kebetulan sekali bus tujuan kantor drjgroup datang.Eva segera naik agar tidak terlambat.


Bagaimana tidak terlambat sekarang saja sudah terlambat batin Eva.


Sesampainya di kantor,Eva masuk dan bertanya pada resepsionis dimana ruangan Rio berada.ya rio sekarang menjadi atasanya artinya setiap hari mereka akan sering bertemu.


"Selamat pagi"sapa Eva pada resepsionis.


"Selamat pagi ada yang bisa kami bantu?"tanya resepsionis itu sopan.


"Dimana ruang pak rio?"tanya Eva langsung.


"Maaf sudah buat janji sebelumnya?"tanya resepsionis itu lagi dijawab anggukan kepala oleh eva.


"ruangan bapak ada dilantai 3 dan liftnya berada disana"tangannya menunjuk lift yang berada disudut kantor.


"Baiklah terimaksih"jawab Eva kemudian pergi menuju lift.


menekan angka 3 hingga dia sampai dilantai tujuannya.


"Selamat pagi mm bisa tujukan dimana ruangan bapak Rio?"tanya Eva pada seorang office boy.


"Itu adalah ruangan pimpinan"jawab office boy itu menunjuk ruangan ketiga dari tempatnya berdiri.


"Baiklah terimaksih"ucap Eva kemudian pergi.


Sebelum masuk Eva mengetuk pintunya terlebih dahulu bagaimanapun dia harus bersikap profesional.


Tok...tok...tok..


kepalan tangan eva mengetuk pintu ruangan rio, tangannya basah karena keringat, badannya gemetar ketakutan,takut dirinya dipecat dihari pertama.


"Masuk"suara bariton seseorang dari dalam.


Eva menekan engsel pintu dan Tara......


terlihat seorang pria tampan dan gagah sedang duduk dengan berkas dipangkuan nya.

__ADS_1


"Selamat pagi pak"sapa eva sopan.


"kau terlambat dihari pertama bekerja?!!"ucap rio terkesan tegas sekaligus dingin.


"Maaf pak tadi...tadi saya bangun kesiangan"jawab eva semakin menunduk kan kepalanya takut.


"kau tahu sejak awal apa peraturan perusahaan ini kan?"tanya rio.


"iya pak saya tahu"jawab eva meremas jarinya.


"lalu kenapa kau bisa terlambat padahal sekarang adalah hari pertamamu bekerja!!KAU DIPECAT DENGAN TIDAK HORMAT"ucap rio penuh penekanan diakhir katanya.


"pak saya mohon beri saya kesempatan saya janji tidak akan terlambat lagi,saya sangat membutuhkan pekerjaan ini"Eva menyatukan kedua tangannya dan bertekuk lutut dihadapan rio.


"Diluar sana banyak sekali yang menginginkan pekerjaan ini bahkan mungkin titel nya lebih bagus daripada dirimu, lantas atas dasar apa saya harus mempertahankan karyawan tidak disiplin seperti itu"ucap rio penuh ketegasan dalam setiap katanya.


"Saya mohon pak jika saya terlambat lagi anda boleh memotong gaji saya sesuai yang anda inginkan"saut Eva.


"Benarkah? baiklah aku memberimu kesempatan kedua tapi jika kau sampai terlambat lagi bahkan seribu perak pun tidak akan aku berikan"ucap rio.


Eva mengangguk lemah kemudian mengambilkan berkas yang diberikan oleh atasannya itu.


"baca dan pelajari karena kau akan menjadi sekretaris ku kau harus memiliki kepribadian seperti yang tertera di sana"ucap rio.


poin 1-5.


*sopan dalam berkata pada atasan


*Rapih dalam berpakaian


*jujur dan tanggungjawab


*Disiplin dan pemberani


*selalu sedia dimana saja dan kapan saja jika saya membutuhkan kau!!


"Apa kau sudah membaca semuanya?"tanya rio.


"iya pak tapi saya tidak mengerti dengan poin ke 5, maksudnya bagaimana bisa anda jelaskan?"tanya eva dengan menggunakan poin pertama yaitu sopan dalam berkata pada atasan.


"maksudnya adalah kau harus sedia 24 jam full jika aku membutuhkan sesuatu, tidak perduli tengah malam atau kapan saja dan dimana saja kau harus datang jika aku memerintahkan mu"jelas rio mengantungi kedua tangannya di saku celana.


"Tapi semua itu masih dalam lingkup pekerjaan kan pak?"tanya eva memberanikan diri bertanya dengan menatap rio.


"Tergantung"jawab rio enteng.

__ADS_1


"Saya mengerti pak"balas eva.


"meja kerjamu ada tepat didepan ruangan ini, jadilah sekretaris yang berguna dan dapat dibanggakan oleh perusahaan"ucap rio..


"Baik pak saya permisi"ucap eva kemudian izin keluar dari neraka itu.


Setalah eva keluar Rio tertawa dengan kencang karena berhasil membuat eva ketakutan ya sebenarnya dia suka sekali menggoda gadis cantik itu entah apa perasaannya jika memang cinta?ahh tidak mungkin.


Rio selalu menyangkal bahwa dirinya jatuh hati dengan Eva baginya sekarang adalah mendapatkan Eva untuk dijadikan kekasih selama 1 bulan tidak perduli pura pura atau bahkan eva sendiri akan marah.


"Mulai hari ini aku akan mencoba mengambil hatinya"gumam rio rasanya dia benar-benar ingin menyelesaikan permainan recehnya itu.


"han lihat saja setelah semua ini selesai akan aku gosok wajahmu itu dengan sikat cuci"Geram rio.


Dikantor pusat adrian sedang sibuk dengan pekerjaannya yang menumpuk akibat ia tinggalkan selama kurang lebih 3 hari.


"Selamat siang tuan"sapa han.


"siang han, bagaimana apa dia sudah menjadi karyawan disana?"tanya adrian.


"iya tuan tapi ada sedikit pertengkaran dengan tuan rio yang mendominasi"jelas han.


"Kenapa mereka bisa bertengkar?"tanya adrian mengerutkan alisnya.


"karena dihari pertamanya berkerja dia terlambat tentu saja itu pasti membuat perusahaan mana saja akan murka"jawab han.


"Hahaha baiklah han semoga saja rio benar benar bisa dengan eva karena aku yakin eva adalah wanita yang tepat untuknya sama sepertiku aulia memang istri yang paling cocok untuk pria angkuh sepertiku"ujar adrian menatap kosong.


"ya tuan pernikahan paksa yang anda lakukan terhadap nona Aulia ternyata membawa kebahagiaan,saya turut senang untuk itu"ucap han


"Lalu bagiamana dengan hubunganmu dengan nisa?"tanya adrian.


"semua baik tuan saya sudah bertemu dengan orang tua nisa dan kami bersyukur mereka tidak menentang sedikitpun hubungan kami justru mereka sangat ingin kami cepat menikah"jawab adrian.


"Kalo begitu cepat lamar lah nisa dan rasakan betapa indahnya memiliki seorang istri apalagi kau kan sejak dulu kau bahkan tidak dekat dengan wanita manapun terkadang aku berpikir apa kau itu gay?"canda adrian dengan sorot mata menyidik.


"haha itu tidak benar tuan selama ini saya hanya mencintai gadis yang saya tolong atau yang tidak lain adalah nisa"jawab han.


"Baiklah aku doakan semoga hubungan mu dan nisa bisa secepatnya ke jenjang yang lebih serius"ucap adrian sambil menepuk pundak han.


"terimakasih banyak tuan kalo begitu saya permisi, selamat siang"pamit han.


MUNGKIN ERROR KALI YA GUYSS JADI AKU UDAH UP DARI PAGI TAPI SAMPE SORE MASIH REVIEW TERUS HADUHH PUSING 😥😥


BERSAMBUNG.....

__ADS_1


__ADS_2