
Tangan Adrian mulai tidak bisa dikondisikan,tangannya masuk kedalam piyama Aulia dan berhenti di sebuah gundukan besar
"Eummhhhh...."lenguh Aulia saat tangan Adrian me*emas dada Aulia
Brakkkkkk
Kotak obat yang digunakan untuk mengobati Aulia terjatuh membuat Adrian dan aulia sama sama terkejut dan mengentikan aktivitas mereka
Aulia tidak berani menatap Aulia begitupun sebaliknya meski ini bukan yang pertama kali mereka berciuman tapi kali ini sudah jauh 1 langkah dari apa yang mereka lakukan sebelumnya
"Maaf"ucapan itu keluar dari bibir Aulia dan Adrian secara bersamaan
"Aulia aku minta maaf"ucap adrian menunduk
"Tidak apa apa ayo tidur"ajak Aulia kemudian berjalan menuju kasur tanpa menolong Adrian
"apa dia marah?aduhh bagaimana ini **** **** **** banget kenapa gak bisa tahan si?apa aku sudah jatuh cinta dengannya?"Hati Adrian berkata dan bertanya tanya
Adrian berjalan perlahan menuju kasur dan berbaring disamping istrinya
"Lia?"panggil adrian pada Aulia yang tidur membelakangi nya
"ada apa mas?"tanya Aulia
"Apa kau marah atas perbuatanku tadi?"tanya adrian sambil memeluk Aulia dari belakang
"aduhh mas adrian bikin jantung gw mau copot aja apalagi pas tadi gw rasa jantung gw udah keluar kali saking deg deg'an atas perlakuan nya tadi eh...apaan si gw kenapa jadi mikirin yang tadi?"ucap Aulia dalam hati
"Tidak mas,sudah malam tidurlah besok aku harus berangkat pagi"ucap Aulia dianggap Adrian sikap yang mencoba menjauhinya
"mungkin dia marah Karana tadi aku benar benar sudah kelewat batas, tapi kan tadi dia juga menikmati nya" elak Adrian mengingat Aulia melenguh saat dirinya melakukan itu
Adrian melepas pelukannya dan tidur membelakangi Aulia
Keesokannya Adrian bangun lebih dulu dan berjalan menuju kamar mandi dengan sangat pelan
Brukkkk
Suara itu membangunkan tidur Aulia membuatnya menatap sekeliling kamar
"mas??"panggil Aulia saat melihat suaminya terduduk dilantai
"mas kenapa kau tidak membangunkan ku?apa ada yang sakit?"tanya Aulia dengan nada khawatir
Adrian tersenyum mendengar Istrinya khawatir akan keadaanya
"Aku tidak apa apa tadi kulihat kau tidur sangat nyenyak karena itu aku tidak mau membangunkanmu"jawab Adrian
Aulia membantu adrian menuju kamar mandi kemudian menyalakan shower mengisi bathub
"jika sudah selesai panggil aku ya mas"ucap aulia kemudian keluar kamar mandi
seperti biasa Aulia menyiapkan pakaian untuk Adrian dan juga pakaian untuknya.
Setelah menyiapkan pakaian untuknya dan juga Adrian,Aulia melangkahkan kakinya menuju kamar
Tangannya mulai menuruni bantal yang ada diatas kasur dan merapihkan sprei setelah itu kembali menatanya
Ceklek
Pintu kamar mandi terbuka memperlihatkan Adrian yang hanya menggunakan lilitan handuk sampai batas lututnya
__ADS_1
"Astaga dia ganteng banget ya ternyata....Aulia sadar sadar" ucap Aulia dalam hati ketika melihat pemandangan yang memanjakan mata
"Kenapa kau melamum?"tanya Adrian berdiri depan pintu kamar mandi dan berpegangan pada sisi pintu
"Ahh tidak"elak Aulia kemudian mendekati Adrian dan membantunya duduk disofa
"Kau bersiaplah aku akan mandi dulu"ucap Aulia ingin pergi namun dihentikan Adrian
"Aulia apa kau marah padaku?"tanya Adrian ketika Aulia melangkah membelakangi nya
"Tidak mas lupakan saja"ucap Aulia tanpa melihat kearah Adrian
Adrian tak bisa berkata apa apa lagi dia bungkam dengan jawaban Aulia barusan
"Emang gw keliatan marah ya? perasaan engga!"tanya Aulia pada dirinya
Tangannya memutar shower dan membiarkan air membasahi tubuhnya
setalah 15 menit dalam kamar mandi Aulia keluar dengan pakaian siap pergi ke rumah sakit
"Hari ini aku tidak bisa mengantarmu karena aku ada meeting pagi"Ucap Adrian lembut
"hmm baiklah tidak apa apa biar aku naik taksi"jawab aulia
"jangan,pergilah bersama pak Alif dia yang akan mengantarmu"ujar Adrian
"baiklah"jawab Aulia dengan senyum
Han datang membantu Adrian turun setelah dirinya mendapat telpon dari bosnya
"Mari tuan"ucap Han sopan pada Adrian
"Kau hati hati ya mas"ucap Aulia membuat adrian senang
"Iya sayang baiklah aku pergi dulu ya"ucap adrian dan Aulia mengangguk sambil mencium tangan Adrian
Setelah kepergian Adrian, Aulia turun menuju meja makan dan ternyata hanya ada bela dan Rio
"Selamat pagi adik ipar, duduklah"sapa Rio kemudian menyuruh Aulia duduk
"Tidak terimaksih"jawab Aulia ingin melangkahkan kakinya pergi namun suara bariton menghentikannya
"Makanlah Aulia nanti kau bisa sakit jika tidak sarapan" ucap bela so perhatian
"Terimakasih atas perhatiannya calon kaka ipar tapi aku bisa sarapan diluar,sampai jumpa"Jawab Aulia kemudian meninggalkan meja makan
"Lupakan dia dan makanlah"ucap Rio melihat bela mengepalkan tangan nya yang sedang memegang sendok
"Ingin rasanya aku memanggang mulutnya itu"geram bela
Aulia diantarkan pak Alif menuju rumah sakit, ditengah perjalanan ia meminta pak Alif berhenti
"Pak mampir dulu ke toko roti itu ya"ucap Aulia meminta sopirnya berhenti ditoko roti
"Iya baik non"jawab pak Alif
Aulia keluar dari mobil dan masuk kedalam toko roti tersebut
"selamat pagi ada yang bisa kami bantu?"tanya seorang pelayan toko
"Tolong berikan aku macaron itu yang 3 kemudian roti keju ini juga"ucap Aulia menunjuk macaron strawberry dan sebuah roti keju
__ADS_1
"Baik nona"jawab pelayan itu
Setelah membayar pesanannya Aulia kembali ke mobil untuk melanjutkan perjalanan ke rumah sakit
"Ayo pak jalan"ucap Aulia
"Baik non"jawab pak Alif
"pak apa kau sudah sarapan?ini makanlah"ucap Aulia memberikan roti keju yang ia beli tadi
"Gausah non saya gaenak"jawab pak Alif
"sudahlah pak makan saja tidak apa apa apa"ucap Aulia lagi
akhirnya pak Alif mengambil roti yang Aulia berikan namun tidak memakannya sekarang karena di sedang menyetir
"Terimakasih ya non"ucap pak Alif
Aulia sampai dirumah sakit kemudian bergegas menuju ruang pada dokter
"Pagi Aulia"sapa seseorang
"eh pak Rizky pagi, tumben pagi pagi udah disini"ucap Aulia
"apa kamu sedang menghina saya?"tanya Rizky
"hahaha maaf pak bukan itu maksud saya"ucap aulia dengan tawa
"Baiklah,saya ke sini Karana mau melihat kerja kalian untuk laporan kuliah kalian nanti"jawab adrian
"Oh iya pak saya lupa Minggu ini adalah Minggu terakhir Bekeja disini"ucap Aulia lupa
"Mungkin kau merasa senang disini Karana itu kau lupa"ucap Rizky
"iya pak mungkin"jawab Aulia dengan nada sedih
"pagi semuanya"sapa Nisa Tiba tiba datang
"pagi nis"ucap Aulia
"Pagi juga"jawab Rizky
"ada apa pagi pagi gini pak Rizky sudah ada disini?"tanya Nisa yang rupanya lupa juga
"Sepertinya dia sama seperti Lia"ucap Rizky
"hahah kau benar pak"jawab Aulia diselingi tawa
"apa maksudnya?"tanya Nisa
"kau lupa Minggu depan kita akan kembali ke kampus?"tanya Aulia
Nisa menepuk jidatnya ketika mendengar ucapan Aulia
"iya aku lupa"ucap Nisa
"ya sudah ayo kita mulai"ajak Rizky
BERSAMBUNG...........
HAI KALIAN YANG SUKA NOVEL MENIKAH DEMI AYAH BISA LIKE,KOMEN DAN VOTE YA TERIMAKSIH 🙏🤗😊😊
__ADS_1
HAPPY READING ALL 🔥❤️