Menikahi Pria Cacat Demi Ayah

Menikahi Pria Cacat Demi Ayah
BAB 68


__ADS_3

Setelah puas berbelanja oleh-oleh mereka kembali melanjutkan perjalanan menuju rumah besar alias pulang.


"Mas ini enak banget,mau coba gak?"tanya aulia yang sedang menikmati semangkuk asinan.


"engga sayang dan hati hati makannya kita lagi di mobil"ucap adrian takut asinan itu tumpah mengenai istrinya.


"engga mas makanya kamu jangan kenceng kenceng bawa mobilnya"tutur aulia.


"oke istriku sayang"ucap adrian mengedipkan mata.


Eva sedang asik menyantap roti Unyil Venus yang ia beli tadi, tiba tiba rio menggigit roti yang sedang dimakan oleh Eva membuat Eva terkejut bukan main.


"Manis banget"ucap rio.


"emmm bapak kenapa makan roti punya saya?"tanya eva.


"Apa kamu keberatan?"tanya Rio.


"Sama sekali tidak pak"jawab Eva menunduk.


Han dan Nisa hanya bisa tertawa dalam hati melihat tingkah 2 anak manusia yang duduk dikursi belakang itu.


"Mereka sangat lucu ya"bisik nisa.


"Sama sepertimu yang jika ice cream nya diambil akan cemberut"goda han.


"ihhu kamu masih ingat?"tanya nisa.


"mana mungkin aku melupakannya"jawab han tersenyum kemudian Nisa semakin mempererat pelukan nya ditangan han.


Karena jalanan yang tidak padat pengendara,mereka sampai dijakarta pukul 14:00 itu artinya mereka hanya menghabiskan waktu 1 setengah jam.


"akhirnya kembali lagi ke ibu kota"ucap aulia.


"Apa kamu bahagia kemarin?"tanya adrian.


"pertanyaan apa itu mas, tentu aku sangat bahagia"jawab aulia.


"Aku senang jika kamu senang"Adrian berkata tanpa mengalihkan pandangannya dari jalanan.


"Terimaksih sayang atas cinta yang kamu berikan untukku"ucap Aulia kemudian mencium pipi suaminya.


"gak mau disitu sayang"rengek adrian.


"ihh apasih udah sana fokus sama jalanan nanti nabrak berabe urusannya"tutur Aulia tau suaminya merengek apa.


"ya udah tapi nanti Dirumah ya biar puas sekalian mau tengokin rian junior"ucap adrian menyeringai.

__ADS_1


"Au ah terserah"ketus aulia.


Gerbang tinggi yang menutupi bangunan mewah nan megah itu perlahan terbuka lebar menyambut kedatangan adrian dan Aulia, sapaan ramah dan sopan terlontar dari mulut para pelayan.


"Selamat datang kembali tuan"sapa pak mun ketua para pelayan rumah besar.


"Setalah ini temui aku di ruang baca!"titah adrian diangguki dengan sopan oleh pak mun.


Aulia dan Adrian masuk ke dalam rumah dengan bergandengan tangan layaknya anak-anak yang baru saja pulang sekolah.


"Assalamualaikum"salam Aulia dan adrian.


"waalaikumsalam,anak anak mamah sudah pulang? bagaimana liburannya?"tanya sarah memeluk tubuh Adrian dan aulia bergantian.


"Alhamdulillah mah menyenangkan"jawab aulia


"Rio?"tanya sarah tak mendapati anak sulungnya.


"Rio dan han sedang mengantar nisa dan eva pulang mah"jawab Aulia.


"Mah kita ke kamar dulu ya capek kau bobo"ucap adrian manja.


"ya sudah sana istirahat"ucap sarah lembut.


Aulia dan adrian pergi ke kamar tidur yang sudah mereka tinggali selama 3 hari 2 malam, aulia menjatuhkan tubuhnya ke ranjang king size yang lembut dan begitu empuk sangat berbeda dengan ranjang rumah di puncak kemarin.


"sayang ganti dulu pakaian mu setelah itu baru boleh istirahat"tutur adrian.


"malas mas, gendong"Aulia mengangkat Kedua tangannya kepada adrian.


Adrian menggendong aulia dengan posisi berpelukan kemudian membawanya masuk ke dalam kamar mandi, ditendangnya pintu itu menggunakan kakinya sampai tertutup.


"bukain"rengek Aulia lagi meminta Adrian untuk membukakan pakaiannya.


adrian terkekeh kemudian membantu aulia melucuti pakaiannya bergantian dengan pakaian miliknya hingga mereka sama sama polos.


"Sabunin"lagi lagi aulia bertingkah manja pada adrian, Adrian hanya bisa diam mengikuti kemauan istrinya.


Adrian menggosok punggung dan perut Aulia, Perlahan tangannya naik dan menyentuh dada kembar Aulia kemudian mer*m*snya pelan membuat aulia mendesah nikmat.


"Masss.....sayang....."desah aulia memanggil suaminya.


Adrian menciumi bahu dan leher aulia, meninggalkan beberapa tanda dibagian sana, tangan nya semakin turun dan mengelus pangkal paha aulia dan ya tangan itu mendapatkan milik aulia.


"sss.... sayang"panggil Aulia dengan suara seksinya.


"bagaimana sayang?"tanya Adrian berbisik serak.

__ADS_1


"mas...udah...aku....aku..."tubuh aulia bergetar hebat merasakan perlakuan Adrian pada tubuhnya.


Aulia yang tidak sabar membalik badan dan langsung menindih tubuh Adrian hingga akhirnya Aulia yang memimpin permainan panas di dalam kamar mandi.


Kesunyian kamar mandi diisi dengan suara yang saling bersahutan dari Aulia dan adrian.


UDAH UDAH CUKUP AH TAKUT KEBABLASAN 🤣🤣😂


Setelah selesai mandi,Aulia yang kelelahan tertidur dengan masih dalam keadaan polos sedangkan Adrian pergi ke ruang baca untuk menemui pak mun dan han yang baru saja kembali.


"ceritakan apa saja yang terjadi selama aku tidak ada"ucap adrian.


"Tuan Ridwan datang kemari dan meminta nyoya Sarah untuk menerimanya kembali"ucap pak Mun.


"lalu apa yang mamah katakan?"tanya adrian memainkan jarinya dalam kepalan tangan.


"nyonya sarah menolaknya dengan halus mengatakan bahwa dia sudah tidak peduli dengan masalah ini yang dia inginkan sekarang adalah kebahagiaan anda dan pernikahan tuan Rio"jelas pak mun.


"lalu papah?"tanya Adrian lagi.


"dengan berat hati tuan Ridwan menerimanya dia sadar dia salah telah mengkhianati istri sebaik nyonya sarah dan juga anak anak seperti anda dan tuan rio"jelas pak mun lagi.


"apa ada kejadian lain selain ini?"tanya adrian.


"ya tuan 2 hari lalu seorang wanita datang kesini untuk menemui anda dia bilang namanya adalah jovanka"ucap pak mun.


Mata han membulat mendengar nama jovanka ahh ya wanita gila itu yang berusaha menggoda tuannya dan asistennya itu dia membawa asisten seksinya untuk menggodaku batin han.


"Han selidiki maksud dirinya ingin menemui ku"titah adrian bangun dari duduknya.


"baik taun"jawab Han menunduk sopan.


Adrian pergi meninggalkan ruang baca untuk kembali ke kamarnya dan menemui istrinya yang masih setia dengan gulungan selimut.


"Sayang bangun ini sudah sore"ucap adrian lembut sambil membelai wajah aulia.


Aulia menggeliat bangun, senyum indah terukir jelas diwajahnya.


"ahhh aku tidur nyenyak sekali mas... maaf ya"ucap Aulia dengan suara khas bangun tidur.


"Begitulah sayang jika tidur habis memenangkan pertempuran jadi pules dan nyaman"Sindir Adrian karena tadi Aulia lah yang memenangkan permainan panasnya.


"Ahh mas jangan bilang begitu aku malu"Aulia menutupi wajahnya dengan selimut yang dia tarik ke atas.


"hahahaha baiklah sekarang mandi dan makan oke"titah adrian diangguki aulia.


CERITA RIO SAMA EVA MAU DILANJUTIN APA ENGGA NIH???APA MAU LANGSUNG DIBONGKAR???🤔😚🙂🙂

__ADS_1


BERSAMBUNG........


__ADS_2