Menikahi Pria Cacat Demi Ayah

Menikahi Pria Cacat Demi Ayah
BAB 73


__ADS_3

Adrian pulang langsung masuk ke dalam kamarnya untuk menemui aulia namun sesampainya dikamar adrian mendapati sosok wanita yang dicintainya sedang tidur dengan nyenyak.


"Sayang ngantuk banget ya"Adrian membuka jas dan dasinya kemudian berbaring setengah duduk disamping aulia.


Membelai wajah cantik Aulia dengan telunjuknya,mulai dari dahi dan semakin turun hingga terhenti ketika jari itu menyentuh bibir aulia.


"Sayang izin cium ya"bisik adrian kemudian mencium nya lembut sedikit dilumat.


Aulia yang merasa dicium segara membuka matanya dan melihat ternyata itu adalah suaminya.


"Mas udah pulang?"tanya Aulia setelah adrian melepas ciumannya.


"udah dong kan aku kangen sama kamu"jawab Adrian kemudian menjatuhkan kepalanya di bahu aulia.


"yaudah mandi dulu sana biar aku siapin bajunya"tutur aulia.


"baiklah sayang tapi nanti jadi ajarin aku main Instagram kan?"tanya Adrian.


"iya sayang jadi"jawab aulia kemudian mengecup singkat bibir suaminya.


Setalah 30 menit, adrian keluar hanya dengan handuk yang melilit di pinggang nya,berjalan mendekati ranjang dan memakai pakaian yang sudah disiapkan istrinya.


"mana ponsel kamu?"tanya aulia.


"Nih"Adrian memberikan ponsel apel di gigit itu.


Aulia mengajarkan Adrian mulai dari membuat snap sampai memposting foto.


"Sayang ayo kita foto dan posting di Instagram?!!"ajak adrian sumringah.


"iya udah boleh"jawab aulia.


Adrian mengarahkan ponselnya ke depan menjepret wajah dirinya dan aulia.


Pose pertama menunjukan deretan gigi putih mereka😂


pose kedua menunjukan keromantisan mereka dengan adrian yang mencium pipi Aulia😚


Setelah Berfoto adrian memposting dalam 1 kiriman dengan caption istriku cantik kesayangan ceo😘❤️❤️❤️


"Ada ada kamu ini mas"aulia terkekeh membaca caption yang ditulis suaminya.


Belum ada 10 menit postingan adrian sudah disukai oleh ratusan bahkan hampir ribuan pengguna Instagram yang mengikutinya.


"Wahh mas lihat foto kita sudah disukai banyak"ucap aulia memeriksa like di fotonya.


"ya sudah ayo turun kita makan"ajak adrian.


"mas tapi aku mau makan nasi goreng"rengek aulia.


"Yaudah ayo kita cari"ajak adrian tidak mau menolak kemauan sederhana Istrinya.


"beneran kamu mau anter aku?kalo gak bisa biar aku ajak Nisa"ucap aulia.


"suami kamu kan aku jadi sudah tanggungjawab aku memenuhi semua kemauan kamu"ucap adrian menangkup wajah aulia.


"Aku mencintaimu mas"ucap Aulia kemudian mencium hidung mancung adrian.


"Aku lebih mencintaimu sayang"saut Adrian k kemudian mencium bibir aulia.


Cukup lama berciuman,mereka melepaskannya dan bergegas turun untuk pergi membeli nasi goreng yang diinginkan aulia.


"eh Adrian,Aulia sini duduk"ucap Sarah.

__ADS_1


"maaf mah malam ini aku sama Aulia makan diluar soalnya aulia lagi pengen makan nasi goreng"ucap Adrian.


"ya sudah pergilah daripada anakmu nanti ngiler terus kan gak lucu"canda rio.


"iya kaya kau ngiler terus sampe banjir tuh bantal dikamar"balas adrian.


"ya sudah baiklah kalian hati hati ya"tutur sarah lembut.


"iya mah, kalo gitu kami permisi ya"ucap aulia.


Keramaian kota dimalam hari,kerlap kerlip lampu berjejer di sepanjang jalan, orang orang berlalu lalang menikmati keindahan dimalam hari.


"mas kita makan nasi gorengnya yang dipinggir jalan aja ya"ucap aulia.


"kenapa gak direstoran aja?"tanya adrian.


"kurang enak mas,lebih enak yang dipinggir jalan"jawab aulia.


"Baiklah kita akan makan di tempat yang kamu inginkan"ucap Adrian.


Aulia dan Adrian pergi ke tempat dimana ada bermacam jenis makanan kaki lima disana, Nasi goreng tulisan itu bagai panah yang menarik mata aulia.


"mas itu mas kita kesana ayo"ajak aulia menujuk tukang nasi goreng yang lumayan ramai.


"Rame banget sayang"ucap adrian menekuk wajahnya mungkin dia belum terbiasa makan dipinggir jalan.


"gak apa apa sayang jangan khawatir semua higienis kok"ucap aulia mengerti raut wajah suaminya.


Adrian menurut kemudian turun mengikuti istrinya,para pembeli banyak yang memperhatikan ketampanan adrian membuat aulia sedikit terganggu.


"mas duduk disana yuk"ajak aulia menggandeng tangan suaminya.


"iya sayang ayo"jawab adrian lembut.


"mau pesan apa pak,bu?"tanya seseorang menghampiri mereka.


"Ada lagi?"tanyanya lagi.


"mas kamu gak pesen?"tanya Aulia pada suaminya.


"engga sayang"jawab adrian.


"ya sudah mba itu aja"ucap aulia pada pelayan.


Setelah cukup lama pesanan aulia datang,aulia segara melahap makanan yang dipesannya, Melihat suaminya hanya sibuk bermain ponsel Aulia merasa sedikit tidak enak karena bersikap egois.


"mas ayo buka mulut"ucap aulia.


"aku gak mau sayang kamu aja abisin,kalo kurang pesan lagi ya"ucap adrian lembut.


"Sekali saja ayo buka mulut"pinta aulia.


Adrian memakan suapan istrinya dan ya dirinya merasa ternyata makanan pinggir jalan tidak terlalu buruk seperti pikirannya.


"Enak sayang"ucap adrian berbinar.


"enak kan? yaudah pesen lagi ya"ucap aulia kemudian memesan sepiring nasi untuk adrian.


Setalah puas menikmati nasi goreng dipinggir jalan, Aulia mengajak Adrian ke kafe untuk sekedar memakan semangkuk ice cream.


"Mas mau ice cream"pinta aulia mengelus perut nya.


"anak papah mau ice?oke baby kita beli ya"ucap adrian memegang perut Aulia.

__ADS_1


Adrian segera membelokan mobilnya ke sebuah kafe yang terbilang romantis, berjalan bergandengan tangan kemudian duduk di sudut kafe.


"ice cream dengan toping lengkap ya 1"ucap Adrian memesankan pesanan istrinya.


"kamu gak mau?"tanya Aulia.


"aku masih kenyang sayang"jawab Adrian.


"padahal aku juga kenyang mas tapi kalo dikasih makanan terus gak nolak kok"canda aulia.


"hahaha kamu ini"Adrian mencubit gemas pipi Aulia.


"Sakit sayang"manja Aulia seperti anak kecil.


"kalo lagi manja gini kaya minta dicium tau"pekik Adrian.


"Awas aja berani cium disini"Aulia sudah waspada.


"ya engga dong tapi nanti dirumah bolehkan cium plus itu"Adrian menyeringai membuat Aulia bergidik ngeri.


"tergantung"jawab Aulia memangku tangannya di dada.


Ice cream pesanan Adrian datang, Aulia segara menyambar ice miliknya karena memang sudah sangat ingin.Adrian geleng kepala melihat tingkah istrinya yang lucu.


"Sayang pelan pelan tidak perlu terburu-buru begitu kita kan bayar bukan maling"canda Adrian.


"ini sangat enak mas aku suka"ucap Aulia.


"jika kurang pesan saja lagi"ucap Adrian.


Adrian tersenyum begitu juga Aulia menatap suaminya dengan penuh cinta,namun ditengah tatapan penuh cinta itu seorang wanita datang menyapa Adrian.


"Selamat malam tuan Adrian?"sapa seorang wanita dengan semangkuk ice cream ditangannya.


"selamat malam nona jovanka"Sapa Adrian cuek.


Aulia memperhatikan wanita yang terus bicara pada suaminya itu, ingin rasanya dia melempar Ice di mangkuk nya ke wajah wanita itu tapi mubazir batin aulia.


"Sayang aku sudah kenyang,ayo pulang"ajak aulia.


"iya sayang ayo"saut Adrian.


"Baiklah tuan saya permisi dulu"ucap jovanka ingin pergi namun kakinya tersandung kaki meja membuat dirinya jatuh ke pelukan Adrian dengan ice cream yang mengotori baju keduanya.


Mata Aulia membulat melihat pemandangan didepannya itu, Adrian membalas tatapan isterinya dia tau saat ini aulia sedang cemburu.


Brakkk


Aulia menggebrak meja kemudian pergi meninggalkan Adrian dan jovanka yang masih betah dengan posisi mereka.


"Sayang tunggu"panggil Adrian tidak dihiraukan oleh aulia.


Adrian mendorong tubuh jovanka kemudian mengejar istrinya,jovanka hanya tersenyum penuh kemenangan karena telah berhasil balas dendam atas penghinaan nya waktu itu.


Sedangkan Aulia berjalan dengan kecepatan 2X dari biasanya tanpa terasa air matanya berjatuhan melihat suaminya yang menempel pada wanita lain.Rasanya hatinya benar-benar panas,dia cemburu sekaligus marah pada adrian entah karena bawaan bayi ataupun tidak.


"Sayang dengarkan aku dulu"Adrian berhasil memegang tangan Aulia namun dengan cepat aulia menepisnya.


"sayang tadi itu tidak disengaja lagipula aku juga tidak mau berdekatan dengan perempuan genit sepertinya"Adrian mencoba menjelaskan pada istrinya.


"oh jadi dia sering menggoda kamu?atau jangan jangan dia juga sering datang ke kantor kamu?"tanya aulia dengan mata yang merah.


"Sayang jangan begini, ayo kita pulang kita bicara dirumah"ajak adrian.

__ADS_1


JANGAN LUPA KOMEN POSITIF UNTUK MEMBERIKU SEMANGAT BUAT UP🙏😚😚


BERSAMBUNG.....


__ADS_2