
Dan akhirnya mereka sama sama tertidur dalam keadaan perut kosong.
Tengah malam tepatnya pukul 00:05 Aulia terbangun karena merasa lapar,perlahan dia menjauhkan tangan adrian yang melingkar di perutnya kemudian memposisikan tubuhnya duduk dan mengerjapkan matanya pelan.
"Belum menyala juga rupanya"gumam aulia ditengah kegelapan.
Aulia beralih pada suaminya yang masih pulas, dengan ragu dia membangunkan Adrian.
"mas bangun mas....??"ucap aulia menggoyangkan tubuh suaminya.
"mas bangun aku laper mau masak"ucap Aulia lagi.
Adrian perlahan membuka matanya,samar samar dia melihat aulia yang sedang cemberut.
"ada apa sayang?"tanya adrian dengan suara khas bangun tidur.
"Aku lapar mas antar aku ke dapur aku mau masak"jawab aulia mengerucutkan bibirnya.
"Dengan begini?"tanya adrian mendelik.
"begini gimana?"tanya Aulia belum sadar.
"lihat dirimu sayang,apa kamu yakin ingin memasak dengan tubuh tanpa pakaian"jelas adrian kemudian mendekati aulia.
Aulia tersadar kemudian mendorong tubuh adrian sekuatnya sampai tubuh kekar suaminya itu terjerembab ke lantai.
"Awwww....."ringis adrian memegangi bokongnya.
"Aduh mas maaf maaf gak sengaja"aulia membantu suaminya untuk duduk di tepi ranjang.
"kasar banget sih sayang"pekik adrian menggosok gosok bokong nya.
"ya maaf deh lagian kamu juga bikin aku takut"jawab aulia.
"takut gimana?kita sudah sering melakukannya masa iya masih takut,lalu kemana rasa takutmu sekarang berani duduk di sampingku dengan tubuh mu yang terbuka begini?"goda adrian mencolek dagu aulia.
Aulia segera meraih selimut untuk menutupi tubuhnya namun nihil adrian lebih cepat daripada dirinya, adrian mengungkung tubuh aulia tanpa menindihnya.
"mas aku laper mau makan"rengek aulia dengan desahan Karena adrian terus menciumi lehernya.
"beneran laper?"tanya adrian menghentikan aksinya.
Aulia mengangguk kemudian adrian turun dari tubuh aulia.
"mas jangan marah ya"ucap Aulia berpikir suaminya itu marah padahal sesungguhnya tidak.
"ak..."Adrian baru mengucap 2 huruf namun Aulia sudah memotongnya.
__ADS_1
"janji deh abis makan kita lanjutin 2 ronde"potong aulia.
Adrian yang diberi gold oleh istrinya tentu saja tidak menolak,tanpa berkata-kata adrian mengangguk.
padahal aku tidak marah sama sekali tapi ya sudah terlanjur diberi gold mana mungkin aku menolak... hihihi
Adrian terkikik geli dalam hati pada istrinya yang mengira dia marah karena tidak dikasih jatah.
Dengan membawa lilin aulia dan adrian turun ke dapur untuk memasak karena mereka memang belum makan sejak sampai tadi.
"mas kita masak sayur bayam sama telur goreng aja ya besok baru aku masak yang lebih enak"ucap Aulia seraya menyiangi bayam yang dia petik tadi.
"Aku bantu apa Sayang?"tanya adrian memeluk aulia dari belakang dan menciumi tengkuk istrinya.
"Tidak ada sayang kamu cukup berhenti menciumi leherku dan duduk disana"jawab aulia.
Dengan berat hati Adrian duduk dan hanya menyaksikan Aulia yang sedang memasak ditengah kegelapan hanya lilin yang menerangi mereka.
"mas kita punya ponsel kan?"tanya aulia tiba tiba.
"iya kenapa?"tanya adrian balik.
"lalu kenapa kita tidak menggunakan senter ponsel dan ribet menyalakan lilin"jawab aulia dan bersamaan dengan itu adrian menepuk jidatnya karena dia juga baru ingat entah lupa atau bodoh.
"ya ampun iya ya sayang kenapa kita jadi bodoh begini ya,hahahah"tawa adrian memenuhi ruangan yang gelap.
Setelah selesai memasak,Aulia menata makanannya di meja bersamaan dengan kedatangan adrian membawa ponsel miliknya.
"Bagaimana mas apa ada sinyal?"tanya aulia menarik kursi untuknya duduk.
"tidak ada sayang aku rasa selain karena kita di gunung mati lampu juga jadi penghambatnya"jawab adrian.
"ya sudah ayo makan dulu buang ponselmu itu"tutur aulia.
Prakkkk
Adrian benar benar membuang benda pipih bermerek apel di gigit dengan 3 kamera dibelakang membuat Aulia melotot kaget.
"mas kenapa ponselnya dibuang?"tanya aulia terkejut.
"kan kamu yang suruh ya aku buang lah"jawab Adrian dengan entengnya.
"tapi mas itu kan mahal namanya buang buang uang dong"ucap aulia.
"ya sudah biarkan saja aku masih ada stok ponsel dirumah"ucap adrian kemudian duduk di depan aulia.
Aulia hanya mendengus melihat sikap suaminya ya memang benar dia kaya bahkan jika dia mau dia bisa membeli pabriknya langsung.
__ADS_1
Aulia mengambilkan makan untuk suaminya, untuk pertama kalinya adrian memakan makanan sesederhana ini.
"mas kamu beneran bisa makan ini?"tanya aulia khawatir suaminya tidak bisa memakan ini.
"tenang saja sayang aku bisa dan aku memang ingin makan yang banyak karena setelah makan ada seseorang yang memberiku hadiah"jawab adrian menyeringai.
"jangan membuatku tersedak makanan mas"ketus aulia.
"hahahah tapi memang benar setelah ini akan ada yang memberiku hadiah dan aku hanya mengingatkan nya saja agar tidak lupa"ucap adrian mulai menyantap makanan yang diambilkan Aulia.
"kamu tenang saja mas aku tidak akan lupa jadi sekarang bisakah kamu diam sayang"ucap aulia manis.
"tentu saja sayang"jawab Adrian tersenyum manis.
Setalah makan,aulia mencuci piring kotornya sedangkan adrian mengelap meja makan.
"mas sudah?"tanya aulia.
"sudah sayang"jawab adrian seraya menggesek gesekkan tangannya.
"kalo begitu ayo aku juga sudah mengantuk"ajak aulia.
Adrian dan aulia kembali ke kamar dengan membawa lilin tentunya,ya mereka sudah seperti hidup di zaman belum ada listrik.
"mas ayo tidur"ajak aulia.
"aku harap kamu tidak lupa sayang"bisik Adrian dan meniup telinga aulia.
Tubuh Aulia berdesir mendengar perkataan Adrian dia baru ingat jika tadi dia memberikan penawaran menarik untuk suaminya.
"emang masih mau?"tanya aulia membalik badan.
"tentu saja"jawab adrian sudah merengkuh pinggang ramping istrinya.
"iya deh ayo"Aulia mengalah menurutnya percuma menolak pun Adrian akan tetap melakukannya.
dan akhirnya pergulatan yang sempat terjadi sore tadi terulang kembali kali ini adrian yang mendominasi sedangkan aulia hanya mendesah menikmati sentuhan suaminya.
Setalah 1 jam Adrian menyemprotkan benih cinta ke dalam rahim Aulia yang sudah terisi bayi kemudian dia berbaring disamping istrinya.
"terimaksih sayang"Adrian mencium kening aulia.
"maaf ya sayang kalo papah sering nengokin kamu terus"Adrian bicara pada perut aulia kemudian mencium nya.
JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE YA BIAR AKU MAKIN SEMANGAT BUAT UP 🙏😂😊
BERSAMBUNG.........
__ADS_1