Menikahi Pria Cacat Demi Ayah

Menikahi Pria Cacat Demi Ayah
BAB 121


__ADS_3

mulutnya tak henti mengeluarkan kutukan karena harinya yang benar-benar menyebalkan ini, kakinya terus berjalan tapi matanya tidak fokus ke depan membuat rio tidak sadar seseorang sedang bersedekap di depannya.


"Kau sakit?"tanya adrian menatap aneh pada rio.


"Eh,kau bikin kaget saja!"desis rio terkejut sambil memegang dada dengan tangan kirinya.


"Apa kepalamu terbentur bahan bangunan?kenapa kau seperti orang yang tidak waras bicara sendiri"ucap adrian memajukan langkahnya.


"Hais bukan itu mungkin ketika aku memberitahumu kau juga akan sakit kepala"ujar rio membuang nafasnya.


"Apa?"tanya adrian masih dengan mode santai.


"Perempuan itu kembali dan hari ini aku bertemu dengannya"jawab rio ambigu.


"Perempuan? perempuan siapa?dunia ini penuh dengan perempuan"tanya adrian lagi.


"Ish kau bodoh sekali rian,bela Yovita. Kau ingat nama itu?"tanya rio menyebut nama bela membuat tubuh Adrian mendadak menjadi batu.


Ekhm..


"Ada apa dengannya?"Adrian berdehem sebentar sebelum berkata untuk sekedar menetralkan suasana.


"Aku bertemu dengannya di hotel, tapi sungguh aku muak dengan penampilannya sekarang"jawab rio menunjukan ekspresi ketidakpuasan.


"Apa?apa dia lebih cantik dan kau tergoda?"Tanya adrian.


"Cih, yang membuat ku muak adalah kenapa dia bisa keluar dari dalam penjara setelah kejahatan menyakiti istrimu dan hampir membuat rumah tanggaku hancur"jelas rio emosi karena sejak tadi adrian tidak bisa diajak serius.


"Oh astaga kenapa aku bisa lupa bahwa di sedang di penjara,rio kirim orang untuk menyelidikinya wanita itu aku takut dia akan bermain kompor lagi dengan kita"Ucap adrian, astaga sejak tadi dia lupa bahwa bela pernah dipenjara 😖.


"Baiklah,oh ya aku sudah menyelesaikan tugas ku jadi aku akan ambil cuti 1 jam untuk menghubungi eva setidaknya sebagai penawar kekesalanku hari ini"Ucap rio kemudian pergi begitu saja meninggalkan adrian.


Adrian tidak ambil pusing kemudian memutuskan untuk kembali ke ruangannya, tapi tanpa keduanya sadari sejak tadi ada yang mendengarkan pembicaraan keduanya. Tangannya dilipat di dada, bibir yang di poles lipstik merah maroon itu menunjukan senyum licik dengan kepala yang sedikit do dongakan ke atas.


"It's start game baby"ucapnya kemudian pergi untuk menemui partner kerjanya.


Sementara rio, duduk di kursi putar miliknya, kepalanya mendongak menatap langit-langit ruangan sambil kakinya berpijak pada lantai menggesernya ke kiri dan kanan membuat kursi itu berputar bersama dengan kakinya.


"Ahh sialan"umpat rio,entah mengapa pikirannya terlintas tentang bela dan bela. Masa percintaan mereka yang dimulai ketika di Paris dulu.

__ADS_1


FLASHBACK ON


Badan tegap dan atletis membuat para wanita histeris melihatnya belum lagi setelah kasual yang ia gunakan dengan perpaduan kemeja putih dan jas hitam tanpa dasi ditambah sepatu pantofel yang diyakini seharga puluhan juta.


"Come on baby"seorang wanita beruntung membuka tangannya menyambut kedatangan pria nya dengan penuh kebahagiaan.


"How are you darling?"tanya si pria mengecup lembut kening wanitanya.


Tak ayal beberapa perempuan yang mengaguminya tadi sontak kecewa melihat sang pria mencium mesra wanita yang diyakini adalah kekasihnya atau mungkin istrinya.


"Kapan kau kembali ke Indonesia?"tanya wanita yang tak lain adalah bela.


"Kau yakin bertanya begitu?kau tahu bagaimana hubunganku dengan tunangan mu itu kan"desis rio menyesap kopi espresso yang sudah di pesan bela.


"Oh ayolah baby, berhenti membahasnya dia hanya seorang mantan dan kau disini sebagai masa depanku"Ujar bela mendesah pelan.


"Oke oke, mungkin aku akan kembali ke Indonesia bulan depan. Jadi selama 1 bulan aku milikmu sayang dan kau hanya milikku"Ujar rio merengkuh pinggang bela mesra.


"Up to you baby"balas bela tersenyum kemudian mengecup bibir rio tanpa ragu.


Hari hari dijalani dengan pergi jalan jalan,rio memang mencintai bela tapi sudah prinsip hidupnya untuk tidak merusak seorang perempuan yang belum terikat hubungan suci dengan nya karena itu meski berkali-kali bela menggodanya dengan kuat rio bisa menahan nya selama kurang lebih 2 tahun itu.


"Kau wanitaku aku tidak mau merusakmu sayang lagipula kita akan menikah secepatnya dan lagi melakukan setelah pernikahan rasanya akan lebih mantap"saut rio yang seperti tolakan.


"Apa aku kurang cantik sampai kau menolak ku terus selama ini? sayang kita sudah pacaran hampir 2 tahun aku rasa itu cukup untuk melakukan hal yang lebih dari ciuman dan bergandengan tangan"Bela masih mencoba menggoda kekasihnya dengan bergelayut manja di tangan rio.


Pletak.


"Kau ini sekolah dimana sih? pacaran 2 tahun boleh melakukan hubungan lebih dari ciuman,atau jangan jangan kau dan adrian pernah melakukannya?"tanya rio mengintrogasi menepis tangan bela kasar.


"Hei,aku dan dia hanya berhubungan 1 tahun ckkk lagipula dia tidak akan mungkin bisa memuaskan ku dilihat dari bagaimana sikapnya dia tak jauh berbeda denganmu yang selalu menolak ku"Jawab bela sambil melengkungkan kedua tangannya di pinggang.


"Aku harap kau tidak berbohong sayang karena kamu tahu benar apa yang bisa di dapatkan ketika ada seseorang yang membohongiku"Ucap rio menekan setiap katanya.


Cup.


"Tidak akan sayang"balas bela kembali mencium bibir rio. "Baiklah ayo kita jalan jalan di mall setidaknya kita bumbui hubungan ini dengan cinta di mall bukan di ranjang"Ajak bela siap menguras atm milik rio.


"Ayo sayang,black card sudah menanti pembayaran"Saut rio yang sam sekali tidak mempermasalahkan soal uang karena cintanya lebih berharga dari sebuah uang.

__ADS_1


Dengan tulus rio mencintai bela meski dia harus merebutnya dari sang adik, cinta dan perang memang adil bukan pikir rio. Namun sangat di sayangkan selama ini bela hanya mencintai rio demi harta dan kekayaan.


FLASHBACK OFF


"Aku orang paling bodoh di dunia ini karena pernah jatuh cinta pada perempuan iblis sepertinya"desis rio mengacak rambut nya frustasi.


Drtttt.... drtttt...


"Halo?"Tanpa melihat siapa yang menelponnya rio berucap 'halo'.


"Halo tuan yang terhormat, masih ingatkah anda dengan saya"ucap seorang di sebrang sana.


Mata rio langsung membulat dengan sempurna, bahkan badannya dengan refleks menjadi tegak sempurna.


"Sayang berhentilah bercanda"


"Tutup mulutmu itu, kamu masih ingat denganku ha?"


"Tentu saja sayang kamu masa depanku,masa lupa"


"Masa depan?iya?masa lampau kali. Tega sekali tidak menghubungiku sementara nisa dan aulia asik bertelpon dengan suami mereka dan aku hanya bisa gigit jari"


"Aku minta maaf sayang, pekerjaanku banyak tapi aku janji setiap malam kita akan bertelpon sampai pagi"


"Halah bulshit,jika begini terus jangan salahkan aku jika ada penghuni baru"


Tut.... (Sambungan terputus).


Rio berusaha mencerna kata kata 'penghuni baru' yang eva katakan tadi. memang Eva punya kontrakan yang bisa berganti ganti penghuni?pikir rio.


"Aaaa bodoh sekali"umpat rio mengerti perkataan Eva siap penghuni baru yang artinya pengisi hatinya yang kesepian.


Dengan gerakan cepat rio kembali menghubungkan eva namun tidak ada jawaban sama sekali.


"Huh, mungkin dia sedang bekerja"ucap rio membuang nafasnya Sambil menatap layar ponselnya yang perlahan gelap.


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YA SAYY BIAR AKU MAKIN SEMANGAT BUAT UP 😂😊


BERSAMBUNG......

__ADS_1


__ADS_2