
Adrian dan Aulia memutuskan untuk makan diluar mengingat ini bukan jam makan siang apalagi makan malam.
"Mas kita mau makan dimana?"tanya Aulia seraya memasang seatbelt nya.
"Kamu punya tempat bagus gak?"tanya adrian balik.
"punya sih tapi apa kamu akan suka?"tanya aulia ragu ragu.
"apapun itu jika bersamamu aku akan suka sayang"jawab Adrian kemudian memutar kunci mobilnya.
Mobil Adrian meninggalkan bangunan mewah,berjalan memecah keramaian kota di sore hari,anak anak dan para orang dewasa bersepeda disepanjang jalan komplek.
"mas bukan kah sangat menyenangkan jika kita bersepeda"ucap Aulia yang sedang melihat keluar jendela.
"tapi kamu tidak bisa sayang"ucap adrian mengelus rambut panjang aulia.
"Kenapa?"tanya aulia tidak mengerti.
"karena kandunganmu sudah jalan 4 bulan dan itu akan sangat berbahaya"jawab adrian.
"ya sudah tidak apa apa lagipula setiap malam juga aku dijadikan sepeda sama kamu"Sindir aulia.
"Bukan sepeda sayang tapi kuda, hahahaha"Adrian tertawa.
"kamu tuh ihh"Aulia memukul bahu adrian dengan kepalan tangannya.
"aduh ampun sayang, baiklah sekarang katakan dimana tempat untuk kita makan siang?"tanya adrian.
"Dirumahku mas"jawab aulia.
"maksudnya?"tanya adrian tidak mengerti.
"iya kita akan makan dirumahku,aku akan memasakan makanan untukmu disana tapi kalo kamu keberatan ya sudah kita cari tempat lain"jawab aulia.
"baiklah sayang kita kerumah ayah,let's go"ucap adrian mengangkat sebelah tangannya.
Aulia terkekeh melihat tingkah suaminya begitupun dengan adrian.
"Oh iya apa kamu sudah memberitahu eva sebelumnya kita akan datang kerumah?"tanya adrian.
"Belum mas"jawab aulia.
Adrian kembali fokus pada jalanan di depannya,mobil memasuki area ya bisa disebut perkampungan bukan seperti kawasan rumahnya, mobil mewah dan berkelas membuat para penduduk melongo apalagi ketika melihat Aulia turun dari sana karena tidak banyak tetangga tau jika aulia sudah menikah.
"Neng Aulia???"tanya seorang ibu.
"Iya bu"jawab aulia ramah.
"Neng sama siapa?"tanya ibu itu lagi melirik adrian.
"Suami saya bu"jawab aulia.
"kok saya kaya gak asing ya sama wajahnya???"ibu itu tampak berpikir. "ahh iya dia teh tuan Adrian pengusaha sukses itu kan?ya Allah Aulia kamu teh beruntung pisan dapet dia"ucap ibu itu sudah ingat.
"Alhamdulillah Bu, kalo gitu kami permisi"ucap aulia kemudian mengajak Adrian masuk kedalam rumah namun dicegah.
"eh tapi hati hati Aulia biasanya kan kalo pria sukses wanita nya banyak saya kasian kalo sampe kami alami"ucap ibu itu mencegah aulia pergi.
"Sebelumnya maaf bu tapi anda salah ya memang kebanyakan pria jika sukses maka wanitanya juga banyak tapi bagi saya hanya aulia istri saya yang pantas bersanding dengan saya, terimaksih permisi"ucap Adrian tegas.
Adrian menarik tangan istrinya mendekati pintu rumah yang sedikit terbuka.
Ceklek.
"Va???Eva???yuhu???"suara Aulia terdengar di setiap sudut rumah yang sederhana itu.
"hei siapa kau teriak teriak disini?"Suara Eva dari arah dapur.
__ADS_1
"Aulia???sedang apa kamu disini?"tanya Eva.
"aku mau makan disini bersama ayah"jawab Aulia.
"kebetulan aku juga sedang memasak,ayo kita masak"ajak Eva.
"mas duduk dulu ya aku mau masak"Tutur aulia.
"iya sayang"jawab adrian memegang sebelah pipi aulia.
Aulia membantu Eva memasak,jam menunjukan pukul 17: 30, herman pulang dia terkejut sekaligus bahagia melihat Adrian diruang tamu rumahnya sedang duduk sambil menikmati segelas teh.
"Adrian???"panggil herman.
"ayah, assalamualaikum"ucap adrian mencium tangan herman.
"waalaikumsalam nak,kau kesini dengan siapa? dimana Aulia?"tanya herman.
"Sedang masak yah di dapur"jawab adrian.
"Baiklah kau duduk saja dulu ayah ganti baju dulu ya ya"ucap herman diangguki adrian.
"mas apa ayah sudah pulang?"tanya aulia menghampiri suaminya karena mendengar suara sang ayah.
"iya sayang tapi sedang bersih bersih"jawab adrian.
"ya sudah makan sudah siap ayo ke meja makan"ajak aulia.
Adrian mengikuti langkah istrinya menuju dapur,meja makan untuk 4 orang dengan berbagai jenis makanan tertata rapi,bau menggoda membuat air liur menetes.
"sayang harum sekali aku jadi tidak sabar"ucap adrian seraya mendudukkan bokongnya.
"iya udah sebentar tunggu ayah ya"aulia ingin pergi ke kamar ayahnya namun dicegah oleh eva karena tidak enak hati meninggikan Adrian.
"Li biar aku aja kamu diam sini temani suami kamu"tutur Eva.
Tak lama Eva datang bersama herman, aulia memeluk tubuh ayahnya begitupun dengan herman yang juga memeluk erat tubuh putrinya.
"Bagaimana kandunganmu nak?"tanya Herman setalah melepas pelukannya.
"Alhamdulillah ayah baik semoga baik sampai persalinannya"jawab aulia.
"amin sayang"ucap herman mengamini perkataan putrinya.
"Ya udah lia, paman ayo duduk"ajak eva.
Mereka mulai menyantap makan malam yang dimasak Aulia dan Eva karena memang mereka berdua sangat pro jika soal dapur.
"Lia masakanmu tidak berubah nak"puji herman.
"terimaksih ayah makanlah yang banyak"tutur aulia bahagia.
"Oh iya maaf pak Adrian sebelumnya"ucap Eva tiba tiba.
"iya ada apa?"tanya adrian.
"beberapa hari lalu saya sudah mengerahkan CV saya ke kantor drjgroup dan Alhamdulillah saya diterima tapi di pesan tertulis saya akan bekerja dikantor cabang,kalo saya boleh tau apa pak Rio yang memimpin?"tanya eva.
"iya karena memang disana sedang sangat membutuhkan karyawan dan kebetulan cocok dengan keahlianmu jadi kami menerima kau sebagai asisten rio"jawab adrian.
"oh baiklah pak terimaksih"ucap eva.
masa iya harus bekerja dengannya...huh... berarti mulai besok harus senam jantung setiap hari...ya Allah semoga aku bisa.
ucap eva dalam hati mengingat pernyataan cinta yang rio utarakan namun belum juga dijawab sampai sekarang.
"Oh iya ayah kemarin aku mengunjungi rumah mamah, barang masih ditata rapi sama seperti dulu mamah menatanya"ucap aulia.
__ADS_1
"iya nak eva sudah menceritakannya,apa kamu bahagia pergi kesana?"tanya Herman balik.
"Sangat yah dan itu semua karena suamiku"jawab aulia menatap suaminya.
"Ayah senang kalian bisa bahagia semoga pernikahan kalian adalah pernikahan pertama dan terakhir kalian"doa herman.
"terimakasih ayah dan juga terimaksih karena sudah mau memberikan putri ayah yang sangat berharga ini untukku"ucap adrian.
"Bukan ayah nak tapi Allah,dia memang sudah mengatur kalian untuk berjodoh"ucap herman.
"Aku juga sangat bahagia sekaligus beruntung mendapatkan mas Adrian sebagai suamiku"ucap aulia tulus.
"hmmm udah dong romantisnya kan jadi iri"ucap eva cemberut.
"hahhaa makannya kamu terima sana cinta Rio"Tutur aulia sambil tertawa.
"Maksudnya va? om gak ngerti?"tanya herman.
"bukan apa apa paman Aulia hanya asal bicara"jawab Eva.
Setalah makan malam,Aulia dan yang lain berbincang diruang tamu tiba tiba rio menelpon.
"Halo?"
"Rian kau dimana?"
"kenapa?aku ada dirumah ayah aulia"
"berarti ada eva dong, Baiklah kau diam disana aku menyusul"
"untuk apa?aku sudah mau pulang tapi jika memang ingin mengajak Eva berkencan aku rasa tidak masalah"
"siapa yang mau mengajaknya berkencan aku kan hanya ingin berteguran saja"
"Sudahlah"
Adrian mematikan ponselnya kemudian kembali duduk bersama yang lain,dia membisikan sesuatu ditelinga aulia.
"Sayang sudah malam ayo pulang besok kita main lagi kesini"bisik adrian mengajak.
"Ayah maaf karena sudah malam kami harus pulang tapi jangan khawatir aku akan sering kesini"ucap aulia.
"Iya sayang baiklah kalian hati hati dijalan ya"ucap herman lembut.
"Va semangat buat besok ya semoga semuanya lancar"ucap Aulia memberikan kepalan tangannya keep strong.
"iya Li maksih ya doakan semoga jantung ini bisa diajak kompromi"jawab eva membuat aulia tertawa.
Aulia dan Adrian pergi dari rumah Aulia untuk pulang ke rumah besar.
"Mas terimakasih"ucap Aulia tiba tiba.
"Untuk apa?"tanya Adrian melihat sebentar kemudian kembali fokus pada jalanan.
"Karena sudah mau makan dirumah bersama ayah dan untuk kebahagiaan ini, terimaksih untuk cinta yang kamu berikan untukku selama ini"jawab aulia.
"Kamu istriku sayang dan ya seharusnya aku yang berterimakasih karena sudah mau menikah denganku,maaf jika dulu aku sering menyakitimu tapi kamu selalu sabar menghadapi sikap ku yang kasar ini"balas Adrian.
"Aku mencintaimu mas"ucap Aulia kemudian bersandar manja dibahu adrian.
"Aku juga mencintaimu sayang"jawab adrian mencium puncak kepala aulia.
Maaf ya teman-teman karena gak up🙏🙏aku ada jadwal sekolah karena itu aku jadi telat up😊😊
jangan lupa follow Instagram aku di @Alfianaaa05_❤️😘
BERSAMBUNG........
__ADS_1