Menikahi Pria Cacat Demi Ayah

Menikahi Pria Cacat Demi Ayah
BAB 52


__ADS_3

Tanpa Keduanya sadari dari sudut kafe sepasang mata menatap mereka berdua dengan tatapan bingung sekaligus terkejut.


kenapa Nisa ada bersamanya disini?????


Setalah 15 menit sesuai janji rio nisa ingin kembali ke apartemennya namun....


"nona Nisa bisa aku minta nomor telepon kau?"tanya Rio seraya memberikan ponselnya.


"untuk apa pak?"tanya nisa.


"tidak apa hanya untuk jaga jaga kalo Aulia membutuhkan mu"jawab rio.


"oh baiklah"jawab nisa mengetik nomor telepon nya di ponsel Rio.


"Baiklah pak saya permisi terimaksih untuk kopinya"ucap nisa kemudian keluar dari kafe.


Ketika sedang berjalan menuju mobilnya, dari kejauhan nisa melihat pria tampan sedang bersandar dimobil miliknya sambil memangku tangan di dada.


"Haiii"sapa nisa pada pria itu.


"hai manis, sedang apa disini?"tanya pria itu.


"apa aku harus memberitahumu?"tanya nisa mengedipkan sebelah matanya.


"Baiklah tadi aku berbelanja dan lupa membawa uang untung saja ada pak rio dia yang membayar belanjaan ku dan sebagi gantinya aku menemaninya minum kopi"jelas nisa ketika melihat han cemberut.


Ternyata Nisa tidak berbohong padaku tapi entah kenapa perasaanku tidak enak melihat Nisa dekat dekat pak Rio begitu ya.


gumam han dalam hati.


"hei kamu tidak apa apa?"tanya nisa melambaikan tangan nya di depan wajah Han.


"ah iya tidak apa apa,oh iya hari sudah mulai sore pulanglah"titah Han.


"baiklah aku pulang dulu sampai jumpa"ucap nisa mencium punggung tangan han kemudian masuk ke dalam mobilnya.


Tin....


Nisa membunyikan klakson nya tanda dia permisi untuk pulang.


"Aku tidak bisa membiarkan kamu diambil oleh siapapun nisa"gumam rio.


Aulia sedang asik menonton drama kesukaannya sedangkan adrian sibuk dengan laptopnya.


"mas lihat film nya sangat membuat jengkel"ucap aulia.


"hmmm"adrian hanya menanggapi perkataan istrinya dengan berdehem.


entah sudah berapa kali adrian hanya berdehem setiap kali dia berkata itu membuatnya benar benar merasa kesal apalagi ditambah film yang dia tonton film yang membangkitkan amarah.


Aulia berdiri menghampiri adrian, menarik laptopnya dan melemparkannya ke kasur setelah itu dia duduk di pangkuan adrian.


"sayang kenapa dibuang aku sedang bekerja"ucap han frustasi.

__ADS_1


"mas mentingin kerjaan daripada aku?"tanya aulia menunjuk dirinya.


"bukan begitu sayang hanya saja aku sedang membuat proposal kerja sama dengan perusahaan nona jovanka besok" jelas adrian.


"oh klien cantik dan seksi itu iya?"tanya aulia kesal kemudian berdiri dan berjalan menuju kasur.


"Tidak ada yang lebih cantik dari istriku ini"ucap Adrian memeluk aulia dari belakang.


"lepasin mas sana kerja lagi!!"tutur aulia menggerakkan badannya berusaha melepaskan pelukan adrian.


Adrian mempererat pelukannya sampai dia lupa bahwa perut aulia sedang terluka.


"Awww mas sakit..."ringis adrian ketiga tangannya menekan lukanya.


"astagfirullah sayang maaf aku lupa,sini sini"adrian meminta aulia duduk di kasur.


"maaf ya aku lupa kalo kamu lagi ada luka"ucap adrian menunduk salah.


"iya sayang tidak masalah"jawab Aulia lembut seraya mengangkat wajah suami tampaknya.


"yaudah kamu istirahat ya aku ke bawah dulu bikin susu buat kamu"titah adrian dan aulia mengangguk.


Nisa sedang menata belanjaanya tiba-tiba suara notifikasi,dilihat tidak ada nama itu Artinya hanya nomor nyasar.


"Entah kenapa ada orang yang sering mengubungi orang lain tidak jelas"gerutu nisa.


Lagi lagi ada notifikasi nisa membacanya dan ternyata itu adalah Rio.


08997654****


Nisa 🌟


tidak pak ada apa?


08997654****


tidak apa apa hanya ingin bertanya.


Nisa membaca tanpa menjawabnya dia kembali merapihkan belanjaannya.


keesokan harinya seperti biasa nisa akan pergi ke rumah Aulia dan entah mengapa pagi ini dia harus bertemu dengan rio.


"Selamat pagi Nisa"sapa Rio.


"pagi pak"jawab nisa menunduk.


Tatapan Nisa beralih menatap sosok pria tampan yang sedang bersandar di pintu masuk ya siapa lagi kalo bukan han kesayangan author πŸ˜‚πŸ˜‚


"Nisa??"panggil rio melambaikan tangannya di depan wajah nisa.


"ehhh iya pak?"tanya nisa dan rio menggeleng.


Ketika sedang ingin berjalan nisa tidak menyadari bahwa sekarang dia sedang berada di tangga,kakinya yang menyandung tangga membuat tubuhnya oleh dan hampir terjatuh untung saja rio menahannya. untung sih tapi sial buat Han harus melihat kekasihnya di pegang oleh orang lain 😫

__ADS_1


Tubuh nisa ada dalam dekapan Rio tentu saja tidak lepas dari pandangan Han,ada rasa cemburu dalam diri han tapi dia juga tidak bisa menolongnya.


Tatapan rio menatap wajah cantik nisa tapi Nisa justru menatap han yang kaget melihat nisa yang hampir terjatuh.


"Dia cantik sekali"~Rio


"ya Allah semoga kamu tidak salah paham ya"~nisa yang khawatir han akan salah paham dengannya.


Nisa melepaskan tubuhnya yang hampir berpelukan itu dan segera permisi masuk.


"Terimakasih pak saya masuk dulu permisi"ucap nisa buru buru masuk.


Ketika melewati han,nisa memandanginya dan tersenyum.Han membalas senyum nisa dan menatapnya sebentar.


Di dalam kamar aulia sedang membantu Adrian bersiap untuk pergi ke kantor.


"Mas aku bosan terus di rumah,boleh aku keluar bersama nisa hari ini?"tanya aulia sambil memakaikan dasi di leher adrian.


"tidak boleh"jawab adrian.


"kenapa?aku bosan mas lagipula hanya ke taman apa itu tidak boleh"ucap aulia tangannya sudah berpindah dan bergelayut manja di leher adrian.


"janji hanya ke taman saja?"tanya Adrian.


"janji sayang"jawab aulia sumringah.


"kalo begitu cium aku dulu disini,sini,sini,sini,sin.."ucapan adrian mengantung karena aulia sudah mencium seluruh wajahnya dan ketika di bibir aulia bukan hanya mencium tapi juga **********.


Mereka melepaskan ciuman mereka yang cukup lama itu,sebelah tangan aulia menghapus lipstik yang ada di bibir adrian.


"Ayo sayang"ajak aulia menarik tangan adrian.


Adrian mengikutinya sampai ke ruang tamu, dilihat ada nisa,Sarah dan rio disana.


"Selamat pagi semuanya"sapa aulia.


"pagi sayang"jawab Sarah.


"Kamu tidak sarapan dulu Rian?"tanya sarah pada adrian.


"tidak mah aku ada meeting pagi jadi akan sarapan dikantor"jawab adrian diangguki Sarah.


"Sayang aku berangkat dulu ya"ucap adrian mencium kening aulia.


"iya mas hati hati ya"jawab aulia sambil mencium punggung tangan Adrian.


Sebelum pergi mengikuti Adrian,Han menatap nisa dan memjamkan matanya tanda'semua akan baik baik saja, tenanglah'.


HAYOOOO ADA APA NIHHH????????


BERSAMBUNG.....


MAAF YA KEMARIN SEHARIAN GAK UP, AKU ADA URUSAN DI DUNIA NYATA JADI SEMENTARA AKU TINGGALKAN DULU DUNIA HALU KU INIπŸ˜‚πŸ˜‚

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE YA BIAR AKU MAKIN SEMANGAT BUAT UP πŸ™πŸ˜‚πŸ˜Š


__ADS_2