
Happy Reading😘😘
'' Nis, ini ada apa?'' tanya Hawa saat melihat Raisya di ikat tangan dan kaki nya.
'' Hawa....'' ucap Nisa sambil memeluk sahabat nya itu.
Kemudian Nisa mengusap air mata nya.
'' Itu Wa! Raisya tadi mencoba menggores tangan nya, pakai pecahan gelas, saat aku keluar! Untung ada suster yg masuk dan melihat nya.'' jelas Nisa.
'' Asstagfirrullah......'' ucap Hawa dan Ikbla serempak.
'' Lalu bagaimana keadaan nya Nis?'' Hawa begitu cemas saat melihat keadaan Raisya.
'' Entah, dia sangat prustasi karena kebutaan nya!'' sedih Nisa.
'' Ya allah.... Kasihan sekali Raisya.....'' lirih Hawa.
Lalu diokter yg menangani Raisya berjalan ke arah Hawa, Nisa dan Ikbal.
'' Dok, bagaimana keadaan nya?'' tanya Ikbal.
'' Pasien sepertinya sangat terguncang jiwa nya! Mungkin karena kebutaan nya. Untung lah luka nya tidak dalam, dan sudah kami obati! Mohon nanti jangan ada yg meninggalkan pasien, saya khawatir pasien akan melakukan nya lagi?'' tutur dokter tersebut.
'' Baik dok, terimakasih....'' ucap Nisa.
🌼
🌼
🌼
🌼
Jam menunjukan pukul 22.00. Hawa putuskan untuk menginap di rumah sakit, menemani Raisya bersama Nisa dan Ikbal. Hawa kasihan pada Nisa karenaharus berjaga sendirian.
Eeeuuuggghhhh
Ketiga orang yg sedang duduk di sofa seketika menoleh saat mendengar lenguhan dari arah ranjang pasien.
Raisya membuka perlahan kedua mata nya, namun sayang. Semua terlihat gelap bagaikan malam yg kelabu.
'' Raisya....'' panggil Hawa.
__ADS_1
Raisya membulatkan mata nya, lalu tangan nya mencari cari sumber suara. Raisya tahu jika itu adalah suara Hawa.
'' Hawa, itu kamu?'' tanya Raisya
Hawa mendekat dan menggenggam tangan Raisya.
'' Iya, ini aku! Aku di sini nemenin kamu.'' jawab Hawa
Raisya terisak sedih saat Hawa menggenggam tangan nya. Dia amat merasa bersalah karena tak bisa menjaga Alwi anak Hawa.
'' Wa! Maaf kan aku, karena tak bisa menjaga Alwi....'' ucap Nisa dengan isak tangin nya.
''Tidak apa Sya! Aku sudah ikhlas.'' jawab Hawa mencoba tegar, walaupun saat ini Hawa merasa sedih di hati nya.
'' Maaf, gara gara aku gak jagain Alwi, kamu harus kehilangan nya? Maafkan aku....'' lirih Raisya
'' Sya, ini bukan salah kamu! Ini semua terjadi karena sudah takdir dari allah. Aku tak menyalahkan kamu, karena kamu juga korban! Jika allah sudah berkehendak, maka sekuat apapun kita menghindar, maka tak akan bisa lari dari takdir yg allah gariskan.''
'' Makasih Wa! Jujur, aku merasa bersalah atas kematian Alwi dan Adam...''
'' Jangan menyalahkan diri sendiri Sya!''
'' Aku sekarang sudah tak ada guna nya lagi? Mataku buta, Wa! Aku sudah tidak bisa melihat dunia lagi? Lalu buat apa aku hidup? Aku gak sanggup Wa? Gak sanggup!'' prustasi Raisya.
'' Sya! Kenapa bicara seperti itu? Kamu di biarkan hidup sama Allah, mungkin karena allah ingin kamu semakin dekat dengan nya? Allah memberi kamu kesempatan kedua, karena Allah ingin kamu semakin dekat dan memperbaiki diri kamu!
Kamu tahu? Di alam kubur sana, banyak para jasad yg sudah terbujur kaku, ingin kembali hidup di dunia. Semata mata untuk melaksanakn Shalat dan bersedekah, sebab mereka semasa hidup nya jauh dari sang pencipta!" nasihat Hawa
Raisya termenung mendengar nasihat Hawa. Dia merasa sangat berdosa karena dia tak bersyukur sudah di berikan hidup kedua oleh Allah.
'' Sya, kenapa tadi kamu mencoba bunuh diri?'' tanya Hawa
Raisya kembali terisak. '' Aku merasa hidupku sudah tak ada guna nya lagi, Wa! Buat apa aku hidup, jika aku tak bisa melihat? Bqgaimana dengan pekerjaan ku Wa?''
'' Sya! Istighfarr... Jangan bicara seperti itu, sesungguhnya setiap musibah itu, pasti ada hikmah di balik nya! Mungkin Allah sudah menyiapkan kebahagiaan untuk kamu, tapi kamu harus melewati ujian dari nya?''nasihat Hawa
'' Tapi aku gak sekuat kamu,Wa?Aku terlalu rapuh..''
''Kamu pasti bisa! Kamu tenang saja,aku akan selalu menemani kamu.''
Raisya begitu terharu dengan ucapan Hawa. Dia tak menyangka, jika Orang yg pernah dia sakiti kini malah membantu nya.
''Jangan pernah melakukan hal itu lagi ya! Dosa nya besar Sya! Bunuh diri, juga belum tentu membuat kamu tenang?'' ujar Hawa
__ADS_1
'' Wa! Emang apa hukum nya, jika kita bunuh diri?'' tanya Nisa penasaran.
'' Arab latin: Yā ayyuhallażīna āmanụ lā ta`kulū amwālakum bainakum bil-bāṭili illā an takụna tijāratan 'an tarāḍim mingkum, wa lā taqtulū anfusakum, innallāha kāna bikum raḥīmā
Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah maha penyayang kepadamu.'' ( surat An Nisa aya 29 )
'' Ayat lain tentang bunuh diri terdapat dalam Al Baqarah ayat 195.
Arab latin: Wa anfiqụ fī sabīlillāhi wa lā tulqụ bi`aidīkum ilat-tahlukati wa aḥsinụ, innallāha yuḥibbul-muḥsinīn
Artinya: "Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik."
'' Lalu Wa, apa orang yg bunuh diri akan masuk syurga?'' tanya Nisa lagi.
'' Tidak! Allah mengharamkan Syurga bagi orang yg mati bunuh diri.
عَن جُنْدُبِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : كَانَ فِيمَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ رَجُلٌ بِهِ جُرْحٌ، فَجَزِعَ، فَأَخَذَ سِكِّينًا فَحَزَّ بِهَا يَدَهُ، فَمَارَقَأَ الدَّمُ حَتَّى مَاتَ، قَالَ اللَّهُ تَعَالَى: بَادَرَنِي عَبْدِي بِنَفْسِهِ، حَرَّمْتُ عَلَيْهِ الجَنَّةَ
Artinya: Dari Jundub bin Abdullah, dia berkata: Rasulullah SAW bersabda, Dahulu ada seorang laki-laki sebelum kamu yang mengalami luka, lalu dia berkeluh kesah, kemudian dia mengambil pisau, lalu dia memotong tangannya. Kemudian darah tidak berhenti mengalir sampai dia mati. Allâh Azza wa Jalla berfirman, "Hamba-Ku mendahului-Ku terhadap dirinya, Aku haramkan surga baginya." (HR Al-Bukhari )
'' Begitu ya! Ngeri juga ya Wa?'' Nisa bergidik ngeri
Sedangkan Raisya yg mendengar penjelasan Hawa, merasa sangat berdosa. Dalam hati nya Raisya terus memohon ampun atas kebodohan nya, pada sang pencipta.
'' Yasudah, sekarang mending kamu tidur Nis! Kamu kan belum istirahat? Biar aku temenin Raisya...''ucap Hawa pada Nisa.
Nisa mengangguk, lalu mulai merebahkan badan nya di atas tikar yg dia bawa.
'' Wa....'' panggil Raisya.
''Iya, kamu butuh sesuatu?'' tanya Hawa.
Raisya menggeleng pelan. '' Tidak, Wa! Aku mau bertanya?''
'' Bertanya Apa?''
'' Apa allah akan mengampuni dosa dosa ku? Apalagi, aku sudah mencoba bunuh diri?'' lirih Raisya.
''Allah akan mengampuni siapa saja hamba nya yg bertaubat, dan meminta ampunan nya! Pintu maaf Allah selalu terbuka, bagi semua hamba nya yg benar benar mau bertaubat dan memohon ampun. Kamu minta ampun lah sama Allah, dan bertaubat lah Sya! Sesungguh nya, allah itu maha pengampun lagi maha penyayang.''ucap Hawa
Raisya mengangguk, lalu mengangkat kedua tangan nya, berdo'a meminta ampunan pada Allah SWT. Pencipta langit dan Bumi.
Bersambung......
__ADS_1
JANGAN LUPA BUNGA MAWAR NYA DONG🌹🌹BIAR OTHOR SEMAKIN SEMANGAT UP NYA😘