Menjadi Yang Ketiga

Menjadi Yang Ketiga
Lebih manja


__ADS_3

Happy Reading😘😘


Setelah menghabiskan makanan yg Ikbal beli, Hawa kembali berlari ke kamar mandi dan nemuntahkan semua yg dia makan barusan.


Ikbal mengikuti Hawa ke kamar mandi, dan memijat tengkuk nya. Bohong, jika saat ini Ikbal tak khawatir dengan keadaan Hawa.


Baru saja ia senang, melihat Istrinya makan dengan lahap. Tapi seketika rasa itu berubah jadi khawatir.


Uwweeeekk


Uuuwweeeekk


Hawa memuntahkan semua, sampai hanya cairan kuning yg tersisa.


Brugh


Badan nya limbung ke belakang, karena saking lemas nya memuntahkan semua makanan. Untung saja, Ikbal sigap menahan tubuh Hawa.


'' Sayang.....'' panik Ikbal


Hawa tak menjawab, badan nya benar benar lemas.


Akhirnya Ikbal menggendong Hawa menuju ranjang, dan membaringkan nya dengan pelan. Kemudian dia memberi wedang jahe yg di buat Ummi.


'' Minum dulu sayang!'' ujar Ikbal sambil membantu Hawa untuk duduk.


Setelah wedang itu habis setengah gelas, Ikbal menaruhnya kembali ke meja samping ranjang.


'' Sayang, kita kerumah sakit ya!'' bujuk Ikbal


Hawa menggeleng lemah. '' Nggak, Mas! Aku gak papa. Ini biasa di alami ibu hamil.'' jawab Hawa dengan suara lemah.


'' Tapi sayang, aku sangat khawatir sama keadaan kamu? Kalau kayak gini terus sampai 4 5 bulan, mau seperti apa badan kamu? Aku gak mau kamu sakit!''


Hawa tersenyum mendengar kecemasan Suaminya. Hati nya senang, karena Ikbal sangat mengkhawatirkan keadaan nya.


'' Mas, aku gak papa! Aku akan menikmati setiap proses nya. Tapi, aku butuh kamu di samping aku, untuk menguatkan aku!'' ucap lembut Hawa sambil menggenggam tangan Siaminya.


'' Itu, pasti sayang.'' jawab Ikbal sambil mengusap kepala Hawa.


'' Sekarang kamu tidur, ya!'' ujar Ikbal sambil membantu Hawa berbaring, lalu menarik selimut dan mencium kening Hawa.


Setelah Hawa terlelap, Ikbal keluar dari kamar dan menuju dapur untuk menaruh gelas dan bekas makan Hawa.


'' Bal, gimana keadaan Hawa?'' tanya Ummi saat melihat Ikbal di dapur.


Ikbal membuang napas nya dengan kasar.


'' Aku gak tega, Mi. Baru saja aku senang, melihat Hawa makan enak! Tapi, malah kembali di muntahkan...'' lesu Ikbal saat mengingat keadaan Hawa.


'' Mi, apa iya muntah muntah akan di alami oleh semua ibu hamil? Dan sampai bulan ke 5?'' tanya Ikbal.


Ummi duduk di meja makan, lalu menyuruh Ikbal untuk duduk di sebelah nya. Setelah ikbal duduk, Ummi pun menjelaskan.

__ADS_1


'' Kamu tahu, kehamilan tiap orang itu beda


beda! Gak semua ibu hamil akan mual dan muntah. Ada juga ibu hamil yg doyan makan mulu, tidur mulu, ada yg doyan pedes. Macam macam Bal!


Dan biasanya bumil yg suka muntah itu, akan doyan yg asem asem,seprti rujak dan mangga muda. Jadi, kamu harus selalu stay, saat Istri kamu butuh.'' pesan Ummi


'' Begitu ya, Mi.'' jawab Ikbal manggut manggut.


🌼


🌼


Malam ini semua sudah kumpul di meja makan, tapi tidak dengan Hawa. Dia duduk di ruang tv dan menonton film istri yg tersakiti.


Hawa memang tak ikut makan, sebab ia tak kuat mencium aroma makanan, apalagi nasi. Dia akan langsung mual, dan muntah.


Bahkan tadi Ikbal menemani Hawa sambil membawa makanan nya, namun Hawa menyuruh Ikbal agar menjauh darinya.


'' Mas, aku gak kuat bau masakan nya! Kamu makan di meja makan saja sana, sama Ummi dan Abi...'' seru Hawa sambil menutup hidung nya.


Setelah selesai makan, Ikbal duduk kembali di sebelah Hawa. Dia melihat Istrinya begitu serius, sambil sesekali mengusap air mata nya.


'' Sayang, kamu kenapa?''


'' Suami nya jahat Mas!'' jawab Hawa sambil terisak.


Ikbal mengerutkan dahi saat mendengar ucapan Hawa.


'' Itu.....'' tunjuk Hawa ke Tv.


'' Nih, ya. Kalau sampai kamu kayak gitu nanti, berani berbuat zina di belakang, aku potong belalai kamu, terus aku bikin sate 10 tusuk! Setelah itu, aku kasih ke anj*ng.'' ancam Hawa sambil melihat Ikbal dengan tatapan tajam.


Gluk


Ikbal menelan ludah nya dengan kasar, dia gak bisa bayangin bagaimana rasanya jika belalainy di potong, dan di bikin sate.


Iiihhhhh


Ikbal bergidik ngeri. '' Sayang, masa kamu tega mau potong belalai aku? Nanti kalau aku gak bisa puasin kamu, gimana? Terus, kalau kita gak bisa bikin anak lagi, gimana? Lalu, kalau di potong, nanti gak bisa ehem ehem dong?'' ucap Ikbal dengan wajah pias pucat pasi.


'' Ya, tergantung! Kalau kamu macam macam, ya gak menutup kemungkinan.'' jawab Hawa datar.


Ikbal menatap Hawa dengan tatapan yg begitu takut.


Istriku ini kenapa? Kenapa dia jadi berubah menyeramkan begini? batin Ikbal.


'' Siapa yg macam macam?'' tanya Ummi saat baru datang bersama Abi.


'' Ini Mi, Mas Ikbal. Kalau dia berani macam macam, seperti di film itu! Maka aku akan sate belalai nya.'' ujar Hawa sambil menunjuk tv.


Ummi dan Abi yg mendengar itu, tertawa geli sampai Ummi sakit perut.


'' Hahahaaa..... Iya, Ummi setuju!'' jawab Ummi

__ADS_1


'' Ummi......'' protes Ikbal


'' Kenapa Bal? Bener dong, kata Hawa?'' timpal Abi, ikut memojokan dan menggoda Ikbal.


'' Abi..... Abi bukan nya nolongin, malah ikut ikutan? Terus, Hawa juga kenapa lagi?'' kesal Ikbal pura pura.


'' Wajar Bal! Hormon ibu hamil itu, beda beda. Dan kamu harus maklum! Biasa Hawa juga gak gini kan?'' ujar Ummi


Ikbal mengangguk, ia akan mencoba memahami istrinya yg sedang Hamil.


''Mas.....'' panggil Hawa dengan suara manja


Ikbal yg mendengar itu segera mendekat ke arah Hawa. Dia senyum senyum mesem.


'' Apa sayang?'' hawab Ikbal dengan lembut.


''Kamu jangan goda aku, ah? Masih ada Ummi dan Abi, nih?'' ujar Ikbal sambil mencubit hidung Hawa.


Hawa menautkan kedua alisnya. '' Maksudnya?'' bingung Hawa.


'' Kamu, mau ngajak anu anu kan?'' pede Ikbal


Hawa yg mendengar itu, akhirnya mencubit paha Ikbal.


'' Kamu mah, otak nya kotor! Siapa juga yg minta anu? Aku manggil kamu, karen aku mau makan jengkol balado! Aku laper...'' pinta Hawa sambil mengusap perut nya


Ikbal ternganga mendengar ucapan Hawa, dia sangat malu pada Ummi dan Abi nya. Apalagi saat ini ummi dan abi nya sedang mentertawakan Ikbal.


'' Bal, Bal. Mangkan nya, tuh otak kamu di rendem proklin dulu! Ckckck....'' ledek Abi


'' Tapi, sayang! Beli dimana? Ini sudah malam!'' setu Ikbal dengan bingung, tanpa menjawab ledekan Abi nya.


'' Ya, di warteg Mas... Cepet, aku laper!'' pinta Hawa


'' Turutin Bal, daripada Hawa gak makan?'' timpal Ummi.


Ikbal pun bangkit, dan meraih kunci mobil nya. Lalu dia melangkah keluar dari rumah menuju mobil nya. Namun, baru saja ia akan masuk kedalam mobil, tiba tiba Hawa memanggil.


'' Mas....''


'' Ikut.....'' pinta Hawa


'' Sayang, kamu dirumah saja ya!'' tolak ikbal


Hawa menggeleng cepat. '' Nggak! Aku mau ikut...'' rengek Hawa.


Akhirnya Ikbal pun terpaksa menuruti keinginan Hawa. Dia bingung kenapa Hawa begitu manja dan gampang ngambek, saat kehamilan nya sekarang.


Sedangkan Hawa juga bingung pada diri nya sendiri, sebab ia sangat manja dan ingin selalu dekat suaminya.


Bersambung......


Sabar ya Babang Ikbal😂Nama nya juga emak hamil😁

__ADS_1


__ADS_2