
Happy Reading😘
Hari ini adalah jadwal Hawa cek kandungan. Adam bahkan sudah meminta cuti setengah hari, untuk menemani sang istri. Tapi, senyuman yang tadinya berkembang di wajah Hawa. Seketika luntur, saat mendengar ucapan suami nya.
'' Dek, Syifa boleh nggak nemenin kamu USG? Katanya dia mau melihat perkembangan anak kamu?'' tanya Adam.
Hawa diam. Dia bingung apa harus mengizinkan atau tidak. Tapi, setelah di pikir pikir. Hawa akhirnya setuju. Dia akan mencoba memulai lagi semua dari awal.
Adam yang melihat Hawa mengangguk, hatinya sungguh bahagia. Sebab Hawa mau menerima Syifa kembali. Walaupun kini, Hawa dan Syifa tak satu rumah kembali.
Adam memacu mobil nya dengan kecepatan sedang. Dia ingin menikmati setiap waktu bersama sang istri tercinta. Bahkan adam menyanyikan lagu yang di putar nya. Dan lagu itu juga adalah lagu kesukaan Hawa. Lalu mereka pun bernyanyi bersama.
Setiap manusia punya rasa cinta.
Yang mesti di jaga kesucian nya
Namun ada kala insan tak berdaya
Saat dusta mampir bertakhta
Kuinginkan dia yang punya setia
Dan mampu menjaga kemurnian nya
Saat ku tak ada jauh darinya
Amanah pun jadi penjaga nya
Hatimu tempat berlindungku
Dari kejahatan Syahwatku
Tuhanku merestui itu
__ADS_1
Di jadikan engkau istriku
Engkaulah bidadari syurgaku
Tiada yang memahami s'gala kekuranganku
Kecuali kamu bidadariku
Maafkanlah aku dengan kebodohan ku
Yang tak bisa membimbing dirimu
Hatimu tempat berlindungku
Dari kejahatan syahwatku
Tuhanku merestui itu
Di jadikan engkau istriku
Engkaulah bidadari Syurgaku....
Hawa sampai terharu saat Adam menyanyikan lagu itu, penuh dengan penghayatan. Dia benar benar bahagia, bisa memiliki Adam. Walaupun bukan sepenuh nya milik Hawa.
Tapi Hawa bersyukur, atas segala nikmat yang di berikan Allah pada nya. Hawa yakin, jika Allah pasti sudah menyiapkan kebahagiaan untuk nya, tapi Allah ingin menguji Hawa terlebih dahulu. Dengan menjadikan nya orang ketiga dalam rumah tangga nya.
Ya allah tuhan ku, yang maha pengasih. tiada tuhan yang ku sembah selain engkau. Hanya engkau lah tempatku bernaung, dari segala masalah yang menimpa diriku. Ya Allah, sesungguhnya tiada hal yang terjadi tanpa kehendak mu! Ku berharap, kebahagiaan ini akan abadi ya Rabb. Aku memohon kepadamu, satukanlah kami kelak sampai ke syurgamu. Aamiin.
Mobil pun sampai di halaman rumah sakit. Hawa dan Adam segera masuk kedalam, dan menuju tempat ruangan dokter Citra. Dokter kandungan Hawa.
Dan di dalam ruangan itu, ternyata sudah ada Syifa. Hawa mencoba menekan ego nya, dia harus bisa berdamai dengan keadaan.
Syifa maju, dan mencium tangan Adam. Lalu memeluk Hawa. Setelah itu dokter Citra mulai mengoleskan Gel di perut Hawa, saat Hawa sudah nembaringkan tubuh nya.
__ADS_1
'' Janin nya bagus, sehat. Berat badan nya juga normal, semua bagus. Tidak ada kendala sama sekali.'' Jelas dokter Citra
'' Alhamdulillah.'' ucap Hawa, Adam dan Syifa berbarengan.
'' Apa selama ini ada masalah Nyonya?'' tanya dokter Citra lagi.
Hawa menggeleng.'' Tidak ada dok! Hanya mungkin pengen selalu yang asam asam.'' jawab Hawa
'' Itu wajar saja. Nama nya ibu hamil, pasti seperti itu. Dan, di kehamilan muda kayak gini. Usahakan jagan minum minuman bersoda, seperti seprite, c*ca c*la, terus jangan makan duren juga. Boleh saja, tapi sedikit saja ya! Dan jangan minum jamu juga. Jangan minum obat obatan warung, atau obat apapun itu tanpa resep dokter!''
Hawa mengangguk paham. Kemudian dokter Citra menutup perut Hawa kembali, dan duduk di meja nya. Dia menuliskan resep obat apa yang harus di tebus oleh Adam
Di mobil.
Syifa meminta berhenti di tempat buah. Dia mau mebelikan Hawa buah, untuk kesehatan nya. Setelah selesai, Syifa pun masuk kembali kedalam mobil.
'' Ini Wa, aku belikan buah untuk kamu!''
Hawa menerima buah itu dari Syifa. Hawa berharap jika kebaikan Syifa bukan lah, untuk menutupi sesuatu.
'' Wa, aku berharap kita bisa rukun kembali seperti dulu. Aku minta maaf, jika aku punya salah sama kamu! Jujur Wa, aku tak pernah berniatan untuk memisahkan kamu dan anak kamu.
Aku ini seorang perempuan juga Wa, aku tahu rasanya jika di pisahkan sama ibu sendiri. Aku gak sejahat itu! Kamu akan tetap mengasuh anak kamu, kamu adalah ibu nya! Tidak akan ada yg memisahkan kamu dan anakmu kelak.'' jelas Syifa.
Hawa langsung memeluk Syifa, mereka berpelukan dan memutuskan kesalah pahaman.
'' Abang gak di ajak pelukan nih?'' ujar Adam pura pura ngambek.
'' Nggak, Abang peluk setir aja!'' jawab Hawa
'' Bener tuh Mas! Kamu peluk setir aja.'' timpal Syifa.
Aku bahagia melihat kalian tersenyum dan akur kembali. Ku harap, kebahagiaan ini akan selalu abadi sampai maut memisahkan kita. Aamiin.
__ADS_1
Bersambung....
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIQN GUYS😘