
Happy Reading๐๐
'' Makasih ya Sayang! kamu sudah mau nemenin aku hari ini? Makasih juga, kamu sudah mau membalas cinta aku.''
'' Iya, sama sama. Tapi, aku takut kalau nanti Hawa tak menerima kamu? Sebaiknya tunggu dia lahiran dulu ya! Nanti baru aku kenalin kamu sama dia, untuk menjadi madunya.''
'' Iya, sayang. Makasih ya! Hari ini aku seneng banget, karena dapet kado terindah dari kamu?''
Jleb
Hati Hawa bagai di tusuk sembilu saat mendengar 2 orang di belakang nya sedang mengobrol. 2 orang itu memang tak melihat Hawa, sebab posisi mereka di pojok dan membelakangi pintu masuk.
Ikbal mengepalkan tangan nya, dia berdiri dan berjalan ke arah Adam, lalu...
Bugh
'' Kurang ajar, brengsek Lo Dam! Laki laki lacknat Lo!'' geram Ikbal sambil memukul Adam dengan membabi buta.
Bugh Bugh Bugh Bugh
Adam tersungkur ke lantai, dan di bantu Raisya untuk bangun. '' Kamu gak papa Sayang?'' tanya Raisya dengan wajah cemas.
Adam tak menjawab, dia sangat syok saat melihat Ikbal ada di sana dan langsung memukul nya tanpa ampun. Adam berdiri dengan di bantu Raisya, dia merasakan perut dan wajah nya sangat sakit.
Sedangkan Ikbal, dada nya naik turun dengan emosi yg menggebu gebu. Dia hendak melayamgkan pukulan nya kembali, namun Ummi segera memeluk tubuh nya.
'' Lepas Mi, biar ku hajar laki laki tak berperasaan ini?'' pinta Ikbal
'' Jangan Bal, ini Restoran! Banyak orang.'' cegah Ummi, sebab semua orang sudah melihat ke arah nya.
'' I don't care! Laki laki seperti dia, harus di kasih pelajaran.'' geram Ikbal.
'' Ummi, Kak Ikbal, kalian di sini?'' hanya itu kata yg bisa Adam ucapkan saat ini. Dia terlampau kaget saat melihat Ikbal bersama Ummi di hadapan nya.
'' Kenapa? Lo kaget? Lo kaget, karena Lo udah ketahuan selingkuh? Heh, laki laki buaya darat, apa Lo gak mikir hah? Istri Lo lagi hamil, dan dia lagi beli perlengkapan buat anak Lo. Tapi apa? Lo malah asik asikan di sini, dan selingkuh sama nih jal*ng....'' bentak Ikbal
'' Dia bukan ******?'' jawab Adam tak terima.
__ADS_1
Hawa yg mendengar pertengkaran itu, diam saja. Hati nya benar benar sakit saat ini, hancur bagai reruntuhan yg sudah jadi abu. Kecewa sudah tidak terelakan kembali, tangan nya mengepal kuat menahan gejolak amarah. Air mata nya menetes tanpa bisa di bendung kembali.
'' Wa, inget kandungan kamu.'' ucap Nisa khawatir.
Hawa mengangguk, lalu menghapus air mata nya dengan kasar. '' Aku gak papa Nis!'' padahal hati nya berbanding balik dengan yg dia ucapkan barusan.
Hawa kemudian berdiri, dan menarik napas nya dulu. Lalu dia berbalik ke arah Adam. Terlihat wajah Adam begitu terkejut saat melihat Hawa berdiri di belakang Ummi. Mata nya membulat sempurna, dada nya berdebar kencang, wajah nya tiba tiba pucat pasi bahkan keringat dingin sudah membasahi tangan nya.
'' Ha-wa.....'' kaget Adam
Hawa melangkah ke arah Adam, lalu....
Plak
Plak
Semua terkejut menatap ke arah Hawa. 2 tampar Hawa layang kan kepada Adam dan Raisya, Adama tak menyangka dengan apa yg dia lihat. Istri yg selama ini lembut namun sekarang berani menampar nya.
'' Kamu bilang dia bukan jal* ng?" tunjuk Hawa pada Raisya dengan nada mencebik dan alis terangkat 1.
Prok prok prok
Adam menghampiri Hawa, dan me coba meraih tangan nya. Namun Hawa langsung menepis kasar tangan Adam.
'' Jangan pernah menyentuhku, Adam Al Fahri? Aku pikir dengan diam nya aku selama ini, kamu akan sadar dan menghindari nya? Namun aku salah, kamu malah selingkuh sama dia? Kenapa? Apa karena wajah nya mirip dengan Mba Syifa? Jadi kamu jatuh cinta sama dia?'' ucap Hawa dengan nada menyindir
'' Dek, dengarkan Abang dulu.,Abang.....''
'' Stop! Tidak ada yg perlu di jelaskan? Aku sudah tahu semua nya Bang! Aku pikir kamu akan sadar, namun aku salah besar? Kamu malah berniat, ingin menjadikan nya madulu? Ckckck, jangan mimpi Bang! Kamu pikir aku mau, kamu duakan lagi hah?
Aku tak menyangka, kalian ini sama sama dokter loh? Tapi apa, kalian malah selingkuh? Dan kamu.... Kamu kan tahu kalau Bang Adam sudah punya istri, dan lagi hamil besar? Tapi kamu dengan tak punya harga diri nya, malah merendahkan diri kamu dan mengemis cinta pria beristri? Kamu itu wanita, namun harga dirimu tak ada....'' tunjuk Hawa dengan tatapan yg begitu tajam.
'' Heh, aku bukan wanita yg seperti itu? Jaga ucapan kamu...'' bentak Raisya tak terima
'' Dek, Raisya gak seperti itu?'' bela Adam
Raisya maju dan hendak menampar Hawa, namun Hawa mencekal tangan Rasiya dan mendorong nya hingga hampir saja jatuh, untung Adam segera menangkap tubuh nya.
__ADS_1
'' Hawa..'' bentak Adam dengan tatapan tajam
'' Kenapa Bang, kamu mau marah? Dengar ya Bang, aku mungkin terima jika dulu kamu membohongiku, namun tidak untuk kali ini. Sungguh hatiku tak terima, dan tak ridho. Semoga Allah memaafkan dosa kalian.'' ucap Hawa
'' Ummi, Nisa, Kak Ikbal kita pulang! Gak guna ada di sini.'' ujar Hawa dengan mata menatap sinis ke araha 2 orang di hadapan nya.
'' Dek, dengarkan Abang dulu...''
Adam mencoba menyusul Hawa, namun Ikbal langsung menonjok nya hingga terjatuh ke lantai. '' Jangan pernah kau menunjukan wajah brengsek mu itu, di hadapan Hawa.'' geram Ikbal
Tak ada air mata yg jatuh dari mata Hawa, dia berusaha untuk tegar. Walaupun hatinya sangat hancur, tapi dia tak mau menunjukan nya di hadapan Ummi dan Ikbal. Walaupun Ikbal dan Ummi tahu, hancurnya hati Hawa saat ini.
Hawa menatap jalanan yg macet oleh kendaraan, sedangkan Nisa terus mengusap pundak Hawa, dia mencoba menguatkan sahabat nya. Tadi sebenar nya Nisa sudah mau menjambak rambut Raisya, namun Hawa menggenggam tangan Nisa, tanda untuk diam.
'' Nak, kamu gak papa?'' tanya Ummi
'' Bohong, jika aku bilang baik baik saja Mi? Mungkin saat ini hancur nya hatiku, tak bisa ku gambarkan.'' jelas Hawa
'' Wa, menangislah jika ingin menangis.'' ucap Nisa
Hawa menggeleng cepat. '' Nggak Nis! Aku tak mau menangisi mereka? Buat apa? Aku tak ingin menjadi wanita lemah, yg menangisi penghianatan untuk kedua kali nya. Mungkin dulu aku terima, karena Mbak Syifa yg menjadi maduku, namun tak untuk kali ini.'' tutur Hawa dengan wajah sendu nya.
'' Kamu benar Wa, laki laki kayak dia itu gak pantas kamu tangisi?'' timpal Ikbal dengan nada geram.
Selingkuh bisa terjadi karena sulitnya seseorang menahan godaan dari orang lain. Agama Islam pun melarang hal tersebut, bahkan dapat dikategorikan sebagai orang yang telah berkhianat. Maka dari itu, Islam mengajarkan umatnya untuk menjaga pandangan agar tak mudah tergoda untuk melakukan perselingkuhan.
Dari Abu Hurairahย radhiyallahuโanhu,ย Nabiย shallallahu โalaihi wa sallamย bersabda,
ุขููุฉู ุงูู ููุงูููู ุซููุงุซู: ุฅุฐุง ุญูุฏููุซู ููุฐูุจูุ ูุฅุฐุง ูุนูุฏู ุฃุฎูููููุ ูุฅุฐุง ุงุคูุชูู ููู ุฎุงูู
โTanda orang munafik ada tiga: jika bicara ia berdusta, jika berjanji ia ingkar janji, jika diberi amanah ia berkhianatโ (HR. Al Bukhari 6095, Muslim no.59)
Orang yg berdusta pasti akan mendapat balasan nya juga. Tak main-main, orang yang berdusta bahkan dapat terseret masuk ke dalam neraka. Dari Abdullah bin Masโudย radhiyallahu โanhu,ย Nabiย shallallahu โalaihi wa sallamย bersabda,
ุนูููููููู ู ุจูุงูุตููุฏูููุ ููุฅูููู ุงูุตููุฏููู ููููุฏูู ุฅูููู ุงููุจูุฑููุ ููุฅูููู ุงููุจูุฑูู ููููุฏูู ุฅูููู ุงููุฌููููุฉูุ ููุฅูููู ุงูุฑููุฌููู ููุตูุฏููู ุญูุชููู ููููุชูุจู ุนูููุฏู ุงูููููู ุตูุฏูููููุงุ ููุฅููููุงููู ู ููุงููููุฐูุจูุ ููุฅูููู ุงููููุฐูุจู ููููุฏูู ุฅูููู ุงููููุฌููุฑูุ ููุงููููุฌููุฑู ููููุฏูู ุฅูููู ุงููููุงุฑูุ ููุฅูููู ุงูุฑููุฌููู ููููููุฐูุจู ุญูุชููู ูููุชุจ ุนูุฏ ุงููู ูุฐุงุจุงู
โWajib bagi kalian untuk berlaku jujur. Karena kejujuran itu membawa kepada kebaikan dan kebaikan itu membawa ke surga. Seseorang yang senantiasa jujur, ia akan ditulis di sisi Allah sebagai Shiddiq (orang yang sangat jujur). Dan jauhilah dusta, karena dusta itu membawa kepada perbuatan fajir (maksiat) dan perbuatan fajir membawa ke neraka. Seseorang yang sering berdusta, akan di tulis di sisi Allah sebagai kadzab (orang yang sangat pendusta).โ (HR. Muslim no. 2607)
__ADS_1